Truk Patah As di Tengah Perlintasan Rel, Perjalanan KA Terganggu

SEBUAH  truk nopol E 9014 C mengalami patah as saat melewati pintu perlintasan rel kereta api Jalan Kolonel Sugiono Kecamatan Waru Kabupaten Sidoarjo, Jumat (24/1).

Posisi truk tepat berada di atas rel, sehingga mengakibatkan lalu lintas kendaraan macet dan perjalanan sejumlah kereta api terganggu.

Kemacetan parah terjadi terutama kendaraan dari arah Surabaya, karena lokasi Jalan Raya Waru di bawah flyover mengalami penyempitan akibat ekor truk menutup jalan.

Bahkan kemacetan dilaporkan terjadi di sepanjang Jalan Ahmad Yani sejak Taman Pelangi Surabaya.

Kondisi itu juga berdampak pada kendaraan dari arah Mojokerto. Kendaraan dilaporkan macet sejak kawasan Medaeng menuju Bundaran Waru arah Sidoarjo maupun Surabaya.

BACA JUGA  Gedung Baru Ponpes Al Khoziny Siap Dibangun Akhir 2025

Demikian pula pengguna jalan tol yang mengarah ke Malang juga terdampak di Exit Tol Waru.

Sementara empat perjalanan kereta api juga terganggu oleh badan truk yang melintas di atas rel.

Empat kereta yang perjalanannya terganggu adalah KA Arjonegoro relasi Bojonegoro-Sidoarjo dan KA Indro.

Selanjutnya dua kereta jarak jauh yaitu KA 187 Mutiara Timur relasi Surabaya Pasarturi-Ketapang Banyuwangi yang tertahan di Stasiun Waru.

Dan KA 214 Logawa relasi Jember-Surabaya-Purwokerto tertahan di Stasiun Gedangan Sidoarjo.

Pusat Pengendali Operasi Kereta Api (Pusdalopka) Daop 8 Surabaya menginstruksikan masinis KA yang akan melewati perlintasan Waru untuk berhenti di stasiun terdekat.

Mereka menunggu jalur aman dan dapat dilewati KA.

BACA JUGA  Warga Terdampak Banjir Pasuruan Dapat Bantuan Kemensos

“KAI Daop 8 Surabaya menyampaikan permohonan maaf atas adanya gangguan perjalanan KA. Saat ini petugas tengah memindahkan truk agar tidak mengganggu perjalanan KA,” kata Humas KAI Daop 8, Luqman Arif.

Kanit Turjawali Polresta Sidoarjo AKP Jauhar Sumirat mengatakan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 09.00 WIB.

Selanjutnya dilakukan upaya evakuasi pukul 10.30 WIB dengan menggunakan alat berat.

“Truk yang nyangkut kendaraan berat, kondisinya patah as. Kita butuh alat berat untuk membantu evakuasi, kita kerahkan dari Polresta,” kata Jauhar. (OTW/S-01)

BACA JUGA  Status Gunung Semeru Awas, Ratusan Warga Mengungsi

Siswantini Suryandari

Related Posts

Spirit Gemi, Nastiti, Ngati-ati Jadi Fondasi Literasi Keuangan Generasi Muda Jogja

GUBERNUR DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, kembali meneguhkan spirit “Gemi, Nastiti, Ngati-ati” sebagai fondasi literasi keuangan yang berakar pada kearifan budaya. Sri Sultan menegaskan…

Priangan Timur Darurat Pinjol dan Investasi Bodong

OTORITAS Jasa Keuangan (OJK) Tasikmalaya menyebut darurat investasi bodong dan pinjaman online ilegal  saat ini terjadi di wilayah Kota Tasikmalaya, Ciamis, Garut, Banjar, Tasikmalaya, Pangandaran, Sumedang. Akibatnya hal itu berdampak…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Resmi Hengkang dari Etihad, Guardiola Tinggalkan Legacy Besar untuk Man City

  • May 22, 2026
Resmi Hengkang dari Etihad, Guardiola Tinggalkan Legacy Besar untuk Man City

Ingin Netral, John Herdman Pilih Nonton Laga Terakhir Persija

  • May 22, 2026
Ingin Netral, John Herdman Pilih Nonton Laga Terakhir Persija

Pemain Persib Diminta Fokus dan tidak Remehkan Persijap

  • May 22, 2026
Pemain Persib Diminta Fokus dan tidak Remehkan Persijap

Arema Tutup Musim dengan Mengalahkan PSIM

  • May 22, 2026
Arema Tutup Musim dengan Mengalahkan PSIM

Spirit Gemi, Nastiti, Ngati-ati Jadi Fondasi Literasi Keuangan Generasi Muda Jogja

  • May 22, 2026
Spirit Gemi, Nastiti, Ngati-ati Jadi Fondasi Literasi Keuangan Generasi Muda Jogja

Priangan Timur Darurat Pinjol dan Investasi Bodong

  • May 22, 2026
Priangan Timur Darurat Pinjol dan Investasi Bodong