Punya Nilai Sejarah, Ephorus GKPS Tolak Konversi Kebun Teh Jadi Sawit

PERKEBUNAN teh di Sidamanik Kabupaten Simalungun merupakan peninggalan sejarah yang harus dijaga dan dilestarikan. Perkebunan teh itu juga telah menjadi bagian dari pertumbuhan iman dan perkembangan jemaat Gereja Kristen Protestan Simalungun (GKPS).

Ephorus GKPS Pdt John Christian Saragih mengatakan dengan ditetapkannya Danau Toba sebagai salah satu Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) dan merujuk pada Peraturan Presiden No. 81 tahun 2014 tentang Rencana Tata Ruang Kawasan Danau Toba dan sekitarnya, perkebunan teh itu juga menjadi jalur yang akan dilalui oleh para wisatawan dan akan menjadi persinggahan.

Dengan fakta tersebut, diyakini akan menumbuhkan industri kerajinan kreatif masyarakat, dan geliat ekonomi. Apalagi kontur tanah dan suhu yang sejuk di kecamatan Sidamanik sangat cocoklah untuk ditanamani tanaman teh.

BACA JUGA  Kepolisian Gandeng 8 Pimpinan Gereja Berantas Narkoba

“Oleh karena itu kami menolak diteruskannya upaya konversi perkebunan teh menjadi perkebunan sawit,” kata Ephorus Pdt John, Selasa (15/7).

Buka akses informasi

Dan kepada pihak PTPN IV Ephorus meminta untuk membuka akses informasi kepada publik tentang konversi teh ke kelapa sawit.

Selain itu kepada Pemerintah Kabupaten Simalungun dan DPRD, Pdt John mengajak untuk turut serta menolak konversi teh menjadi kelapa sawit dan memfasilitasi dialog antara masyarakat dan PTPN IV secara transparan dan akuntabel.

“Meminta pemerintah pusat untuk meninjau kembali konversi di Sidamanik dengan melibatkan partisipasi masyarakat yang berada di sekitar perkebunan,” ujarnya.

Ia juga mengingat semakin luasnya lahan yang dipergunakan untuk perkebunan kelapa sawit akan berdampak pada keberlanjutan lingkungan dan sosio-ekonomi. Untuk itu Pdt John meminta Presiden Prabowo melanjutkan moratorium izin perkebunan kelapa sawit.

BACA JUGA  Pastikan Keamanan Misa Natal, Kapolda Jateng Cek Gereja di Semarang

Kaji ulang

“Meminta masyarakat, lembaga keumatan dan organisasi-organisasi masyarakat untuk bersatu mendukung perjuangan masyarakat di Sidamanik. Meminta PTPN IV mencabut bibit sawit yang telah ditanam, dan menanam kembali dengan tanaman teh, dan menghidupkan kembali destinasi wisata,” tegasnya.

Sebelumnya, Kepala Departemen Pelayanan GKPS Pdt Jenny Purba meminta pemerintah harus melakukan kajian ulang terhadap rencana konversi tersebut karena Kecamatan Sidamanik merupakan salah satu destinasi wisata di Kabupaten Simalungun karena Sidamanik merupakan salah satu destinasi wisata di Kabupaten Simalungun. (Ais/N-01)

BACA JUGA  Sambut HUT RI, HKBP Setia Negara Gelar Berbagai Lomba dan Pertandingan

Dimitry Ramadan

Related Posts

Lawan Bullying, SMP Al Falah Assalam Bentuk Organisasi Roots Anti-Perundungan

SMP Al Falah Assalam Tropodo Kecamatan Waru Kabupaten Sidoarjo secara tegas memprioritaskan pencegahan aksi perundungan (bullying) dalam menyambut tahun ajaran baru. Memanfaatkan momentum Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) 2026 yang…

OJK Gandeng Pemkot Tasikmalaya Luncurkan Program CAANG

OTORITAS Jasa Keuangan (OJK) Tasikmalaya bersama Pemerintah Kota Tasikmalaya meluncurkan Program Literasi Keuangan Tasikmalaya CAANG (CerdAs keuANGan) sebagai upaya memperkuat literasi dan inklusi keuangan masyarakat sekaligus mendukung agenda nasional dalam…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Penyelundupan Sabu dan Obat Keras via Bandara Juanda Kembali Digagalkan

  • July 14, 2026
Penyelundupan Sabu dan Obat Keras via Bandara Juanda Kembali Digagalkan

Amerika Kembali Lancarkan Serangan ke Iran

  • July 14, 2026
Amerika Kembali Lancarkan Serangan ke Iran

Messi Anggap Laga Lawan Inggris Spesial

  • July 13, 2026
Messi Anggap Laga Lawan Inggris Spesial

Kejagung Bantah Febrie Adriansyah Umrah setelah Jadi Tersangka

  • July 13, 2026
Kejagung Bantah Febrie Adriansyah Umrah setelah Jadi Tersangka

Polisi Tangkap Pelaku Teror Bom SDN 15 Srengseng Sawah

  • July 13, 2026
Polisi Tangkap Pelaku Teror Bom SDN 15 Srengseng Sawah

Lawan Bullying, SMP Al Falah Assalam Bentuk Organisasi Roots Anti-Perundungan

  • July 13, 2026
Lawan Bullying, SMP Al Falah Assalam Bentuk Organisasi Roots Anti-Perundungan