BEM Semarang Raya Gelar Aksi Damai di Simpang Lima

ALIANSI Badan Eksekutif Mahasiswa Semarang Raya (BEM SERA) menggelar aksi damai bertajuk Audensi Terbuka Seruan Kuliah di Jalan di Lapangan Simpang Lima, Kota Semarang, Senin (1/9). Sekitar 300 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi hadir dalam aksi yang berlangsung tertib dan kondusif.

Peserta aksi BEM Semarang Raya berasal dari berbagai kampus di Semarang, seperti UNISSULA, UNTAG, UNWAHAS, UNIMUS, UPGRIS, UDINUS, UNIKA, USM, POLTEKKES, UIN Walisongo, serta HMI Cabang Semarang. Kehadiran mereka mencerminkan semangat persatuan dalam menyampaikan aspirasi secara damai.

Mahasiswa mengusung Tuntutan Reformasi September Hitam yang berisi 11 poin, antara lain penindakan transparan terhadap pelanggaran HAM, perlindungan bagi paramedis dan pers mahasiswa, revisi regulasi pemilu, hingga tuntutan keadilan atas peristiwa yang menimpa almarhum Affan.

BACA JUGA  Produksi Padi di Jawa Tengah Ditargetkan 11,8 Juta Ton

Rangkaian kegiatan diawali doa bersama dan salat gaib, dilanjutkan orasi terbuka. Pada pukul 13.50 WIB, perwakilan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan DPRD Jateng hadir berdialog langsung dengan mahasiswa. Ketua DPRD Jateng, Sumanto, menyampaikan apresiasi atas cara mahasiswa menyampaikan pendapat dengan damai serta berkomitmen menindaklanjuti aspirasi.

Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol M. Syahduddi, juga mengapresiasi jalannya aksi. Menurutnya, mahasiswa telah memberi teladan bahwa penyampaian pendapat di muka umum bisa dilakukan tanpa kekerasan.

“Aksi ini menunjukkan kedewasaan berdemokrasi. Kami berterima kasih karena kegiatan berjalan damai sehingga keamanan di Kota Semarang tetap terjaga,” ujarnya.

Aksi ditutup pukul 15.08 WIB dengan suasana aman dan tertib. Aparat kepolisian memastikan pengamanan berjalan lancar tanpa insiden.

BACA JUGA  Percontohan Graduasi Pengentasan Kemiskinan di 8 Desa Jateng

Melalui aksi ini, mahasiswa Semarang Raya diharapkan menjadi contoh positif dalam menyuarakan aspirasi secara elegan sekaligus memperkuat semangat persatuan menjaga Semarang tetap aman dan kondusif. (Htm/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

Pemprov Jabar Bangun 21 Unit Rumah untuk Warga Terdampak Bencana di Majalengka

PEMERINTAH Provinsi  Jawa Barat kembali menggelar Kegiatan Abdi Nagri Menyulam Hari-Ngaprak Lembur 3. Kegiatan Abdi Nagri kali ini dilaksanakan pada Jumat (6/11) lalu di Desa Pajajar, Kecamatan Rajagaluh, Kabupaten Majalengka.…

BMKG Prediksi Hujan Lebat Berpotensi masih Terjadi di Jabar hingga 15 November

BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai kilat, petir, dan angin kencang masih mengintai sejumlah wilayah Jawa Barat (Jabar) pada 9 hingga…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Persib Bandung Tersandung di Semarang, Bali United Berpesta di Gianyar

  • November 8, 2026
Persib Bandung Tersandung di Semarang, Bali United Berpesta di Gianyar

Skandal Penyadapan, Intervensi Politik, dan Ancaman pada Integritas Pemilu

  • November 8, 2026
Skandal Penyadapan, Intervensi Politik, dan Ancaman pada Integritas Pemilu

Pemprov Jabar Bangun 21 Unit Rumah untuk Warga Terdampak Bencana di Majalengka

  • November 8, 2026
Pemprov Jabar Bangun 21 Unit Rumah untuk Warga Terdampak Bencana di Majalengka

BMKG Prediksi Hujan Lebat Berpotensi masih Terjadi di Jabar hingga 15 November

  • November 8, 2026
BMKG Prediksi Hujan Lebat  Berpotensi masih Terjadi di Jabar hingga 15 November

Persib Ikut Berduka atas Berpulangnya Bobotoh Asal Bogor, Roby Kurniawan

  • November 8, 2026
Persib Ikut Berduka atas Berpulangnya Bobotoh Asal Bogor, Roby Kurniawan

Polda DIY Amankan 140 Botol Miras dan 124,4 Gram Tembakau Sintetis dalam KRYD

  • November 8, 2026
Polda DIY Amankan 140 Botol Miras dan 124,4 Gram Tembakau Sintetis dalam KRYD