Dedi Mulyadi Tegas Larang Study Tour, Pelaku Wisata Demo

SEJUMLAH pelaku industri pariwisata menggelar unjuk rasa di depan Gedung Sate, Bandung, Senin (21/7), menuntut Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mencabut larangan study tour yang tertuang dalam Surat Edaran Gubernur Jabar Nomor 45/PK.03.03/KESRA.

Larangan tersebut dinilai memukul sektor pariwisata, terutama usaha mikro hingga jasa transportasi wisata yang selama ini bergantung pada kegiatan study tour pelajar.

Namun Gubernur Dedi Mulyadi tetap bersikukuh pada keputusannya. Ia menilai unjuk rasa yang dilakukan para pelaku wisata justru semakin mempertegas bahwa kegiatan study tour lebih menyerupai rekreasi ketimbang pendidikan.

“Demonstrasi kemarin menunjukkan bahwa study tour sebenarnya adalah kegiatan piknik. Buktinya, yang demo justru pelaku wisata, bahkan didukung oleh asosiasi wisata dari Yogyakarta, termasuk penyedia Jeep wisata Merapi,” tulis Dedi melalui akun Instagram resminya, Selasa (22/7).

BACA JUGA  Gubernur Jabar akan Cabut Sertifikat Tanah di Sepadan Sungai

Dedi menegaskan, larangan tersebut bertujuan melindungi orang tua siswa dari pengeluaran di luar kebutuhan pendidikan dan mengembalikan fokus pendidikan pada pembentukan karakter dan kompetensi akademik siswa.

“Insyaallah Gubernur Jabar akan tetap menjaga ketenangan orang tua agar tidak terbebani biaya tambahan di luar pendidikan,” ujarnya.

Ia juga berharap industri pariwisata tetap berkembang, tetapi menyasar wisatawan yang memang memiliki kemampuan ekonomi, bukan memaksa keluarga berpenghasilan rendah ikut kegiatan yang tergolong rekreatif.

“Biarlah wisata dikunjungi orang yang memang niat wisata, bukan orang yang dipaksa ikut piknik dengan alasan study tour,” imbuhnya.

Larangan study tour tidak berlaku di Kota Bandung

Sementara itu, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menyatakan bahwa larangan tersebut tidak berlaku di wilayahnya. Ia menegaskan, Pemerintah Kota Bandung tidak membatasi pelajar untuk mengikuti study tour ke luar kota atau bahkan luar negeri.

BACA JUGA  Kalah dari Persijap, Persib Diminta Lakukan Evaluasi

“Kalau di Bandung, study tour tetap boleh. Yang penting tidak dikaitkan dengan nilai akademik. Siswa yang tidak ikut tidak boleh dirugikan secara nilai,” tegas Farhan di Balai Kota Bandung.

Menurutnya, Pemkot memahami bahwa banyak pelaku usaha bergantung pada kegiatan edukatif ini, sehingga sekolah masih diberi ruang untuk mengadakan perjalanan pendidikan. Namun, tanggung jawab tetap ada pada sekolah dan orang tua.

Selama ini, sejumlah sekolah swasta di Bandung bahkan menggelar study tour ke luar negeri seperti Australia dan Amerika Serikat, yang pengaturannya diserahkan pada komite sekolah. (Rava/S-01)

BACA JUGA  KDM Sebut tidak Butuh Media dan tidak Gusar Dibilang Content Creator

Siswantini Suryandari

Related Posts

Ibu dan Dua Anak Terkubur Longsor di Tanah Sepenggal, Seorang Meninggal

SEORANG ibu bersama anaknya terkubur bencana tanah longsor yang menimpa sebuah rumah di Desa Empelu, Kecamatan Tanah Sepenggal, Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi, Rabu (13/5). Namun berkat kerja keras Tim SAR…

Perkuat Identitas Budaya, PSNB Ajak Pemkab Sidoarjo Lestarikan Seni Nusantara

PAGUYUBAN Pencinta Seni Nusantara dan Estetika Budaya (PSNB) menggalang sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo sebagai upaya pelestarian seni tradisional di wilayah tersebut. Untuk itu mereka beraudiensi dengan Wakil Bupati Sidoarjo…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Dugaan Penggelapan Uang Kasur, Saksi Ungkap 7 Ponpes Sudah Lunas

  • May 14, 2026
Dugaan Penggelapan Uang Kasur, Saksi Ungkap 7 Ponpes Sudah Lunas

Juara Coppa Italia, Inter Milan Kawinkan Gelar

  • May 14, 2026
Juara Coppa Italia, Inter Milan Kawinkan Gelar

Gilas Crystal Palace, Manchester City Jaga Asa Juara

  • May 14, 2026
Gilas Crystal Palace, Manchester City Jaga Asa Juara

Bekuk Al-Rayyan 3-1, Hyundai Capital Lolos ke Semifinal AVC

  • May 13, 2026
Bekuk Al-Rayyan 3-1, Hyundai Capital Lolos ke Semifinal AVC

Program Terpujilah GURU dari Sumedang Dirilis Telkomsel

  • May 13, 2026
Program Terpujilah GURU dari  Sumedang Dirilis Telkomsel

Awal Gemilang Bhayangkara di AVC Men’s Volleyball Champions League

  • May 13, 2026
Awal Gemilang Bhayangkara di AVC Men’s Volleyball Champions League