
DUTA Besar Persatuan Emirat Arab (UEA) untuk Republik Indonesia, H.E. Abdulla Salem Obaid Aldhaheri, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Indonesia atas kerja sama erat yang diwujudkan melalui serah terima hibah pembangunan Rumah Sakit Kardiologi Emirat–Indonesia (RS KEI) di kawasan Solo Techno Park, Surakarta, Jawa Tengah.
“Atas nama Pemerintah dan rakyat UEA, saya merasa terhormat menyampaikan ucapan selamat kepada Pemerintah dan rakyat Indonesia atas serah terima rumah sakit ini. Langkah penting ini mencerminkan eratnya hubungan dan kuatnya kerja sama antara kedua negara,” ujar Dubes Abdulla, Senin (29/9).
RS KEI berdiri di atas lahan hampir 18.000 m² dengan luas bangunan 12.000 m². Rumah sakit ini dilengkapi 130 tempat tidur, termasuk suite VVIP dan VIP, laboratorium kateterisasi hybrid, MRI, CT Scan, X-ray, USG, laboratorium modern, ruang operasi berteknologi tinggi, poliklinik spesialis, unit dialisis, hingga instalasi gawat darurat. Selain itu, tersedia juga pusat kebugaran dan rekreasi untuk mendukung pemulihan pasien.
“Rumah sakit ini bukan hanya menghadirkan layanan kardiologi canggih, tetapi juga memadukan ikatan budaya Emirat dan Indonesia melalui arsitektur serta lanskapnya. Saat ini, RS KEI mulai memasuki tahap uji operasional agar segera siap memberikan pelayanan penuh,” tambahnya.
Rumah Sakit Kardiologi Emirat–Indonesia di bawah kelola RSUP Dr Sardjito
Di bawah pengelolaan RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta, RS KEI diharapkan menghadirkan layanan kesehatan kelas dunia, menyelamatkan banyak nyawa, sekaligus menjadi standar keunggulan medis bagi generasi mendatang.
RS KEI juga dilengkapi dengan peralatan medis mutakhir, seperti Hybrid Cathlab Siemens Artis Q Floor Combo, CT Scan Somatom Go.Top, MRI Siemens Magnetom Sempra, ventilator GE CareScape R860, ECMO Maquet Cardiohelp, hingga Heart-Lung Machine TechnoWood CompO III Neo.
Selain intervensi kardiologi dan bedah jantung, rumah sakit ini juga menyediakan layanan diagnostik lengkap, hemodialisis, serta pusat perawatan intensif untuk pasien gagal jantung.
Serah terima RS KEI menjadi simbol kuatnya hubungan bilateral Indonesia–UEA di bidang kesehatan, sekaligus bagian dari upaya memperkuat visi Indonesia Emas 2045 melalui investasi strategis di sektor layanan medis. (*/S-01)







