Wabup Samosir Letakkan Batu Pertama Pembangunan Salib Suci

WAKIL Bupati Samosir, Ariston Tua Sidauruk, bersama Ketua Parsadaan Pomparan Limbong Mulana Indonesia (PPLMI), Bernhard Limbong, secara resmi meletakkan batu pertama pembangunan Salib Suci ‘Silang Hangoluan’ di Desa Sarimarrihit, Sianjur Mulamula, Samosir, Sumatera Utara, pada Rabu (12/3).

Salib raksasa yang dirancang setinggi 45 meter dengan total struktur mencapai 52 meter itu digadang-gadang akan menjadi salah satu yang tertinggi di dunia. Dibangun atas inisiatif PPLMI, proyek monumental ini bertujuan menjadi ikon spiritual dan destinasi wisata religi yang akan memperkuat identitas budaya serta ekonomi masyarakat Samosir.

Dukungan pemerintah

Upacara peletakan batu pertama diawali dengan ritual adat yang dipimpin para tetua adat Sianjur Mulamula. Sejumlah tokoh penting turut hadir, termasuk Ketua DPRD Samosir Nasip Simbolon, Anggota DPRD Pantas Limbong, Asisten I Tunggul Sinaga, serta berbagai pejabat daerah lainnya.

BACA JUGA  93 Anggota BPD Palipi Resmi Diperpanjang Masa Jabatannya

Dalam sambutannya, Wabup Ariston mengapresiasi langkah besar ini dan menegaskan bahwa kehadiran Salib Suci Silang Hangoluan akan berdampak positif bagi kehidupan masyarakat setempat.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Ketua PPLMI, Bernhard Limbong, atas inisiatif luar biasa ini. Salib ini bukan hanya simbol spiritual, tetapi juga wujud kepedulian terhadap tanah leluhur. Pembangunan ini akan menjadi kebanggaan Samosir dan membuka peluang besar bagi pariwisata religi,” ujar Ariston dengan penuh antusias.

Ia juga meyakini bahwa kehadiran Salib ini akan menciptakan ruang bagi refleksi spiritual sekaligus memperkuat nilai-nilai sosial masyarakat.

Ikon wisata religi

Bernhard Limbong, sebagai tokoh utama di balik proyek ini, mengungkapkan bahwa pembangunan Salib Hangoluan adalah bagian dari misinya untuk berkontribusi bagi tanah kelahirannya.

BACA JUGA  Pembangunan Infrastruktur Jateng Diarahkan Dukung Ketahanan Pangan dan Industri 

“Saya telah diberi banyak berkat oleh Tuhan, dan inilah saatnya saya berbuat untuk Bona Pasogit. Setelah Tugu Limbong Mulana dan Titik Nol Habatahon, kini Salib Hangoluan menjadi wujud nyata kepedulian saya. Ini bukan sekadar rencana, tetapi akan benar-benar terwujud,” kata Bernhard

Dibangun dengan dana pribadi mencapai Rp50 miliar, Salib ini akan dilengkapi dengan rumah doa serta berbagai fasilitas pendukung lainnya. Ia juga berharap pemerintah daerah dapat menjalin kerja sama untuk mendukung perkembangan infrastruktur di sekitar kawasan tersebut.

Ketua DPRD Samosir, Nasip Simbolon, turut memberikan apresiasi atas sumbangsih besar yang telah dilakukan oleh pomparan marga Limbong.

“Kami bangga dan siap bersinergi dengan pemerintah serta masyarakat untuk menjadikan lokasi ini sebagai destinasi wisata unggulan. Ini adalah wujud kepedulian nyata bagi budaya dan pariwisata Samosir,” ujar Nasip.

BACA JUGA  Pementasan Jantur Tunjukkan Pembangunan tak Perhatikan Lingkungan

Kelestarian budaya

Ketua Lembaga Adat dan Budaya, Pantas Marroha Sinaga, juga menyambut baik pembangunan ini dan berharap agar perhatian terhadap situs budaya di sekitar Pusuk Buhit semakin meningkat.

“Kami dari lembaga adat bangga dan bahagia dengan adanya Salib Hangoluan ini. Semoga membawa berkat serta kedamaian bagi seluruh masyarakat,” ucapnya penuh harap.

Dengan semangat kebersamaan dan dukungan penuh dari berbagai pihak, pembangunan Salib Suci Silang Hangoluan diharapkan akan menjadi mercusuar spiritual, kebanggaan budaya, serta magnet wisata baru yang membawa kesejahteraan bagi masyarakat Samosir. (Satu/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

GMKI Desak Kapolres Kebut Penyelidikan Kebakaran Pasar Dwikora

GERAKAN  Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Pematangsiantar-Simalungun mendesak Kapolres Pematangsiantar untuk mempercepat  proses penyelidikan kebakaran pasar tradisional Pasar Dwikora Parluasan. Kebakaran yang terjadi pada 18 Juni 2026 sekitar pukul 03.05 WIB…

Polda Jateng Beri Penghargaan kepada 49 Insan Berprestasi

POLDA Jawa Tengah memberikan penghargaan kepada 49 insan berprestasi yang terdiri dari 37 personel Polri dan 12 masyarakat sipil. Penghargaan diberikan atas prestasi mereka di berbagai cabang olahraga, sekaligus dedikasi…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Ketika Ilmu Pengetahuan Melintasi Sekat Iman dan Keyakinan

  • August 12, 2026
Ketika Ilmu Pengetahuan Melintasi Sekat Iman dan Keyakinan

Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan UII Ganti Nama Jadi FTDI

  • August 12, 2026
Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan UII Ganti Nama Jadi FTDI

GMKI Desak Kapolres Kebut Penyelidikan Kebakaran Pasar Dwikora

  • August 12, 2026
GMKI Desak Kapolres Kebut Penyelidikan Kebakaran Pasar Dwikora

Polda Jateng Beri Penghargaan kepada 49 Insan Berprestasi

  • August 11, 2026
Polda Jateng Beri Penghargaan kepada 49 Insan Berprestasi

Antisipasi Karhutla, Polda Sulsel Gelar Apel Pasukan

  • August 11, 2026
Antisipasi Karhutla, Polda Sulsel Gelar Apel Pasukan

Dieng Culture Festival 2026 Siap Beri Pengalaman Berbeda

  • August 11, 2026
Dieng Culture Festival 2026 Siap Beri Pengalaman Berbeda