Polres Purworejo Bubarkan Aksi Anarkis di Kutoarjo

POLRES Purworejo berhasil membubarkan sekelompok massa berbuat anarkis dengan menyerang Mako Brimob Kompi 4C Pelopor Kutoarjo dan Mako Polsek Kutoarjo pada Minggu (31/8) dini hari.

Aparat gabungan Polres Purworejo dan Brimob Kompi 4C Pelopor Kutoarjo juga menangkap 16 pelaku kerusuhan diamankan.

Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Artanto membenarkan bahwa telah terjadi peristiwa tersebut.

Berdasarkan laporan yang diterimanya dari Kapolres Purworejo AKBP Andry Agustiano, peristiwa tersebut terjadi tengah malam hingga Minggu dini hari.

“Peristiwa ini diawali dengan datanganya massa yang berjumlah kurang lebih 50 orang dengan menggunakan sepeda motor. Mereka mendatangi lokasi dan berhenti di depan Mako Brimob,” ungkap Kabid Humas dalam keterangannya di Mapolda Jateng, Senin (1/9).

BACA JUGA  Supervisi Divpropam Polri Minta Polda Jateng Kawal Pilkada

Semakin lama, jumlah massa kemudian bertambah dan mulai berusaha menerobos masuk dengan mendorong pagar besi yang telah tertutup.

Tidak berhenti di situ, massa juga melempari batu dan benda tumpul ke arah mako, bahkan sebagian berhasil masuk ke area Mako Brimob.

“Aksi anarkis itu mengakibatkan sejumlah kaca di Mako Brimob pecah serta merusak fasilitas umum, termasuk Pos Polisi Lalu Lintas di Kutoarjo yang dibakar, namun segera dipadamkan oleh petugas dibantu warga masyarakat sekitar,” jelasnya.

Polres Purworejo ambil langkah tegas

Melihat aksi massa yang semakin anarkis, aparat gabungan Polres Purworejo, Brimob dan instansi terkait segera mengambil langkah tegas dan terukur untuk membubarkan massa.

BACA JUGA  Satgas OKC 2025 Cek Kendaraan dan Kesehatan Pengemudi

Upaya tersebut berhasil memecah konsentrasi pengunjuk rasa, sebagian melarikan diri ke arah barat dan sebagian lainnya ke arah timur.

“Dari hasil tindakan di lapangan, sebanyak 16 orang yang diduga sebagai provokator dan pelaku anarki berhasil diamankan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut,” terangnya.

Pasca peristiwa ini, situasi di Kutoarjo disebutkan telah kembali kondusif. Aparat juga telah berhasil mengendalikan massa dan melakukan pengamanan di sekitar lokasi.

“Kami mengimbau masyarakat agar menyampaikan pendapat di muka umum dengan cara yang damai, sesuai aturan hukum yang berlaku. Polres Purworejo dan stakeholder terkait akan terus berkolaborasi untuk menjaga keamanan dan ketertiban di Kabupaten Purworejo,” pungkasnya.(Htm/S-01).

BACA JUGA  Aipda R Jalani Sidang Kode Etik Profesi di Polda Jateng

Siswantini Suryandari

Related Posts

Ibu dan Dua Anak Terkubur Longsor di Tanah Sepenggal, Seorang Meninggal

SEORANG ibu bersama anaknya terkubur bencana tanah longsor yang menimpa sebuah rumah di Desa Empelu, Kecamatan Tanah Sepenggal, Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi, Rabu (13/5). Namun berkat kerja keras Tim SAR…

Perkuat Identitas Budaya, PSNB Ajak Pemkab Sidoarjo Lestarikan Seni Nusantara

PAGUYUBAN Pencinta Seni Nusantara dan Estetika Budaya (PSNB) menggalang sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo sebagai upaya pelestarian seni tradisional di wilayah tersebut. Untuk itu mereka beraudiensi dengan Wakil Bupati Sidoarjo…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Bekuk Al-Rayyan 3-1, Hyundai Capital Lolos ke Semifinal AVC

  • May 13, 2026
Bekuk Al-Rayyan 3-1, Hyundai Capital Lolos ke Semifinal AVC

Program Terpujilah GURU dari Sumedang Dirilis Telkomsel

  • May 13, 2026
Program Terpujilah GURU dari  Sumedang Dirilis Telkomsel

Awal Gemilang Bhayangkara di AVC Men’s Volleyball Champions League

  • May 13, 2026
Awal Gemilang Bhayangkara di AVC Men’s Volleyball Champions League

Ibu dan Dua Anak Terkubur Longsor di Tanah Sepenggal, Seorang Meninggal

  • May 13, 2026
Ibu dan Dua Anak Terkubur Longsor di Tanah Sepenggal, Seorang Meninggal

Bandara Juanda Sabet Penghargaan WISCA 2026

  • May 13, 2026
Bandara Juanda Sabet Penghargaan WISCA 2026

Perkuat Identitas Budaya, PSNB Ajak Pemkab Sidoarjo Lestarikan Seni Nusantara

  • May 13, 2026
Perkuat Identitas Budaya, PSNB Ajak Pemkab Sidoarjo Lestarikan Seni Nusantara