Pemprov Riau Salurkan 2,5 Ton Beras untuk Korban Banjir Kampar

SEKITAR 400 Kepala Keluarga (KK) terdampak musibah banjir yang melanda Kabupaten Kampar, Riau dalam beberapa hari ini, Untuk itu , Pemerintah Provinsi Riau melalui Asisten I Setdaprov Zulkifli Syukur meninjau langsung lokasi bencana sekaligus menyalurkan bantuan bagi masyarakat terdampak.

Ia mengatakan, ribuan warga kini menghadapi kesulitan akibat meluapnya air yang merendam pemukiman.

“Ada tiga desa yang terkena dampak banjir di Kecamatan Gunung Sahilan. Dari tiga desa tersebut terdapat kurang lebih 400 KK dengan ribuan orang yang mengalami musibah,” kata Zulkifli, Jumat (17/1).

Dijelaskannya, pada peninjauan ini, Pemprov Riau membawa berbagai bantuan logistik untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat. Sebanyak 2,5 ton beras, mie instan, gula, minyak goreng, dan kebutuhan pokok lainnya didistribusikan ke desa-desa terdampak.

BACA JUGA  Curah Hujan Tinggi, Sejumlah Jalan Lintas Sumatera Tergenang

“Hari ini, kami menyerahkan bantuan berupa 2,5 ton beras, 250 kardus mie instan, 200 kilogram gula, 250 liter minyak goreng, serta berbagai perlengkapan lainnya,” jelasnya.

Ringankan beban

Diungkapkan, bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak banjir, terutama untuk kebutuhan pangan dan kebutuhan sehari-hari. Pemerintah juga terus memantau perkembangan situasi banjir di wilayah tersebut.

“Kalau masih hujan seperti ini, status siaga banjir tetap akan diperpanjang,” ujarnya.

Selain memberikan bantuan logistik, ia mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap risiko yang dapat ditimbulkan oleh banjir. Sehingga, dengan bersatu dan saling mendukung, warga dapat melewati bencana ini bersama-sama.

“Kami imbau masyarakat untuk menjaga diri dan keselamatan keluarga. Jangan biarkan anak-anak mandi atau berenang sembarangan saat banjir, karena kita tidak ingin terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” pungkasnya. (Rud/N-01)

BACA JUGA  Sentra Abiseka Siapkan Insfrastruktur Sekolah Rakyat di Pekanbaru

Dimitry Ramadan

Related Posts

Pemerintah Kirim 50 ribu Paket Sembako untuk Korban Gempa NTT

UNTUK membantu meringankan beban para korban gempa bumi bermagnitudo 7,7 di wilayah Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu (15/8) pagi, pemerintah mengirimkan Bantuan Presiden (Banpres) berupa 50.000 paket…

Korban Meninggal Dunia akibat Gempa M 7,7 di NTT Terus Bertambah

BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) masih terus mengevakuasi dan melakukan pendataan para korban gempa bumi magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu (15/8) pagi.…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Mahasiswa UGM Kembangkan Pembayaran Digital Lewat Sidik Jari

  • August 15, 2026
Mahasiswa UGM Kembangkan Pembayaran Digital Lewat Sidik Jari

Pemerintah Kirim 50 ribu Paket Sembako untuk Korban Gempa NTT

  • August 15, 2026
Pemerintah Kirim 50 ribu Paket Sembako untuk Korban Gempa NTT

Korban Meninggal Dunia akibat Gempa M 7,7 di NTT Terus Bertambah

  • August 15, 2026
Korban Meninggal Dunia akibat Gempa M 7,7 di NTT Terus Bertambah

Polisi Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Gangguan Kegiatan Keagamaan di GMS Bantul

  • August 15, 2026
Polisi Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Gangguan Kegiatan Keagamaan di GMS Bantul

Gunung Merapi Alami 1.205 Gempa dan 98 Awan Panas Guguran

  • August 15, 2026
Gunung Merapi Alami 1.205 Gempa dan 98 Awan Panas Guguran

Bupati Ponorogo Nonaktif Sugiri Sancoko Divonis 6,5 Tahun Penjara

  • August 15, 2026
Bupati Ponorogo Nonaktif Sugiri Sancoko Divonis 6,5 Tahun Penjara