Kabupaten Kulon Progo Ajukan Usulan Kenaikan UMK 6,5%

PEMERINRTAH Kabupaten Kulon Progo mengajukan usulan kenaikan Upah Minimum Kabupaten (UMK) sebesar 6,5% ke Pemda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY)

Dengan peningkatan 6,5% berarti yang berlaku 2025 mendatang sebesar Rp2.340.201. Atau mengalami kenaikan sebesar Rp132.464 dari yang berlaku tahun sebelumnya.

Rekomendasi kenaikan UMK ini sudah diandatangani oleh Pj Bupati Kulon Progo Sri Nurkyatsiwie dan sudah diajukan ke Pemda DIY.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Nakertrans) Kabupaten Kulon Progo Bambang Sutrisno, menjelaskan besaran kenaikan 6,5% itu mengikuti Peraturan Menteri Tenaga Kerja nomor 16/2024.

Dengan kenaikan itu, besaran UMK Kulon Progo lebih tinggi dibanding Upah Minimum Provinsi (UMP) DIY yang besarannya Rp2.264.040 yang telah diumumkan beberapa hari sebelumnya,” kata Bambang, Minggu (15/12).

BACA JUGA  Polda DIY Sterilisasi 40 Gereja Jelang Natal 2025

Bambang menambahkan masih belum dapat disebutkan secara rinci seberapa besar UMK Kulon Progo 2025, karena masih menunggu keputusan Gubernur.

“Kami mengusulkan, tetapi kewenangan memutuskan dan mengumumkan ada di Gubernur,” katanya.

Pengumuman akan dilakukan paling lambat 18 Desember 2024 ini.

Koordinator Forum Serikat Pekerja Kulon Progo Taufik Riko mengemukakan, idealnya kenaikan itu sebesar 7% – 8%. Hal itu karena kenaikan harga bahan kebutuhan pokok yang cukup tinggi.

Sebelumnya Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X menetapkan Upah Minimum Provinsi 2025 pada 11 Desember lalu.

Besaran Upah Minimum Provinsi Tahun 2025 yaitu Rp2.264.080,95 atau mengalami kenaikan sebesar 6,5% atau naik sebesar Rp138.183,34. (AGT/S-01)

BACA JUGA  Pengrusakan Nisan Makam Kembali Terjadi di DIY

Siswantini Suryandari

Related Posts

Pemkot Semarang Dirikan Posko Kemanusiaan Lebaran

PEMERINTAH Kota Semarang melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Semarang mendirikan Posko Kemanusiaan Lebaran 2026 untuk memberikan pelayanan dan bantuan kepada para pemudik yang melintas di wilayah Semarang. Posko tersebut…

BMKG Prediksi Bandung Raya  Lebih Kering pada Musim Kemarau 2026

MUSIM kemarau 2026 di Jawa Barat diprediksi datang lebih awal dan berlangsung lebih kering dibandingkan kondisi normal. Data dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kelas I Bandung, menyebut  analisis…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Buka Perdana di Jakarta, Hikiniku to Come Siap Manjakan Lidah Pecinta Kuliner

  • March 16, 2026
Buka Perdana di Jakarta, Hikiniku to Come Siap Manjakan Lidah Pecinta Kuliner

Pemkot Semarang Dirikan Posko Kemanusiaan Lebaran

  • March 16, 2026
Pemkot Semarang Dirikan Posko Kemanusiaan Lebaran

BMKG Prediksi Bandung Raya  Lebih Kering pada Musim Kemarau 2026

  • March 16, 2026
BMKG Prediksi Bandung Raya  Lebih Kering pada Musim Kemarau 2026

Wagub DIY Lepas Keberangkatan Mudik 1.800 Pedagang Warmindo

  • March 16, 2026
Wagub DIY Lepas Keberangkatan Mudik 1.800 Pedagang Warmindo

PBVSI Siap Menaturalisasi 4 Pebola Voli Asal Brasil

  • March 16, 2026
PBVSI Siap Menaturalisasi 4 Pebola Voli Asal Brasil

Jelang Lebaran, Ratusan Driver Ojol Janda di Sidoarjo Terima Paket Sembako

  • March 16, 2026
Jelang Lebaran, Ratusan Driver Ojol Janda di Sidoarjo Terima Paket Sembako