
MENTERI ESDM Bahlil Lahadalia meninjau Pos Pengamatan Gunungapi Merapi di Kaliurang, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Minggu (29/12).
Dalam kunjungannya itu, Bahlil mengatakan untuk saat ini aktivitas wisata di pegunungan maupun yang berada di kawasan aman. Meski demikian, Bahlil meminta masyarakat tetap waspada dan mengikuti aturan maupun rekomendasi jarak aman sebagaimana yang disampaikan jajarannya.
Lebih lanjut Bahlil mengemukakan, kedatangannya itu juga untuk memastikan aktivitas gunung berapi di seluruh Indonesia aman jelang pergantian tahun.
“Dan di Yogyakarta (Gunung Merapi) statusnya level III atau Siaga, jadi masih bisalah, yang mau berwisata di daerah,” kata Bahlil.
7 gunung berapi siaga
Sementara itu, Kepala Badan Geologi Muhammad Wafid mengemukakan, hingga saat ini ada tujuh gunung berapi yang berstatus Siaga.
Ketujuh gunung tersebut adalah Gunung Iya (NTT), Gunung Merapi (DIY-Jawa Tengah), Gunung Lokon (Sulawesi Utara), Gunung Awu (Sulawesi Utara), Gunung Karangetang (Sulawesi Utara), Gunung Ibu (Maluku Utara), dan Gunung Lewotobi Laki-laki (NTT).
“Tidak ada gunung api berstatus tertinggi (Awas) atau level IV sejak status Gunung Lewotobi Laki-laki di Nusa Tenggara Timur (NTT) diturunkan dari Awas menjadi Siaga pada 24 Desember 2024,” ujarnya.
Wafid mengatakan Badan Geologi terus memantau daerah-daerah wisata di kawasan pegunungan. Sejauh ini belum ada potensi gangguan yang berarti terhadap aktivitas wisata di sejumlah kawasan pegunungan.
Patuhi rekomendasi
Meski begitu Wafid tetap meminta masyarakat mematuhi rekomendasi jarak aman yang ditetapkan oleh Badan Geologi di setiap gunung api aktif. Salah satunya adalah Dieng di Jawa Tengah.
Saat ini di kawasan Dieng (Jawa Tengah), dalam status Level II atau Waspada. Dia menegaskan ada ketentuan tentang jarak yang harus dipatuhi, khususnya untuk kawah Sinila dan beberapa kawah lainnya. (Agt/N-01)







