BMKG Prediksi Hujan Lebat Berpotensi masih Terjadi di Jabar hingga 15 November

BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai kilat, petir, dan angin kencang masih mengintai sejumlah wilayah Jawa Barat (Jabar) pada 9 hingga 15 November mendatang.

Masyarakat pun diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi, seperti banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang, seiring dinamika atmosfer yang mendukung pertumbuhan awan hujan di wilayah Jawa Barat.

BMKG menjelaskan, meskipun kondisi El Nino kuat dengan indeks NINO 3.4 mencapai +2,88 hingga +2,91 serta fase Indian Ocean Dipole (IOD) positif secara umum memicu kondisi kering, pertumbuhan awan hujan di Jabar tetap signifikan.

Dalam sepekan terakhir, 1–7 November 2026, sejumlah faktor atmosfer turut memicu hujan, di antaranya pola belokan angin di atas Jabar, aktivitas gelombang Madden-Julian Oscillation (MJO), suhu muka laut yang relatif hangat, serta kelembapan udara pada lapisan 850–700 milibar yang mencapai 40–90 persen.

BACA JUGA  Masyarakat Diimbau Waspadai Cuaca Panas, Petir dan Banjir Hari ini

Labilitas atmosfir

Kondisi labilitas atmosfer lokal pada kategori ringan hingga kuat juga berkontribusi terhadap terjadinya hujan sedang hingga lebat.

Berdasarkan hasil pemantauan BMKG, hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat dalam sepekan terakhir terjadi di Kabupaten Bogor, Purwakarta, Cianjur, Sukabumi, Bandung Barat, Garut, dan Tasikmalaya.

Memasuki pekan berikutnya, potensi pertumbuhan awan konvektif diperkirakan masih meningkat. Selain suhu muka laut yang relatif hangat dan kelembapan udara yang cukup basah, gelombang atmosfer MJO dan Kelvin diprakirakan melintasi wilayah Jawa bagian barat pada pertengahan pekan.

Secara umum, hujan ringan berpotensi terjadi di sebagian wilayah Jawa Barat. Sementara itu, hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat, petir, dan angin kencang berpeluang terjadi secara lokal dengan durasi singkat.

Wilayah berpotensi terdampak

Pada Senin (9/11), potensi tersebut meliputi Kabupaten dan Kota Bogor, Kota Depok, Karawang, Purwakarta, Subang, Cianjur, Sukabumi, Kabupaten Bandung, dan Bandung Barat.

BACA JUGA  Aksi Demo Mahasiswa di Bandung Tuntut Prabowo-Gibran Mundur

Selanjutnya, Selasa (10/11), potensi hujan sedang hingga lebat diprakirakan terjadi di Kabupaten dan Kota Bogor, Cianjur, Kabupaten dan Kota Sukabumi, Kabupaten Bandung, Bandung Barat, Garut, Kabupaten dan Kota Tasikmalaya, serta Pangandaran.

Pada Rabu (11/11), wilayah yang berpotensi terdampak meliputi Cianjur, Kabupaten dan Kota Sukabumi, Kabupaten Bandung, Garut, dan Tasikmalaya. Sementara Kamis (12/11), potensi hujan sedang hingga lebat diprakirakan terjadi di Bandung Barat.

Pada Jumat (13/11), potensi hujan tersebut diperkirakan terjadi di Cianjur dan Kabupaten Bandung. Adapun Sabtu (14/11) tidak terdapat wilayah yang masuk dalam daftar potensi hujan sedang hingga lebat. Namun, pada Minggu (15/11), potensi tersebut kembali muncul di Kabupaten Bogor, Cianjur, dan Sukabumi.

Masyarakat diimbau waspada

BMKG mengingatkan masyarakat dan instansi terkait agar tetap waspada terhadap perubahan cuaca yang dapat terjadi sewaktu-waktu. Hujan lebat hingga sangat lebat berpotensi memicu banjir, tanah longsor, angin kencang, hingga pohon tumbang.

BACA JUGA  38 Desa di Sragen Berpotensi Alami Krisis Air Bersih pada Kemarau Tahun ini

Masyarakat diminta mengenali potensi risiko di lingkungan masing-masing, tetap tenang tetapi siaga, serta mengikuti arahan dan protokol evakuasi pemerintah daerah apabila terjadi bencana.

Kewaspadaan juga diperlukan saat merencanakan perjalanan darat, laut, maupun udara. Masyarakat diimbau memantau perkembangan cuaca terkini melalui aplikasi Info BMKG, situs cuaca.bmkg.go.id, akun Instagram @bmkg_jawabarat, dan X @infobmkg.

Informasi lebih lanjut juga dapat diperoleh dengan menghubungi prakirawan Stasiun Klimatologi Jawa Barat melalui WhatsApp di nomor 0877-7739-7708. (zahra/M-01)

Related Posts

Persib Ikut Berduka atas Berpulangnya Bobotoh Asal Bogor, Roby Kurniawan

PERSIB dan seluruh keluarga besar PT Persib Bandung Bermartabat menyampaikan duka cita yang mendalam atas berpulangnya salah seorang Bobotoh asal Bogor, Roby Kurniawan, yang meninggal dunia dalam insiden kecelakaan lalu…

Polda DIY Amankan 140 Botol Miras dan 124,4 Gram Tembakau Sintetis dalam KRYD

POLDA Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) bersama jajaran mengintensifkan Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) pada Sabtu hingga Minggu, 7–8 November 2026. Dalam kegiatan tersebut, petugas mengamankan ratusan botol minuman keras (miras),…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

BMKG Prediksi Hujan Lebat Berpotensi masih Terjadi di Jabar hingga 15 November

  • November 8, 2026
BMKG Prediksi Hujan Lebat  Berpotensi masih Terjadi di Jabar hingga 15 November

Persib Ikut Berduka atas Berpulangnya Bobotoh Asal Bogor, Roby Kurniawan

  • November 8, 2026
Persib Ikut Berduka atas Berpulangnya Bobotoh Asal Bogor, Roby Kurniawan

Polda DIY Amankan 140 Botol Miras dan 124,4 Gram Tembakau Sintetis dalam KRYD

  • November 8, 2026
Polda DIY Amankan 140 Botol Miras dan 124,4 Gram Tembakau Sintetis dalam KRYD

BPS Catat IPM Yogyakarta Naik 0,95 Poin

  • November 8, 2026
BPS Catat IPM Yogyakarta  Naik 0,95 Poin

BPPTKG DIY Catat Puncak Merapi Diguncang 840 Gempa selama Sepekan

  • November 8, 2026
BPPTKG DIY Catat Puncak  Merapi Diguncang 840 Gempa selama Sepekan

Ribuan Pelari Ramaikan Sembada Run 2026

  • November 8, 2026
Ribuan Pelari Ramaikan Sembada Run 2026