Anak Korban Petasan Ditengok Bupati dan Wakil Bupati Sleman

ANAK korban petasan RFA dijenguk oleh Bupati Sleman dan Wakil Bupati Sleman. Senin (17/3). RFA adalah siswa sekolah dasar yang pada Sabtu (15/3) lalu menjadi korban petasan di dekat rumahnya.

Harda Kiswaya didampingi Danang Maharsa menjenguk anak korban petasan yang kini dirawat di Rumah Sakit Akademik (RSA) UGM di Kronggahan, Gamping, Sleman.

Harda Kiswaya mengemukakan RFA mengalami mengenai lensa mata sebelah kiri, bibir lebam, luka pada jari tangan kanan, dan retak pada bagian pipi sebelah kiri. Ia berharap RFA mendapat perawatan yang terbaik.

Pemkab Sleman akan mengupayakan untuk mendapat bantuan pembiayaan perawatan.

“Melalui Dinas Sosial Kabupaten Sleman telah menyiapkan bantuan untuk penanganan medis dengan program bantuan sosial Jaring Pengaman Sosial atau JPS,” katanya.

BACA JUGA  Peduli dengan Tradisi, Warga Ambarketawang Dipuji Bupati

Jangan terjadi lagi ada korban petasan

Lebih lanjut Harda mengatakan dengan kejadian ini diharapkan para orang tua mengawasi anak-anaknya agar tidak bermain petasan. “Melarang enggak bisa, wong masih ada yang jual,” katanya.

Harapannya adalah orang tua dan tokoh masyarakat untuk menjaga agar tidak menjadi korban petasan. Bupati Sleman Harda Kiswaya dan Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa yang bertemu orang tua korban menyampaikan rasa prihatin yang mendalam.

“Hikmahnya ayo para orang tua awasi anak betul-betul. Sehingga setiap kegiatan apapun bisa diketahui dan dipantau. Mudah-mudahan ini kejadian yang terakhir dan jangan terulang lagi,” ujar Harda. (AGT/S-01)

BACA JUGA  P3SRS Malioboro City Ancam Geruduk Kantor Bupati Sleman

Siswantini Suryandari

Related Posts

Lurah Condongcatur Resmi Jadi Tersangka Kasus Tanah Kas Desa

LURAH Condongcatur, Depok, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta berinisial RCS, ditetapkan menjadi tersangka kasus penyalahgunaan tanah kas desa (TKD) Kalurahan Condongcatur di dua tempat kejadian perkara. Dalam kasus penyalahgunaan tanah kas…

Kasus Kekerasan pada Perempuan dan Anak masih Marak di Jateng

DIREKTORAT Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (Ditres PPA dan PPO) Polda Jawa Tengah mengungkap sejumlah kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak. Salah satunya dugaan kekerasan fisik dan…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Menikmati Liburan Penuh Makna di Candi Prambanan dan Ratu Boko

  • June 30, 2026
Menikmati Liburan Penuh Makna di Candi Prambanan dan Ratu Boko

Lurah Condongcatur Resmi Jadi Tersangka Kasus Tanah Kas Desa

  • June 30, 2026
Lurah Condongcatur Resmi Jadi Tersangka Kasus Tanah Kas Desa

Kasus Kekerasan pada Perempuan dan Anak masih Marak di Jateng

  • June 30, 2026
Kasus Kekerasan pada Perempuan dan Anak masih Marak di Jateng

Polda Jateng Berhasil Ungkap 75 Kasus 3C Selama Juni 2026

  • June 30, 2026
Polda Jateng Berhasil Ungkap 75 Kasus 3C Selama Juni 2026

Dinyatakan Bersalah, Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun

  • June 30, 2026
Dinyatakan Bersalah, Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun

TP PKK Jabar Bertekad Entaskan Stunting dan Lindungi Perempuan-Anak

  • June 30, 2026
TP PKK Jabar Bertekad Entaskan Stunting dan Lindungi Perempuan-Anak