Pemprov Jateng dan Komekraf Sepakat Perkuat Ekonomi Kreatif

PEMERINTAH Provinsi Jawa Tengah bersama Komite Ekonomi Kreatif (Komekraf) bertekad terus memperkuat ekosistem ekonomi kreatif wilayah setempat. Sebab untuk mewujudkannya, perlu koloborasi baik pemerintah provinsi dan kabupaten/kota maupun Komekraf di tingkat provinsi dan kabupaten/kota.

“Kami melihat, tahun ini momentum Jawa Tengah untuk ekonomi kreatif atau menjadi provinsi kreatif,” ujar Ketua Komekraf Jawa Tengah, Ahmad Khairudin seusai bertemu Gubernur Ahmad Luthfi di kantornya, Senin (11/8).

Guna mendongkrak ekonomi kreatif di Jateng, lanjut Adin, Komekraf Jawa Tengah akan menggelar acara Jateng Creative Festival. Perhelatan tersebut diharapkan bisa menjadi upaya untuk mendorong agar isu ekonomi kreatif ini menjadi perhatian bersama, terutama di daerah-daerah kota dan kabupaten.

BACA JUGA  162 Mahasiswa Terdampak Bencana Terima Bantuan Biaya Indekos

Leading sector

“Harapannya, Provinsi sebagai leading sector karena yang punya wilayah kan kabupaten/kota. Kalau provinsi bisa mendorong tentu akan bisa lebih cepat,” katanya.

Saat ini, lanjut Adin, Jawa Tengah menjadi provinsi dengan komekraf terbanyak se-Indonesia. Dari total 35 kabupaten/kota, 28 di antaranya sudah memiliki Komekraf dan sudah menjadi kota kreatif. Maka tidak salah jika Kementerian Ekraf mendorong Jawa Tengah sebagai piloting ekonomi kreatif.

Dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah sangat diperlukan. Terutama terkait dukungan regulasi, keberpihakan, politik anggaran, program-program, dan sebagainya. Hal ini tidak hanya bagi Komekraf Provinsi tetapi juga komite di daerah-daerah agar ekosistem ekonomi kreatif terbentuk.

Kecamatan berdaya

Adin juga sempat menyinggung terkait program Komekraf yang bisa dipadukan dengan program kecamatan berdaya milik Pemprov Jateng. Bahkan rencananya kolaborasi itu akan di-launching bersamaan dengan pelaksanaan Jateng Creative Festival.

BACA JUGA  Gunung Slamet Diusulkan Sebagai Taman Nasional

Menurutnya, ekonomi kreatif punya keselarasan dengan program kecamatan berdaya, karena sama sama bisa melakukan pengentasan kemiskinan, penambahan lapangan pekerjaan, dan sebagainya.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyambut baik langkah Komekraf Jateng yang akan berkolaborasi dalam menguatkan ekosistem ekonomi kreatif di wilayahnya. Termasuk rencana untuk terlibat dalam pengembangan kecamatan berdaya dan program lainnya seperti desa wisata.

Luthfi juga berkomitmen untuk meningkatkan potensi ekonomi kreatif. Beberapa waktu lalu ia bahkan sudah bertemu Menteri Ekonomi Kreatif di Jakarta untuk membahas pengembangan dan penguatan di Jawa Tengah. (Htm/N-01)

BACA JUGA  RUU Prioritas Dapat Masukan Dari Elemen Agar Lebih Membumi

Dimitry Ramadan

Related Posts

Resmi Terapkan B50, Indonesia Setop Impor Solar

INDONESIA dipastikan akan segera berhenti mengimpor solar setelah penerapan kebijakan mandatori biodiesel B50. Penegasan itu dikatakan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia, Kamis. “Tentu saja dengan implementasi…

Prabowo Bangga Indonesia Jadi Negara Pertama Gunakan B50

INDONESIA patut berbangga. Pasalnya Indonesia kini memimpin dalam upaya penurunan emisi karbon melalui penerapan mandatori biodiesel B50. Tidak mengherankan jika sorotan dunia kini mengarah ke negara ini Hal tersebut diungkapkan…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Resmi Terapkan B50, Indonesia Setop Impor Solar

  • July 9, 2026
Resmi Terapkan B50, Indonesia Setop Impor Solar

Prabowo Bangga Indonesia Jadi Negara Pertama Gunakan B50

  • July 9, 2026
Prabowo Bangga Indonesia Jadi Negara Pertama Gunakan B50

Pemkab Taput Tegaskan Penyaluran Bansos Harus Tepat Sasaran

  • July 9, 2026
Pemkab Taput Tegaskan Penyaluran Bansos Harus Tepat Sasaran

Festival Asia Afrika 2026 Angkat Diplomasi Kopi dan Inklusivitas

  • July 9, 2026
Festival Asia Afrika 2026 Angkat Diplomasi Kopi dan Inklusivitas

Bupati Sleman Serahkan NPHD untuk 14 Tempat Ibadah

  • July 9, 2026
Bupati Sleman Serahkan NPHD untuk 14 Tempat Ibadah

Fenomena Polyworking Makin Berkembang

  • July 9, 2026
Fenomena Polyworking Makin Berkembang