Pemprov Jateng dan Komekraf Sepakat Perkuat Ekonomi Kreatif

PEMERINTAH Provinsi Jawa Tengah bersama Komite Ekonomi Kreatif (Komekraf) bertekad terus memperkuat ekosistem ekonomi kreatif wilayah setempat. Sebab untuk mewujudkannya, perlu koloborasi baik pemerintah provinsi dan kabupaten/kota maupun Komekraf di tingkat provinsi dan kabupaten/kota.

“Kami melihat, tahun ini momentum Jawa Tengah untuk ekonomi kreatif atau menjadi provinsi kreatif,” ujar Ketua Komekraf Jawa Tengah, Ahmad Khairudin seusai bertemu Gubernur Ahmad Luthfi di kantornya, Senin (11/8).

Guna mendongkrak ekonomi kreatif di Jateng, lanjut Adin, Komekraf Jawa Tengah akan menggelar acara Jateng Creative Festival. Perhelatan tersebut diharapkan bisa menjadi upaya untuk mendorong agar isu ekonomi kreatif ini menjadi perhatian bersama, terutama di daerah-daerah kota dan kabupaten.

BACA JUGA  Tiga Daerah di Jawa Tengah Kembangkan Industri Kreatif Digital

Leading sector

“Harapannya, Provinsi sebagai leading sector karena yang punya wilayah kan kabupaten/kota. Kalau provinsi bisa mendorong tentu akan bisa lebih cepat,” katanya.

Saat ini, lanjut Adin, Jawa Tengah menjadi provinsi dengan komekraf terbanyak se-Indonesia. Dari total 35 kabupaten/kota, 28 di antaranya sudah memiliki Komekraf dan sudah menjadi kota kreatif. Maka tidak salah jika Kementerian Ekraf mendorong Jawa Tengah sebagai piloting ekonomi kreatif.

Dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah sangat diperlukan. Terutama terkait dukungan regulasi, keberpihakan, politik anggaran, program-program, dan sebagainya. Hal ini tidak hanya bagi Komekraf Provinsi tetapi juga komite di daerah-daerah agar ekosistem ekonomi kreatif terbentuk.

Kecamatan berdaya

Adin juga sempat menyinggung terkait program Komekraf yang bisa dipadukan dengan program kecamatan berdaya milik Pemprov Jateng. Bahkan rencananya kolaborasi itu akan di-launching bersamaan dengan pelaksanaan Jateng Creative Festival.

BACA JUGA  Dua Hari Terjebak Banjir, Sopir Truk Dapat Bantuan Makanan

Menurutnya, ekonomi kreatif punya keselarasan dengan program kecamatan berdaya, karena sama sama bisa melakukan pengentasan kemiskinan, penambahan lapangan pekerjaan, dan sebagainya.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyambut baik langkah Komekraf Jateng yang akan berkolaborasi dalam menguatkan ekosistem ekonomi kreatif di wilayahnya. Termasuk rencana untuk terlibat dalam pengembangan kecamatan berdaya dan program lainnya seperti desa wisata.

Luthfi juga berkomitmen untuk meningkatkan potensi ekonomi kreatif. Beberapa waktu lalu ia bahkan sudah bertemu Menteri Ekonomi Kreatif di Jakarta untuk membahas pengembangan dan penguatan di Jawa Tengah. (Htm/N-01)

BACA JUGA  Produk Perikanan Jawa Tengah Perlu Hilirisasi

Dimitry Ramadan

Related Posts

Keluhan Warga Soal ‘Polisi Tidur’ Malah Berujung Dugaan Intimidasi 

KEBERADAAN Keberadaan ‘polisi tidur’ yang terlampau rapat di Perumahan Alana Regency Tambak Cemandi, Kecamatan Sedati, Sidoarjo, dikeluhkan warga. Ada kesepakatan untuk membongkar fasilitas tersebut namun gagal dieksekusi akibat munculnya dugaan…

Harmony of Java 2026 Jadi Panggung Nostalgia dan Kebersamaan Warga Jateng

HARMONY of Java 2026 menjadi ruang bagi warga menikmati hiburan sekaligus bernostalgia dalam perayaan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Tengah di kawasan PRPP Jateng, Sabtu (22/8/2026). Masyarakat tumpah ruah menyaksikan…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Keluhan Warga Soal ‘Polisi Tidur’ Malah Berujung Dugaan Intimidasi 

  • August 24, 2026
Keluhan Warga Soal ‘Polisi Tidur’ Malah Berujung Dugaan Intimidasi 

Gol Gvardiol Antar Kemenangan Manchester City atas Bournemouth

  • August 24, 2026
Gol Gvardiol Antar Kemenangan Manchester City atas Bournemouth

Perjuangan Srikandi Muda Indonesia Berakhir di Tangan Thailand

  • August 23, 2026
Perjuangan Srikandi Muda Indonesia Berakhir di Tangan Thailand

Polisi Tetapkan 72 Tersangka dalam Kasus Karhutla

  • August 23, 2026
Polisi Tetapkan 72 Tersangka dalam Kasus Karhutla

Harmony of Java 2026 Jadi Panggung Nostalgia dan Kebersamaan Warga Jateng

  • August 23, 2026
Harmony of Java 2026 Jadi Panggung Nostalgia dan Kebersamaan Warga Jateng

9.030 Mahasiswa KKN Undip Kembali ke Kampus

  • August 23, 2026
9.030 Mahasiswa KKN Undip Kembali ke Kampus