Harga Gabah Petani di Kota Bandung Di Atas Harga Bulog

HARGA gabah petani di Kota Bandung dijual degan harga Rp6.700 per kg lebih mahal dari harga Perum Bulog dipatok Rp6.500 per kg.

Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bandung mencatat, bahwa produktivitas hasil panen para petani juga cukup tinggi hingga mencapai 7-8 per hektare, meski keterbatasan lahan.

“Perum Bulog sekarang menstandarkan harga gabah Rp6.500, petani di sini menjual bisa Rp6.700 per kg  karena kualitasnya memang bagus,” ungkap Kepala DKPP Kota Bandung, Gin Gin Ginanjar, Kamis (10/4).

Atas hal tersebut, Pemerintah Kota Bandung akan mempertahankan kualitas dari gabah itu dengan cara mengembangkan pembenihan secara mandiri.

“Benih padi yang disediakan oleh petani Kota Bandung ini relatif memiliki kualitas yang baik. Jadi kita akan kembangkan pembenihan secara mandiri yang nanti kita bagikan kepada para petani,” papar Gin Gin.

BACA JUGA  Jumlah Tunawisma di Bandung Naik Tajam, Tembus 2.003 Orang

Atas hal tersebut, Pemerintah Kota Bandung akan mempertahankan kualitas dari gabah itu dengan cara mengembangkan pembenihan secara mandiri.

“Benih padi yang disediakan oleh petani Kota Bandung ini relatif memiliki kualitas yang baik. Jadi kita akan kembangkan pembenihan secara mandiri yang nanti kita bagikan kepada para petani,” papar Gin Gin.

Harga gabah petani mahal, benih padi berkualitas

Ke depannya, benih padi yang berkualitas tersebut akan diformalkan, sehingga harus kerjasama dengan Balai Pembenihan dan Pemerintah Provinsi Jabar supaya bisa diakui dan didistribusikan agar produktivitasnya tetap tinggi.

“Ini tentu menjadi sebuah prestasi, walaupun Kota Bandung tidak punya potensi lahan luas, tapi kita dinilai punya produktivitas yang cukup tinggi, hingga 7-8 ton per hektare,” tutur Gin Gin.

BACA JUGA  Jumlah Orang Dengan HIV/AIDS Kota Bandung Tertinggi di Jabar

Bahkan pada 2024, Kota Bandung mendapatkan apresiasi dari  Pemprov Jabar karena menjadi satu-satunya kota yang punya produktivitas tinggi dengan nilai 8,5.

Apresiasi yang diterima ini menjadi penyemangat, walaupun dari sisi jumlah kecil, tapi punya nilai produktivitas yang tinggi.

Pemkot Bandung akan mengembangkan pembenihan secara mandiri. Dengan benih tersebut, rata-rata para petani bisa panen 2 sampai 3 kali dalam satu tahun.

Tetapi, hal itu tergantung cuaca karena kebanyakan sawah di Kota Bandung masih tergantung pada hujan.

“Irigasi setengah teknis istilahnya, jadi masih tergantung juga air hujan. Tapi benih ini disesuaikan dengan kondisi lingkungan Kota Bandung, sehingga benih tersebut bagus untuk ditanam,” ucap Gin Gin. (Rava/S-01)

BACA JUGA  Disdukcapil Kota Bandung Data Pendatang di Pintu Kedatangan

Siswantini Suryandari

Related Posts

Peringati Hari Batik Nasional, para Siswa Belajar Membatik

SEBANYAK 429 siswa MTs Progresif Bumi Sholawat membatik bersama di Lippo Plaza Sidoarjo. Kegiatan outdoor learning ini digelar untuk menyambut Hari Batik Nasional yang jatuh pada 2 Oktober mendatang. Para…

Polsek Depok Timur Tangkap Remaja yang Bawa Senjata Tajam

POLSEK Depok Timur, Sleman menangkap seorang laki-laki berinisial ZK, 18 tahun yang membawa senjata tajam berupa clurit. Kasi Humas Polresta Sleman, Iptu Argo Anggoro menjelaskan penangkapan itu bermula dari petugas…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Program Lestari PT BGR Minamas Raih Silver CSR & PDB Award

  • September 29, 2026
Program Lestari PT BGR Minamas Raih Silver CSR & PDB Award

Peringati Hari Batik Nasional, para Siswa Belajar Membatik

  • September 29, 2026
Peringati Hari Batik Nasional, para Siswa Belajar Membatik

Rektor UIN Sunan Kalijaga Dorong Integrasi-Interkoneksi Keilmuan

  • September 29, 2026
Rektor UIN Sunan Kalijaga Dorong Integrasi-Interkoneksi Keilmuan

Polsek Depok Timur Tangkap Remaja yang Bawa Senjata Tajam

  • September 29, 2026
Polsek Depok Timur Tangkap Remaja yang Bawa Senjata Tajam

John Herdman hingga Maarten Paes Acungi Jempol, Skuad Garuda Unjuk Jiwa Petarung di FIFA ASEAN Cup 2026

  • September 29, 2026
John Herdman hingga  Maarten Paes Acungi Jempol,  Skuad Garuda Unjuk Jiwa Petarung di FIFA ASEAN Cup 2026

Imbang 0-0 Lawan Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026, Kapten Kevin Diks Minta Perjuangan Skuad Garuda Berlaga dengan 10 Pemain Dihargai

  • September 29, 2026
Imbang 0-0 Lawan Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026, Kapten Kevin Diks Minta Perjuangan Skuad Garuda Berlaga dengan 10 Pemain Dihargai