Amerika Kembali Lancarkan Serangan ke Iran

HARAPAN masyarakat dunia untuk melihat perdamaian, terutama di Timur Tengah sepertinya masih jauh dari kenyataan. Pasalnya, meski perundingan demi perundingan dilakukan, faktanya di lapangan tetap saja terjadi saling serang.

Terbaru, militer Amerika Serikat  melakuka  gelombang baru serangan terhadap militer Iran di Bushehr, Chabahar, Jask, Konarak, dan Bandar Abbas.

Menurut Komando Pusat AS (CENTCOM) serangan itu untuk melemahkan kemampuan Iran menyerang kapal dagang di Selat Hormuz.

“Dalam misi selama lima jam, pasukan AS berhasil menghantam sasaran militer di berbagai wilayah Iran, termasuk Bushehr, Chabahar, Jask, Konarak, Abu Musa, dan Bandar Abbas, guna semakin melemahkan kemampuan Iran menyerang pelayaran komersial.”

“Pasukan CENTCOM menggunakan amunisi presisi terhadap sistem pertahanan pantai, lokasi rudal dan drone, serta kemampuan maritim Iran,” demikian pernyataan CENTCOM.

BACA JUGA  Imigrasi Bali Deportasi WN AS Setelah Rusak Rumah Warga

Ketegangan meningkat

Pernyataan itu menambahkan bahwa lebih dari 50.000 tentara AS saat ini dikerahkan di Timur Tengah.

Ketegangan antara Teheran dan Washington meningkat setelah AS melancarkan serangan terhadap sasaran militer dan infrastruktur di Iran, sebagai respons atas serangan terhadap kapal-kapal niaga di Selat Hormuz.

Iran kemudian membalas dengan meluncurkan rudal dan pesawat nirawak ke fasilitas militer Amerika Serikat di sejumlah negara kawasan.

Teheran pun menuduh Washington berulang kali melanggar nota kesepahaman yang disepakati pada 17 Juni lalu, sementara Presiden AS Donald Trump kemudian menyatakan kesepahaman tersebut telah berakhir.

Serang pangkalan militer AS

Sebelumnya, Korps Garda Revolusi Iran (IRGC), Senin (13/7), menyatakan pihaknya telah menyasar pangkalan-pangkalan milik AS di Yordania, Bahrain, dan Kuwait, sebagai balasan atas serangan AS terhadap provinsi-provinsi pesisir Iran sebelumnya.

BACA JUGA  Kebakaran Hutan di California Tewaskan Lima Orang

Dalam pernyataan yang dipublikasikan Sepah News, IRGC menyatakan militer AS telah melakukan serangan udara terhadap sejumlah pangkalan militer pesisir pada Minggu malam (12/7) waktu setempat, setelah IRGC mencegat dua kapal yang melakukan pelanggaran di Selat Hormuz. (*/M-01)

Related Posts

Banyak Karhutla, Menhut Minta Aparat Lakukan Penyelidikan

KEBAKARAN hutan dan lahan (karhutla) terjadi  terjadi di sejumlah wilayah. Salah satunya terjadi di kawasan Gunung Bromo, Jawa Timur. Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) bahkan harus menutup…

Tidak Mau Kegiatan Belajar Terganggu, Sekolah Harapan Ibu Terapkan PJJ

SEKOLAH swasta Harapan Ibu memutuskan untuk menerapkan sistem pembelajaran jarak jauh (PJJ) penuh selama sepekan ke depan. Keputusan itu diambil agar tidak menggangu kegiatan belajar mengajar para murid dan guru…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Tim KKN UGM Optimalkan Bank Sampah Lewat Komposter dan Ecobrick

  • August 10, 2026
Tim KKN UGM Optimalkan Bank Sampah Lewat Komposter dan Ecobrick

Lomba Futsal Pakai Sarung Ramaikan Perayaan HUT ke-81 RI

  • August 10, 2026
Lomba Futsal Pakai Sarung Ramaikan Perayaan HUT ke-81 RI

Banyak Karhutla, Menhut Minta Aparat Lakukan Penyelidikan

  • August 10, 2026
Banyak Karhutla, Menhut Minta Aparat Lakukan Penyelidikan

Tidak Mau Kegiatan Belajar Terganggu, Sekolah Harapan Ibu Terapkan PJJ

  • August 9, 2026
Tidak Mau Kegiatan Belajar Terganggu,  Sekolah Harapan Ibu Terapkan PJJ

Umar Haen Rilis Album Kedua Bertajuk Busa Sabun Masuk ke Mata

  • August 9, 2026
Umar Haen Rilis Album Kedua Bertajuk Busa Sabun Masuk ke Mata

AC Milan Digasak Chelsea, Amorim Kagumi Militansi Milanisti

  • August 8, 2026
AC Milan Digasak Chelsea, Amorim Kagumi Militansi Milanisti