Bhabinkamtibmas Mediasi Sengketa Tanah Warisan di Maduma

SENGKETA kepemilikan tanah warisan di Desa Maduma, Kecamatan Simanindo, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara, menemui titik terang. Hal itu setelah dimediasi oleh Bhabinkamtibmas Polsek Simanindo, Brigadir Polisi Kurniawan, bersama Kepala Desa Maduma, Daya Matias Turnip, dan perangkat desa lainnya.

Mediasi yang berlangsung di Kantor Desa Maduma itu mempertemukan dua pihak yang bersengketa, yakni keluarga AT dan keluarga WT, terkait objek tanah yang berada di Dusun I Desa Maduma.

Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak mengemukakan klaim masing-masing. Salah satu pihak mengklaim kepemilikan penuh atas tanah warisan tersebut, sementara pihak lainnya berpendapat bahwa tanah tersebut telah dibagi sebelumnya sesuai kesepakatan keluarga.

Adil dan proporsional

Guna menghindari konflik yang berlarut-larut, Brigpol Kurniawan mengimbau agar mediasi dilakukan secara musyawarah dengan kepala dingin untuk mencapai solusi terbaik bagi kedua pihak.

BACA JUGA  Kementerian Sosial Kirim Bantuan untuk Warga Terdampak Banjir

Setelah melalui proses diskusi yang difasilitasi oleh kepala desa dan Bhabinkamtibmas, kedua belah pihak akhirnya menyepakati penyelesaian sengketa secara kekeluargaan. Kesepakatan yang dicapai menetapkan bahwa tanah yang disengketakan akan dibagi secara adil dan proporsional bagi kedua keluarga.

Sebagai langkah tindak lanjut, pematokan lahan dijadwalkan pada Senin, 10 Maret 2025, dengan pendampingan langsung dari Bhabinkamtibmas dan pemerintah desa untuk memastikan proses berjalan lancar.

Hasilkan sosialisasi

Brigpol Kurniawan menyampaikan bahwa mediasi berlangsung dalam suasana kondusif dan menghasilkan solusi yang memuaskan kedua belah pihak.

“Tanah yang menjadi objek sengketa telah dibagi secara adil, dan kedua belah pihak telah mencapai kesepakatan bersama. Kami akan melakukan pematokan tanah pada hari Senin dengan pengawasan dari aparat terkait untuk menghindari kesalahpahaman di kemudian hari,” ujarnya.

BACA JUGA  Awasi Pilkada, Bawaslu Sumut Gandeng KPI dan KIP

Dengan tercapainya kesepakatan ini, diharapkan hubungan kekeluargaan antara kedua pihak tetap terjaga dan tidak ada lagi perselisihan serupa di masa mendatang. (Satu/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Sebagian Jalan Kabupaten Sleman Rusak

KABUPATEN Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta memiliki jalan sepanjang 733,67 kilometer yang terdiri dari 371 ruas jalan. Dari panjang jalan yang mencapai lebih dari 722 kilometer tersebut, yang dalam kondisi sangat…

Wabup Sidoarjo Sidak Program Makan Bergizi di SDN Pucang 1 Usai Kabar Viral

WAKIL Bupati Sidoarjo Mimik Idayana melakukan inspeksi mendadak (sidak) pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SDN Pucang 1, Sidoarjo, Selasa (12/5). Sidak ini bertujuan memastikan kelayakan dan standar gizi…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Mengenali Apa Itu Hantavirus

  • May 13, 2026
Mengenali Apa Itu Hantavirus

Risiko Mendaki Gunung Saat Aktivitas Vulkanik Meningkat

  • May 13, 2026
Risiko Mendaki Gunung Saat Aktivitas Vulkanik Meningkat

Ini loh, Fungsi Sayap pada Hewan Purba

  • May 13, 2026
Ini loh, Fungsi Sayap pada Hewan Purba

Sebagian Jalan Kabupaten Sleman Rusak

  • May 13, 2026
Sebagian Jalan Kabupaten Sleman Rusak

Dibekuk Jepang, Timnas U-17 Indonesia Gagal ke Piala Dunia

  • May 13, 2026
Dibekuk Jepang, Timnas U-17 Indonesia Gagal ke Piala Dunia

Federasi Futsal Indonesia Resmi Ganti Nama Jadi AFI

  • May 12, 2026
Federasi Futsal Indonesia Resmi Ganti Nama Jadi AFI