Kapolda Lampung Sebut Satu Penembak Polisi Menyerahkan Diri

KAPOLDA Lampung, Irjen Pol Helmy Santika mengatakan bahwa adanya informasi yang beredar menyebutkan bahwa dua pelaku telah tertangkap. Satu di antaranya menyerahkan diri dan diamankan dengan dikawal oleh TNI.

Dua pelaku ini diduga yang menembak tiga polisi saat melakukan penggerebekan di Kampung Karang Manik, Kecamatan Negara Batin, Way Kanan, Senin (17/3)

“Tim gabungan dari Polda dan Pomdam Sriwijaya dan Danrem 043/Gatam masih terus bekerja untuk membuat terang peristiwa ini,” kata  Kapolda Lampung di RS Bhayangkara Polda Lampung, Bandarlampung, Selasa (18/3).

Tiga polisi yang gugur adalah Kapolsek Negara Batin Iptu Lusiyanto, anggota Polsek Negara Batin Bripka Petrus Apriyanto dan anggota Satreskrim Polres Way Kanan Bripda M Ghalib Surya Ganta.

BACA JUGA  Tim Gabungan Kembali Temukan 8 Jenazah dan 28 Warga masih Hilang

Peristiwa penggerebekan terjadi pukul 16.50 WIB. Dari laporan yang diterima penggerebekan sabung ayam milik anggota TNI Kopka Basar dan Peltu Lubis.

Lokasi sabung ayam di Kampung Kampung Karang Manik, Kecamatan Negara Batin, Way Kanan, dipimpin oleh Ipda Engga.

Kapolda Lampung kawal kasus penembakan polisi

Operasi penggerebegan juga diback up oleh anggota Sat Samapta beserta Kapolsek dan anggota Kapolsek Negara Batin. “Kami minta kepada semua pihak untuk bersabar, sebab nanti pasti akan dilakukan update informasinya,” lanjut Kapolda Lampung.

Kapolda Lampung juga menyampaikan bahwa untuk jenis senjata yang digunakan untuk menembak ketiga anggota polisi tersebut masih belum diketahui.

“Kami masih menunggu hasil uji balistik terhadap proyektil yang telah dikeluarkan dari jenazah korban,” kata dia.

BACA JUGA  Perkuat Sinergitas, Korem 022/Pantai Timur Gelar Komsos

Sementara itu Kodam II Sriwijaya membentuk tim investigasi untuk mengusut dugaan keterlibatan anggota TNI dalam kasus penembakan tiga polisi di Way Kanan Lampung. (*/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

Lurah Condongcatur Resmi Jadi Tersangka Kasus Tanah Kas Desa

LURAH Condongcatur, Depok, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta berinisial RCS, ditetapkan menjadi tersangka kasus penyalahgunaan tanah kas desa (TKD) Kalurahan Condongcatur di dua tempat kejadian perkara. Dalam kasus penyalahgunaan tanah kas…

Kasus Kekerasan pada Perempuan dan Anak masih Marak di Jateng

DIREKTORAT Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (Ditres PPA dan PPO) Polda Jawa Tengah mengungkap sejumlah kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak. Salah satunya dugaan kekerasan fisik dan…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Menikmati Liburan Penuh Makna di Candi Prambanan dan Ratu Boko

  • June 30, 2026
Menikmati Liburan Penuh Makna di Candi Prambanan dan Ratu Boko

Lurah Condongcatur Resmi Jadi Tersangka Kasus Tanah Kas Desa

  • June 30, 2026
Lurah Condongcatur Resmi Jadi Tersangka Kasus Tanah Kas Desa

Kasus Kekerasan pada Perempuan dan Anak masih Marak di Jateng

  • June 30, 2026
Kasus Kekerasan pada Perempuan dan Anak masih Marak di Jateng

Polda Jateng Berhasil Ungkap 75 Kasus 3C Selama Juni 2026

  • June 30, 2026
Polda Jateng Berhasil Ungkap 75 Kasus 3C Selama Juni 2026

Dinyatakan Bersalah, Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun

  • June 30, 2026
Dinyatakan Bersalah, Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun

TP PKK Jabar Bertekad Entaskan Stunting dan Lindungi Perempuan-Anak

  • June 30, 2026
TP PKK Jabar Bertekad Entaskan Stunting dan Lindungi Perempuan-Anak