Amerika Kembali Lancarkan Serangan ke Iran

HARAPAN masyarakat dunia untuk melihat perdamaian, terutama di Timur Tengah sepertinya masih jauh dari kenyataan. Pasalnya, meski perundingan demi perundingan dilakukan, faktanya di lapangan tetap saja terjadi saling serang.

Terbaru, militer Amerika Serikat  melakuka  gelombang baru serangan terhadap militer Iran di Bushehr, Chabahar, Jask, Konarak, dan Bandar Abbas.

Menurut Komando Pusat AS (CENTCOM) serangan itu untuk melemahkan kemampuan Iran menyerang kapal dagang di Selat Hormuz.

“Dalam misi selama lima jam, pasukan AS berhasil menghantam sasaran militer di berbagai wilayah Iran, termasuk Bushehr, Chabahar, Jask, Konarak, Abu Musa, dan Bandar Abbas, guna semakin melemahkan kemampuan Iran menyerang pelayaran komersial.”

“Pasukan CENTCOM menggunakan amunisi presisi terhadap sistem pertahanan pantai, lokasi rudal dan drone, serta kemampuan maritim Iran,” demikian pernyataan CENTCOM.

BACA JUGA  Demo Iran 2026 Mirip Demo 1979 yang Menumbangkan Shah Iran

Ketegangan meningkat

Pernyataan itu menambahkan bahwa lebih dari 50.000 tentara AS saat ini dikerahkan di Timur Tengah.

Ketegangan antara Teheran dan Washington meningkat setelah AS melancarkan serangan terhadap sasaran militer dan infrastruktur di Iran, sebagai respons atas serangan terhadap kapal-kapal niaga di Selat Hormuz.

Iran kemudian membalas dengan meluncurkan rudal dan pesawat nirawak ke fasilitas militer Amerika Serikat di sejumlah negara kawasan.

Teheran pun menuduh Washington berulang kali melanggar nota kesepahaman yang disepakati pada 17 Juni lalu, sementara Presiden AS Donald Trump kemudian menyatakan kesepahaman tersebut telah berakhir.

Serang pangkalan militer AS

Sebelumnya, Korps Garda Revolusi Iran (IRGC), Senin (13/7), menyatakan pihaknya telah menyasar pangkalan-pangkalan milik AS di Yordania, Bahrain, dan Kuwait, sebagai balasan atas serangan AS terhadap provinsi-provinsi pesisir Iran sebelumnya.

BACA JUGA  Shutdown AS Ganggu Penerbangan dan Layanan Publik

Dalam pernyataan yang dipublikasikan Sepah News, IRGC menyatakan militer AS telah melakukan serangan udara terhadap sejumlah pangkalan militer pesisir pada Minggu malam (12/7) waktu setempat, setelah IRGC mencegat dua kapal yang melakukan pelanggaran di Selat Hormuz. (*/M-01)

Related Posts

KPK Sita Uang Rp5,47 Miliar, Emas, Kripto dari OTT BNPB

PELAKSANA Tugas (Plt) Direktur Penyidikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Achmad Taufik Husein mengungkapkan pihaknya menyita barang bukti uang tunai senilai Rp5,4 miliar, emas, dan kripto dari operasi tangkap tangan (OTT)…

Presiden Prabowo Lantik Enam Jenderal Jadi Pembantunya

PRESIDEN Prabowo Subianto kembali merombak jajaran pembantunya. Kali ini, Presiden melantik total sembilan pejabat negara di Istana Negara pada Kamis (15/10) sore. Dari sembilan pejabat tersebut, enam di antaranya merupakan…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Java United Petik Kemenangan Kedua, Madura United Ditahan Bhayangkara

  • October 16, 2026
Java United Petik Kemenangan Kedua, Madura United Ditahan Bhayangkara

Pertamina Apresiasi Upaya Polda Jateng Amankan Stok BBM

  • October 16, 2026
Pertamina Apresiasi Upaya Polda Jateng Amankan Stok BBM

KPK Sita Uang Rp5,47 Miliar, Emas, Kripto dari OTT BNPB

  • October 16, 2026
KPK Sita Uang Rp5,47 Miliar, Emas, Kripto dari OTT BNPB

Presiden Prabowo Lantik Enam Jenderal Jadi Pembantunya

  • October 16, 2026
Presiden Prabowo Lantik Enam Jenderal Jadi Pembantunya

Tidak lagi Jabat Danlanud Adisutjipto, Marsma TNI Ginanto Pamit ke Sultan

  • October 16, 2026
Tidak lagi Jabat Danlanud Adisutjipto, Marsma TNI Ginanto Pamit ke Sultan

Dua ASN yang Gugur dalam Pemadaman Karhutla Bromo, BKN Berikan Penghargaan Setinggi-tingginya

  • October 16, 2026
Dua ASN yang Gugur dalam Pemadaman Karhutla Bromo, BKN Berikan Penghargaan Setinggi-tingginya