Kopda Bazarsah Dituntut Hukuman Mati Penembakan Tiga Polisi

ODITUR Militer menuntut hukuman mati terhadap Kopral Dua (Kopda) Bazarsah dalam sidang di Pengadilan Militer I-04 Palembang, Senin (21/7). Selain pidana pokok, ia juga dituntut dijatuhi hukuman tambahan berupa pemecatan dari dinas militer.

Sidang dipimpin oleh Kolonel CHK Fredy Ferdian Isnartanto sebagai ketua majelis hakim, dengan Mayor CHK Endah Wulandari dan Mayor CHK Arif Dwi Prasetyo sebagai hakim anggota.

Bazarsah didakwa menembak mati tiga anggota Polsek Negara Batin saat penggerebekan arena judi sabung ayam di Dusun Karang Manik, Kecamatan Negara Batin, Way Kanan, pada 17 Maret 2025. Ketiga korban dalam insiden itu adalah Kapolsek Negara Batin AKP Lusiyanto, Bripka Petrus Apriyanto, dan Bripda Ghalib.

BACA JUGA  Polri Menaikkan Pangkat Tiga Polisi Gugur di Way Kanan Lampung

Oditur menyatakan, tindakan terdakwa memenuhi unsur pembunuhan berencana sebagaimana diatur dalam Pasal 340 KUHP. Bazarsah juga dinilai melanggar Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 serta Pasal 303 KUHP tentang perjudian.

“Perbuatan terdakwa terbukti secara sah dalam tiga dakwaan primer. Kami menuntut pidana mati dan pemecatan dari dinas militer,” tegas Oditur Letkol CHK Darwin Butar Butar.

Menurut oditur, tindakan Bazarsah mencemarkan nama baik TNI, melanggar sumpah prajurit Sapta Marga, serta menimbulkan duka mendalam bagi keluarga korban. “Tidak ada satu pun hal yang dapat meringankan terdakwa,” ujar Darwin.

Dalam peristiwa tersebut, Bazarsah menggunakan senjata rakitan dari bagian senjata militer jenis SS1 dan FNC. Ia disebut telah mempersiapkan penembakan sebelum petugas kepolisian tiba di lokasi perjudian.

BACA JUGA  Kapolda Lampung Sebut Satu Penembak Polisi Menyerahkan Diri

Sidang akan dilanjutkan pada Senin, 28 Juli 2025, dengan agenda pembacaan pleidoi (nota pembelaan) dari terdakwa. (*/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

Pemkot Semarang Dirikan Posko Kemanusiaan Lebaran

PEMERINTAH Kota Semarang melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Semarang mendirikan Posko Kemanusiaan Lebaran 2026 untuk memberikan pelayanan dan bantuan kepada para pemudik yang melintas di wilayah Semarang. Posko tersebut…

BMKG Prediksi Bandung Raya  Lebih Kering pada Musim Kemarau 2026

MUSIM kemarau 2026 di Jawa Barat diprediksi datang lebih awal dan berlangsung lebih kering dibandingkan kondisi normal. Data dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kelas I Bandung, menyebut  analisis…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Buka Perdana di Jakarta, Hikiniku to Come Siap Manjakan Lidah Pecinta Kuliner

  • March 16, 2026
Buka Perdana di Jakarta, Hikiniku to Come Siap Manjakan Lidah Pecinta Kuliner

Pemkot Semarang Dirikan Posko Kemanusiaan Lebaran

  • March 16, 2026
Pemkot Semarang Dirikan Posko Kemanusiaan Lebaran

BMKG Prediksi Bandung Raya  Lebih Kering pada Musim Kemarau 2026

  • March 16, 2026
BMKG Prediksi Bandung Raya  Lebih Kering pada Musim Kemarau 2026

Wagub DIY Lepas Keberangkatan Mudik 1.800 Pedagang Warmindo

  • March 16, 2026
Wagub DIY Lepas Keberangkatan Mudik 1.800 Pedagang Warmindo

PBVSI Siap Menaturalisasi 4 Pebola Voli Asal Brasil

  • March 16, 2026
PBVSI Siap Menaturalisasi 4 Pebola Voli Asal Brasil

Jelang Lebaran, Ratusan Driver Ojol Janda di Sidoarjo Terima Paket Sembako

  • March 16, 2026
Jelang Lebaran, Ratusan Driver Ojol Janda di Sidoarjo Terima Paket Sembako