
MENTERI Agama (Menag) Nasaruddin Umar melakukan takziah ke rumah duka staf Humas DPRD Makassar, Muh. Akbar Basri (Abay), yang wafat dalam peristiwa kebakaran gedung DPRD Makassar saat aksi unjuk rasa beberapa hari lalu.
Dalam kesempatan itu, Menag menyampaikan doa dan belasungkawa, sekaligus menyampaikan pesan duka cita dari Presiden Prabowo Subianto.
“Saya secara pribadi dan sekaligus mewakili Presiden Prabowo menyampaikan rasa duka cita yang mendalam kepada keluarga almarhum. Presiden menitipkan salam duka dan doa agar keluarga tabah menghadapi musibah ini,” ujar Menag di Makassar, Minggu (31/8).
Ia mendoakan agar almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan. Menag juga berharap peristiwa duka ini menjadi pelajaran berharga agar tidak terulang di masa depan.
“Unjuk rasa adalah hak demokratis, namun harus dilakukan dengan damai. Mari kita imbau umat untuk menyampaikan aspirasi tanpa kekerasan,” pesannya.
Selain takziah, Menag juga menjenguk tiga korban luka yang masih dirawat di RS Grestelina, Makassar, serta menyerahkan bantuan sosial untuk meringankan beban keluarga korban.
Menag menjenguk tiga pasien yang masih dirawat di RS Grestelina, yakni Herianto (28), warga Lembang Utara; Arief Rahman Hakim (28), warga Jalan Kenangan 2; dan Sahabuddin (47), warga BTN Mangga Tiga.
Kepada ketiganya, Menag menyerahkan sejumlah bantuan sosial dan memberikan semangat kepada keluarga.







