
SEJUMLAH petani Desa Sitompul, Siatas Barita, Tapanuli Utara, Sumatera Utara, mulai menanam padi musim tanam kedua (IP2). Upaya ini dilakukan guna meningkatkan produktivitas pertanian dan kesejahteraan petani.
Salah seorang warga N. br. Lumban Tobing (36), menyampaikan bahwa masyarakat membutuhkan perhatian dari Dinas Pertanian Kabupaten Tapanuli Utara dalam bentuk pembinaan dan pelatihan teknis terkait pola tanam IP2.
“Masih banyak warga yang ragu menanam padi dua kali setahun karena kurang pemahaman teknis. Kami berharap Dinas Pertanian hadir membina agar menjadi contoh bagi desa lain,” ujarnya.
Ia menambahkan, musim panen sebelumnya cukup menggembirakan dengan harga gabah basah yang mencapai Rp6.500 per kilogram. Hal itu diyakini dapat mendorong peningkatan ekonomi masyarakat jika IP2 diterapkan secara maksimal.
Kepala Desa Sitompul, Mula Sitompul, menyatakan dukungannya terhadap inisiatif warga tersebut. “Kami sangat mendukung warga yang mulai menanam padi IP2. Ini langkah positif yang harus terus ditingkatkan,” katanya.
Dari pantauan di lapangan menunjukkan masih banyak lahan sawah yang belum digarap untuk musim tanam ini. Hal ini menunjukkan perlunya peningkatan penyuluhan kepada petani mengenai manfaat dan teknis pelaksanaan IP2. (HP/N-01)







