
POLRES Gresik melakukan rekonstruksi pembunuhan yang dilakukan Syah Rama,36, terhadap seorang driver ojek online (ojol) perempuan Sevi Ayu Claudia, Selasa (5/8).
Rekonstruksi dilakukan di lokasi kejadian toko fotokopi Jaya Makmur di Perumahan Griya Bhayangkara Permai, Blok A Nomor 3 / Blok E No. 2, Dusun Jedong, Desa Urangagung, Kecamatan Sidoarjo Kabupaten Sidoarjo.
Proses rekonstruksi mendapat pengawalan ketat aparat karena ada kerumunan massa dari warga dan driver ojol yang berdatangan.
Dalam rekonstruksi ini pelaku memperagakan 46 adegan, mulai dari saat menjemput korban hingga membuang jasad korban di wilayah Kedamaian, Gresik.
Dalam adegan awal rekonstruksi, pelaku menjemput korban dan mengajaknya ke ruang tamu dan selanjutnya ke kamar.
Ketegangan meningkat pada adegan ke-9 saat pelaku mulai memindahkan barang, dan memukul tengkuk korban dengan tangan kanan tiga kali (adegan ke-10).
Saat korban meminta tolong, pelaku menutup mulut korban menggunakan tangan kiri (adegan ke-11).
Pelaku kembali memukul kepala bagian belakang korban sebanyak 4–5 kali (adegan ke-12) hingga mengakibatkan korban sempoyongan. Korban akhirnya jatuh akibat dorongan pelaku (adegan ke-13).
“Pelaku juga sempat menanyakan kepada korban apakah membawa uang sebelum melanjutkan aksinya,” kata seorang penyidik.
Pada adegan ke-17, korban diseret ke kamar sekitar tiga meter dengan cara ditarik rambutnya.
Setelah memastikan korban sudah meninggal (adegan ke-19), pelaku mengambil pisau dari dasbor motor miliknya (adegan ke-21).
Pelaku kemudian memotong tali tas korban yang berisi tiga dompet, sebuah handphone, dan uang tunai Rp1,3 juta (adegan ke-22).
Rekonstruksi pembunuhan ada 46 adegan
Pelaku kemudian membungkus kepala korban yang terluka dengan plastik dan melilitkan lakban pada bagian leher untuk mencegah darah keluar (adegan ke-25). Tidak itu saja, tangan dan kaki korban juga diikat.
Tubuh korban kemudian dilipat antara kepala dan kaki, dibungkus menggunakan polibag plastik besar berwarna hitam (adegan ke-29).
Tubuh korban selanjutnya dimasukkan ke dalam kardus dan dilakban rapat (adegan ke-33).
Pelaku kemudian menyeret kardus berisi jasad korban keluar kamar (adegan ke-36). Seorang teman pelaku datang membawa sepeda motor (adegan ke-37).
Pada adegan ke-42, pelaku mengangkat jasad korban ke atas motor, lalu mengendarai motor itu dan membawa keluar jasad korban dari lokasi (adegan ke-45 dan ke-46).
“Jadi ada 46 adegan rekonstruksi pembunuhan ini serta empat saksi,” kata Kanit Resmob Polres Gresik Ipda Andi Muhammad Ashraf Gunawan
Andi menambahkan, pihaknya masih terus menyelidiki motif utama pembunuhan ini. Termasuk dugaan adanya unsur perampokan serta kemungkinan adanya pelaku lain yang terlibat.
Kepolisian menyatakan proses hukum terhadap pelaku akan terus berjalan sesuai prosedur.
Rekonstruksi ini dilakukan sebagai bagian dari penyidikan untuk memperkuat alat bukti dan memastikan kronologi kejadian secara akurat. (OTW/S-01







