OJK Gandeng Pemkab Ciamis Deklarasi Lawan Judol dan Pinjol

OTORITAS Jasa Keuangan (OJK) Tasikmalaya bersama pemerintah Kabupaten Ciamis, Jawa Barat menggelar deklasi bersama melawan judi online (Judol) dan pinjaman online (Pinjol) pada puncak bulan inklusi keuangan. Kegiatan tersebut, dilakukan di Gedung KH Irfan Hielmy Islamic Center untuk mendorong dan meningkatkan literasi keuangan di Kabupaten Ciamis.

Penjabat (Pj) Bupati Ciamis, Engkus Sutisna mengatakan, puncak bulan inklusi keuangan yang diselenggarakan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Tasikmalaya merupakan bagian dari upaya bersama untuk meningkatkan literasi keuangan bagi masyarakat berada di Priangan Timur termasuk Kabupaten Ciamis. Namun, puncak bulan inklusi untuk mendorong masyarakat untuk memahami dan memanfaatkan layanan keuangan.

“Pemkab Ciamis mendukung langkah OJK, karena inklusi keuangan memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan juga akses terhadap layanan keuangan. Kami sangat berharap, masyarakat lebih mandiri secara finansial dan dapat meningkatkan kesejahteraan, mempercepat penguatan ekonomi di daerah,” katanya.

BACA JUGA  OJK Cabut Ijin Usaha BPR Bank Jepara Artha

Ekonomi inklusif

Ia mengatakan, program inklusi keuangan bagi masyarakat yang sebelumnya tidak terjangkau layanan perbankan dapat memperoleh akses yang lebih baik mulai dari tabungan asuransi pembiayaan usaha kecil dan menengah (UKM) hingga semua bertujuan mewujudkan perekonomian inklusif dan berkualitas. Namun, berkaitan dengan pinjol dan judol agar masyarakat meningkatkan kewaspadaan.

“Kami mengajak masyarakat, lembaga terkait untuk berpartisipasi aktif terutama dalam sosialisasi literasi keuangan dan mari kita bersama-sama mendukung tercapainya target inklusi keuangan, bagi masyarakat pedesaan, petani, nelayan, dan sektor informal lainnya yang sering kali belum tersentuh layanan keuangan formal,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Tasikmalaya, Melati Usman mengatakan, puncak bulan inkluasi keuangan yang dilakukannya merupakan program kerja rutin dilaksanakan sejak tahun 2016 dan pada tahun ini mengambil tema ‘Akses keuangan inklusif wujudkan masyarakat produktif. Akan tetapi, untuk menyemarakkan bulan inklusi keuangan telah mengadakan sosialisasi jasa keuangan, literasi keuangan kepada pelajar dari tingkat PAUD, perguruan tinggi, berbagai perlombaan dan kegiatan menarik lainnya.

BACA JUGA  Gawat! Judol Biayai Kelompok Gangster di Semarang

“Berbagai inisiatif yang digagas diharapkan Kabupaten Ciamis dapat mencapai tujuan literasi keuangan lebih baik, meningkatkan pemahaman masyarakat tentang layanan keuangan dan juga mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. Namun, semua pihak turut menandatangi komitmen bersama melawan Judi online dan pinjaman online ilegal hingga dilakukan deklarasi,” katanya.

Penyalahgunaan

Sementara itu, Kepala OJK Provinsi Jawa Barat, Imansyah mengatakan, bulan oktober merupakan bulan spesial untuk OJK karena dimanfaatkan lebih intensif dalam melakukan kegiatan inklusi dan meningkatkan literasi keuangan. Karena, masyarakat harus paham produk keuangan yang ada dari industri jasa keuangan Indonesia termasuk risikonya tidak hanya menyimpan dan menarik tabungan, tapi dengan digitalisasi ada platform digital antara pinjaman online (Pinjol).

BACA JUGA  OJK Luncurkan Buku Saku Perempuan Cerdas Keuangan

“Teknologi semakin cangih dan memawarkan produk keuangan dalam bentuk pinjaman agar mudah diakses cepat dan biasanya tidak perlu seperti bank yang harus dianalsiasi. Namun, kemudahan itu disalahgunakan masyarakat melalui pinjaman online hingga banyak kasus pengelolaan di luar negeri tetapi pelakunya di Indonesia hingga pinjaman online untuk judi online karena mudah mendapatkan dana dan pinjaman online ilegal dimanfatkan oleh orang untuk judi online,” pungkasnya. (YY/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Jelang Musda, 24 PK Golkar Cianjur Deklarasikan Dukungan untuk Metty Triantika

SALAH  satu calon Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Cianjur periode 2026-2031 Metty Triantika terus mendapat dukungan menjelang pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) DPD Partai Golkar. Sebanyak 24 dari 32 Pengurus Kecamatan…

Penyakit Tuberkulosis masih Jadi Momok Kabupaten Tasikmalaya

KEPALA Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan dan Pengendalian Penduduk, Kabupaten Tasikmalaya, Otong Kusmana mengatakan sebanyak 2.660 warga di wilayahnya terindikasi mengidap penyakit tuberkulosis (TB). Dari jumlah tersebut,…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Jelang Musda, 24 PK Golkar Cianjur Deklarasikan Dukungan untuk Metty Triantika

  • July 3, 2026
Jelang Musda, 24 PK Golkar Cianjur Deklarasikan Dukungan untuk Metty Triantika

Penyakit Tuberkulosis masih Jadi Momok Kabupaten Tasikmalaya

  • July 2, 2026
Penyakit Tuberkulosis masih Jadi Momok  Kabupaten Tasikmalaya

Dinkes Garut Temukan 17.339 Warga Terkena Diare selama Kemarau

  • July 2, 2026
Dinkes Garut Temukan 17.339 Warga Terkena Diare selama Kemarau

Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya Temukan 10.523 Kasus Diare

  • July 2, 2026
Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya Temukan 10.523 Kasus Diare

OJK Tasikmalaya Ajak Mahasiswa Perkuat Literasi Keuangan

  • July 2, 2026
OJK Tasikmalaya Ajak Mahasiswa Perkuat Literasi Keuangan

Fakultas Kedokteran UIN Sunan Kalijaga Mulai Gelar CBT

  • July 2, 2026
Fakultas Kedokteran UIN Sunan Kalijaga Mulai Gelar CBT