Kapolsek Cinangka Diperiksa Propam Polres Cilegon

KAPOLSEK Cinangka, Ajun Komisaris Polisi Asep Iwan Kurniawan diperiksa oleh Propam Polres Cilegon, Jumat (3/1).

Ia bersama tiga anggota Polsek Cinangka diperiksa terkait permintaan bos rental mobil untuk didampingi menarik mobil yang dibawa lari penyewa.

Namun pendampingan ditolak dan berujung tewasnya bos rental IA (48) di  di Rest Area KM 45 Tol Tangerang-Merak.

Kapolres Cilegon AKBP Kemas Indra Natanegara membenarkan ada 4 orang diperiksa terkait eksekusi bos rental yang hingga kini masih disorot publik.

Sementara itu Kapolsek Cinangka AKP Asep Kurniawan mengklarifikasi  tuduhan anggotanya menolak bantuan pendampingan korban penembakan di Rest Area KM 45 Tol Tangerang-Merak.

Sebab kendaraan yang akan ditarik pemohon tidak memiliki legalitas.

BACA JUGA  Layanan Kalog Express Milik PT KAI Logistik Buka di Serang

Kejadian terjadi Kamis (2/1) sekitar pukul 03.10 WIB, Polsek Cinangka kedatangan tujuh orang menggunakan minibus warna putih.

Mereka mengaku dari leasing dan minta bantuan pendampingan untuk mengambil atau menarik mobil yang disewa atau rental.

“Saat itu diterima oleh Brigadir Deri selaku anggota piket. Dia menanyakan terkait legalitas kendaraan yang akan ditarik tersebut, namun yang bersangkutan tidak bisa menunjukkan,” kata Asep, Jumat (3/1).

Brigadir Deri menghubungi Kapolsek via telepon untuk meminta petunjuk dan arahan.

Asep memberikan arahan kepada Deri dan mempersilakan dia untuk memberi pemahaman kepada pemohon agar tidak salah paham.

Ia mewanti-wanti upaya melakukan pendampingan tersebut menyalahi aturan atau melanggar hukum karena akan menyita kendaraan.

BACA JUGA  Penembak Trump Diduga seorang Profesional

Kemudian setelah menelpon Kapolsek Asep, salah seorang dari tujuh pria itu mengaku sebagai pemilik mobil tersebut.

Brigadir Deri menyarankan kepada pemilik kendaraan untuk membuat laporan resmi sebagai dasar pihak kepolisian. (*/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

Pemerintah Kirim 50 ribu Paket Sembako untuk Korban Gempa NTT

UNTUK membantu meringankan beban para korban gempa bumi bermagnitudo 7,7 di wilayah Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu (15/8) pagi, pemerintah mengirimkan Bantuan Presiden (Banpres) berupa 50.000 paket…

Korban Meninggal Dunia akibat Gempa M 7,7 di NTT Terus Bertambah

BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) masih terus mengevakuasi dan melakukan pendataan para korban gempa bumi magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu (15/8) pagi.…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Mahasiswa UGM Kembangkan Pembayaran Digital Lewat Sidik Jari

  • August 15, 2026
Mahasiswa UGM Kembangkan Pembayaran Digital Lewat Sidik Jari

Pemerintah Kirim 50 ribu Paket Sembako untuk Korban Gempa NTT

  • August 15, 2026
Pemerintah Kirim 50 ribu Paket Sembako untuk Korban Gempa NTT

Korban Meninggal Dunia akibat Gempa M 7,7 di NTT Terus Bertambah

  • August 15, 2026
Korban Meninggal Dunia akibat Gempa M 7,7 di NTT Terus Bertambah

Polisi Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Gangguan Kegiatan Keagamaan di GMS Bantul

  • August 15, 2026
Polisi Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Gangguan Kegiatan Keagamaan di GMS Bantul

Gunung Merapi Alami 1.205 Gempa dan 98 Awan Panas Guguran

  • August 15, 2026
Gunung Merapi Alami 1.205 Gempa dan 98 Awan Panas Guguran

Bupati Ponorogo Nonaktif Sugiri Sancoko Divonis 6,5 Tahun Penjara

  • August 15, 2026
Bupati Ponorogo Nonaktif Sugiri Sancoko Divonis 6,5 Tahun Penjara