DPRD Jabar Minta Penerima Bansos Ketahuan Judol Ditindak

BERDASARKAN data Kementerian Sosial bersama Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), sebanyak 49.431 penerima bantuan sosial di Provinsi Jawa Barat menggunakan uang bansos tersebut untuk bermain judi online (judol), dengan transaksi mencapai Rp199 miliar.

Sedangkan pada tingkat kabupaten/kota, Kabupaten Bogor mencatat jumlah tertinggi mencapai 5.497 orang dengan nilai transaksi Rp22 miliar.

Menyikapi hal itu Wakil Ketua DPRD Jabar, Iwan Suryawan, meminta hal ini harus segera ditindak. Bansos yang diberikan pemerintah merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat guna meringankan beban terlebih bagi yang kurang mampu. Namun alih-alih digunakan untuk hal bermanfaat, dana tersebut justru di gunakan untuk Judi.

”Bansos yang dipergunakan untuk judol berarti terjadi penyelewengan. Makannya harus ditindak lanjuti, kalau perlu hentikan saja bantuannya. Masih banyak orang yang membutuhkan bantuan ketimbang di beri bantuan untuk Judol,” tegasnya.

BACA JUGA  Pemkot Pematangsiantar Validasi Data Penerima Bansos

Dihentikan

Menurut Iwan, pemerintah pun harus tegas dalam menindak permasalahan ini, agar niat baik yang dilakukan pemerintah untuk meringankan beban masyarakat bisa berjalan sesuai peruntukannya.

Kalau memang terbukti Judol, tindak, berhentikan bantuannya, pemerintah juga harus berani dan memang harus dilakukan tindakan seperti itu. Sayang, banyak yang membutuhkan

Hal sama juga diungkapkan, Ketua DPW PKS Jabar, Haru Suandharu bahwa persoalan penerima bansos yang menggunakan dana bantuan dari pemerintah untuk judol sangat memperihatinkan. Haru minta Pemerintah Provinsi untuk segera menindak tegas agar permasalahan ini rampung.

“Harapan saya ini bisa dituntaskan, bisa diusut, diperbaiki dan tidak boleh begitu lagi. Dan saya kira kalau ada oknum yang terlibat, harus ditindak. Saya juga sepakat jika pemutusan penerimaan bansos bagi yang menggunakannya untuk judol di berlakukan,” tuturnya.

BACA JUGA  Pemkot Solo Sosialisaikan Bahaya Investasi Bodong dan Judol

Tindak kejahatan

Pada bagian lain, Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi menerangkan ini merupakan kejahatan dan harus dihentikan pemberian bantuannya. “Hentikan bantuannya, karena apa? Karena kita sudah memperkaya judol. Tujuannya bansos itu kan menyelesaikan problem kemiskinan. Jadi uang negara masuk ke rekeningnya judol kan kejahatan,” bebernya.

Menurut gubernur, data penerima bansos dari kementerian harus divalidasi ulang agar tepat sasaran. Sebab, jika duit bansos digunakan untuk judi, berarti penerimanya orang mampu dan tidak layak menerima bansos.

Ia berharap bansos itu diberikan pada anak-anak yatim, orang yang ayahnya meninggal atau yang ibunya meninggal, sehingga dia dititipin di uwaknya, di bibinya atau di siapapun itu harus menjadi prioritas pertama.

BACA JUGA  Pemprov Jakarta Bakal Cabut Penerima KJP dan KJMU yang Terlibat Judol

“Penerima bansos harusnya orang yang lanjut usia atau tidak produktif. Kemudian masyarakat yang sakit permanen, seperti stroke, gagal ginjal dan jantung. Yang berpenghasilan Rp5 juta saja bisa jatuh miskin karena sakit, jadi bansos mesti terarah pada kepentingan-kepentingan yang lebih membutuhkan,” paparnya. (Rava/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

GMKI: Pemuda bukan Alat Kepentingan Penguasa

KETUA Cabang Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Pematangsiantar-Simalungun, Yova Ivo Cordiaz Purba menegaskan momentum peringatan Hari Sumpah Pemuda bukan sekedar kegiatan seremoni tahunan. Lebih dari itu sebagai momentum untuk menguji…

Polda Jateng Utamakan Edukasi dalam Operasi Patuh Candi 2026

POLDA Jawa Tengah terus mengedepankan upaya preemtif dan preventif dalam Operasi Patuh Candi 2026 untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan berlalu lintas. Melalui edukasi langsung, penyampaian imbauan, dan pembagian…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

GMKI: Pemuda bukan Alat Kepentingan Penguasa

  • October 29, 2026
GMKI: Pemuda bukan Alat Kepentingan Penguasa

Bekuk Melbourne Victory, Persib Kukuh di Puncak Klasemen ACL 2

  • October 28, 2026
Bekuk Melbourne Victory, Persib Kukuh di Puncak Klasemen ACL 2

Presiden Prabowo Terima Menlu Singapura di Hambalang

  • October 28, 2026
Presiden Prabowo Terima Menlu Singapura di Hambalang

Demi Keadilan, Jumlah Pemain Asiang di League Cup Dibatasi

  • October 28, 2026
Demi Keadilan, Jumlah Pemain Asiang di League Cup Dibatasi

Lulusan S2 UGM Diharap Bisa Berkontribusi Bagi Masyarakat

  • October 28, 2026
Lulusan S2 UGM Diharap Bisa Berkontribusi Bagi Masyarakat

Polda Jateng Utamakan Edukasi dalam Operasi Patuh Candi 2026

  • October 28, 2026
Polda Jateng Utamakan Edukasi dalam Operasi Patuh Candi 2026