Gempa Rusak Rumah dan Fasilitas Umum di Kabupaten Karawang

SEJUMLAH rumah warga dan fasilitas umum di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, terdampak gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 4,9 yang berpusat di wilayah Kabupaten Bekasi, Rabu (20/8).

Laporan Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Karawang mencatat kerusakan terjadi di rumah warga Kampung Jungkur dan Kampung Kutamaneuh, Kecamatan Tegalwaru. Dinding rumah retak dan sebagian runtuh akibat guncangan.

Fasilitas umum juga terdampak, di antaranya SDN Kutamaneuh 2 dan aula serbaguna Kecamatan Pangkalan. Hasil kaji cepat menunjukkan plafon ruang kelas SD roboh menimpa meja, sementara dinding cungkup atap ikut runtuh. Plafon aula serbaguna di Kecamatan Pangkalan juga jebol.

“Beruntung saat gempa terjadi, sekolah maupun aula dalam keadaan kosong sehingga tidak ada korban jiwa,” demikian laporan BPBD Karawang.

BACA JUGA  Gempa Bumi Myanmar Tewaskan 144 Orang

Selain itu, gempa juga dirasakan di Desa Wanakerta, Desa Mulyajaya, dan Desa Parungsari di Kecamatan Telukjambe Barat, Kabupaten Karawang. Total delapan rumah dilaporkan rusak dengan 20 jiwa dari delapan KK terdampak.

Kepala BNPB, Suharyanto, menyebut pihaknya telah menurunkan tim untuk mendampingi BPBD Karawang agar penanganan darurat bisa berjalan optimal.

BNPB melaporkan puluhan rumah dan satu tempat ibadah mengalami kerusakan akibat guncangan gempa Bekasi yang tercatat hingga tujuh kali.

Gempa bumi berkekuatan magnitudo 4,9 dengan kedalaman 10 kilometer mengguncang Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Rabu (20/8) pukul 19.54 WIB. (*/S-01)

BACA JUGA  BMKG: 186 Ribu Petir dan 71 Gempa di Jabar Selama Juli 2025

Siswantini Suryandari

Related Posts

Bupati Ponorogo Nonaktif Sugiri Sancoko Divonis 6,5 Tahun Penjara

MAJELIS Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya menjatuhkan hukuman 6 tahun 6 bulan (6,5 tahun) penjara kepada Bupati Ponorogo nonaktif Sugiri Sancoko, Jumat (14/8). Sugiri dinyatakan terbukti secara sah…

Dua Orang Meninggal dalam Gempa di NTT

GEMPA bumi magnitudo 7,7 mengguncang wilayah Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu (15/8) pagi. Akibatnya banyak bangunan dan rumah warga rusak parah. Selain itu dua orang warga meninggal…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Polisi Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Gangguan Kegiatan Keagamaan di GMS Bantul

  • August 15, 2026
Polisi Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Gangguan Kegiatan Keagamaan di GMS Bantul

Gunung Merapi Alami 1.205 Gempa dan 98 Awan Panas Guguran

  • August 15, 2026
Gunung Merapi Alami 1.205 Gempa dan 98 Awan Panas Guguran

Bupati Ponorogo Nonaktif Sugiri Sancoko Divonis 6,5 Tahun Penjara

  • August 15, 2026
Bupati Ponorogo Nonaktif Sugiri Sancoko Divonis 6,5 Tahun Penjara

Dua Orang Meninggal dalam Gempa di NTT

  • August 15, 2026
Dua Orang Meninggal dalam Gempa di NTT

Kunjungi Putra Sayuti Melik, KSP Pastikan Negara Lindungi Lansia

  • August 14, 2026
Kunjungi Putra Sayuti Melik, KSP Pastikan Negara Lindungi Lansia

Bantu Kelola Sampah, Mahasiswa KKN UNY Kenalkan Ember Tumpuk dan Mini Garden

  • August 14, 2026
Bantu Kelola Sampah, Mahasiswa KKN UNY Kenalkan Ember Tumpuk dan Mini Garden