Pemkot Bekasi Gelar Rakor Evaluasi Banjir Bahas Pemulihan

PEMERINTAH Kota Bekasi mengelar rakor evaluasi banjir di Kota Bekasi untuk membahas pemulihan area terdampak banjir.

Wali Kota Bekasi Dr Tri Adhianto mengatakan banjir yang melanda Bekasi merupakan peristiwa terbesar yang tercatat dalam beberapa tahun terakhir. Dengan intensitas hujan mencapai 1100 liter per detik, jauh lebih besar dibandingkan banjir pada 2020 yang hanya mencapai 600 liter per detik.

“Peristiwa ini menjadi pembelajaran penting terkait tata guna lahan di daerah sekitar Puncak, serta pentingnya penanganan masalah air laut yang dapat masuk ke kali Bekasi saat hujan pasang. Selain itu, masalah belum selesainya pembangunan tanggul di sejumlah titik juga turut memperburuk kondisi,” ucapnya di depan peserta rapat.

BACA JUGA  Banjir di Kabupaten Bandung Rendam 1.169 Rumah

Tahap recovery

Saat ini, Pemkot Bekasi tengah memasuki tahap recovery, dengan fokus pada pembersihan sedimentasi lumpur dan puing-puing di rumah-rumah warga. Aparatur juga akan dikerahkan untuk membantu warga terdampak banjir pada akhir pekan ini.

Sebagai langkah jangka panjang, Pemkot Bekasi juga menginstruksikan camat untuk memetakan masalah yang belum terselesaikan, seperti pembebasan lahan untuk mendukung kelanjutan pembangunan tanggul Kali Bekasi.

“Camat untuk mendata dan mencatat lahan yang dibutuhkan untuk mendukung pembangunan tanggul. Selain itu juga kita lihat anggaran untuk pembebasannya,”

Selain mendayagunakan peralatan yang dimiliki baik dari DBMDDA, Disdamkarmat dan DLH untuk membantu warga melakukan pembersihan lumpur, Pemkot Bekasi juga mendapatkan bantuan alat dari BNPB dan Pemprov DKI serta kepedulian berbagai pihak.

BACA JUGA  Tujuh Kecamatan di Kabupaten Ponorogo Terendam Banjir

Darurat bencana

Adapun Pemerintah Kota Bekasi telah menetapkan status tanggap darurat bencana untuk wilayah Kota Bekasi terkait dengan bencana banjir, cuaca ekstrem, dan tanah longsor melalui Keputusan Walikota Bekasi No. 400.9.10/Kep.135-BPBD/III/2025. Penetapan ini berlaku mulai dari tanggal 4 Maret 2025 hingga 18 Maret 2025.

Kemudian berdasarkan data yang ada, per laporan Jumat, 7 Maret 2025, sebanyak ±28.152 Kepala Keluarga (KK) atau 86.437 jiwa terdampak bencana, meskipun data ini masih dalam proses pendataan.

Jumlah KK yang terdampak:

Kecamatan Rawalumbu: 5.215 KK / 10.378 jiwa
Kecamatan Pondok Gede: 2.542 KK / 6.519 jiwa
Kecamatan Bekasi Barat: 3.118 KK / 12.842 jiwa
Kecamatan Bantargebang: 77 KK / 199 jiwa
Kecamatan Bekasi Utara: 1.723 KK / 6.417 jiwa
Kecamatan Bekasi Selatan: 1.488 KK / 12.115 jiwa
Kecamatan Jatiasih: 5.229 KK / 16.733 jiwa
Kecamatan Bekasi Timur: 8.760 KK / 21.234 jiwa

BACA JUGA  Pedagang Kaki Lima Demo Pembongkaran Bangunan Liar di Pinggir Sungai

Data ini menunjukkan dampak yang cukup besar, terutama di Kecamatan Bekasi Timur dan Jatiasih. (Rud/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Beautifikasi Jelang Ramadan, Dinsos Kota Bandung Jangkau 79 PPKS

MENJELANG Menjelang bulan suci Ramadan, Dinas Sosial (Dinsos) Kota Bandung kembali menggelar kegiatan penjangkauan gabungan terhadap Penyandang Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS). Kepala Dinsos Kota Bandung, Yorisa Sativa  menyebut kegiatan…

Pasar Imlek Semawis Jadi Simbol Toleransi dan Penggerak Ekonomi Jateng

KOMUNITAS Pecinan Semarang kembali menghidupkan tradisi Pasar Imlek Semawis 2026 sebagai ruang perayaan budaya yang inklusif sekaligus penggerak ekonomi rakyat. Ribuan warga lintas etnis memadati kawasan Pecinan Kota Semarang, Sabtu…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Gilas Semen Padang, Arema belum Beringsut dari Papan Tengah

  • February 15, 2026
Gilas Semen Padang, Arema belum Beringsut dari Papan Tengah

Hantam Popsivo, JPE Mantap Pimpin Klasemen Proliga

  • February 15, 2026
Hantam Popsivo, JPE Mantap Pimpin Klasemen Proliga

Beautifikasi Jelang Ramadan, Dinsos Kota Bandung Jangkau 79 PPKS

  • February 15, 2026
Beautifikasi Jelang Ramadan, Dinsos Kota Bandung Jangkau 79 PPKS

Pasar Imlek Semawis Jadi Simbol Toleransi dan Penggerak Ekonomi Jateng

  • February 15, 2026
Pasar Imlek Semawis Jadi Simbol Toleransi dan Penggerak Ekonomi Jateng

Sikat Brighton, Liverpool Maju ke Babak Kelima Piala FA

  • February 15, 2026
Sikat Brighton,  Liverpool Maju ke Babak Kelima Piala FA

Gibran Tinjau Lokasi Tanah Gerak di Semarang, Pastikan Relokasi Warga Disiapkan

  • February 15, 2026
Gibran Tinjau Lokasi Tanah Gerak di Semarang, Pastikan Relokasi Warga Disiapkan