Raih Peringkat AA/Stable dan Predikat Sehat, Kalog Perkuat Kepercayaan Pelanggan

PT Kereta Api Logistik (KAI Logistik) kembali menegaskan fundamental bisnis yang kuat dengan meraih peringkat AA dengan prospek Stabil (Stable Outlook) dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) serta mempertahankan tingkat kesehatan dan predikat Sehat.

Capaian tersebut menjadi pengakuan atas kemampuan perusahaan dalam menjaga kinerja keuangan, tata kelola, dan keberlanjutan bisnis, sekaligus memperkuat posisi KAI Logistik sebagai penyedia layanan logistik yang andal di tengah dinamika industri yang terus berkembang.

Pefindo juga memiliki peran dalam menilai kemampuan perusahaan untuk memenuhi kewajiban keuangannya berdasarkan berbagai aspek, mulai dari profil bisnis, tata kelola perusahaan, posisi keuangan, hingga prospek usaha.

Komitmen keuangan jangka panjang

Dalam skala pemeringkatan Pefindo, AA berada satu tingkat di bawah peringkat tertinggi AAA. Peringkat ini menunjukkan bahwa perusahaan memiliki kemampuan yang sangat kuat untuk memenuhi seluruh komitmen keuangan jangka panjang, serta memiliki tingkat ketahanan yang tinggi terhadap perubahan kondisi bisnis maupun ekonomi.

BACA JUGA  Fapet UGM Raih Silver Winner Media Relations Award 2026

Sementara itu, prospek Stable menunjukkan bahwa profil kredit perusahaan diperkirakan akan tetap terjaga dalam jangka menengah, mencerminkan keyakinan terhadap stabilitas kinerja dan prospek bisnis perusahaan ke depan.

VP of Corporate Secretary PT Kereta Api Logistik, Dwi Wulandari kemarin menerangkan, bahwa pencapaian ini merupakan hasil dari konsistensi perusahaan dalam menjalankan strategi bisnis yang berorientasi pada pertumbuhan berkelanjutan, pengelolaan risiko yang prudent, serta penerapan tata kelola perusahaan yang baik.

“Peringkat AA dengan prospek Stabil serta tingkat Kesehatan dan predikat ‘Sehat’ merupakan validasi independen atas ketahanan fundamental bisnis KAI Logistik. Capaian ini semakin memperkuat komitmen kami untuk terus menghadirkan layanan logistik yang andal, efisien, inovatif, dan berkelanjutan bagi seluruh pelanggan serta pemangku kepentingan,” jelasnya.

Keberlangsungan operasional

Menurut Dwi, di tengah tantangan industri logistik yang dipengaruhi oleh perlambatan ekonomi global, fluktuasi harga energi, perubahan pola perdagangan, serta meningkatnya tuntutan efisiensi rantai pasok, perusahaan dengan peringkat AA dinilai memiliki kapasitas yang sangat baik dalam menjaga keberlangsungan operasional dan memenuhi seluruh komitmen finansialnya.

BACA JUGA  Hore! Kabupaten Garut Raih Penghargaan Terbaik I PPD 2024

Hal tersebut didukung oleh struktur permodalan yang kuat, arus kas yang sehat, pengelolaan risiko yang efektif, serta strategi bisnis yang adaptif terhadap perubahan pasar.

”Di sisi lain, keberhasilan mempertahankan tingkat kesehatan dan predikat “Sehat” semakin menegaskan bahwa perseroan memiliki kondisi operasional dan keuangan yang solid. Predikat tersebut mencerminkan kemampuan perusahaan dalam menjaga keseimbangan antara pertumbuhan usaha, profitabilitas, likuiditas, efisiensi operasional, serta implementasi tata kelola perusahaan yang baik,” jelasnya.

Transformasi digital

Dwi menyebut, dengan fundamental yang sehat, perusahaan memiliki ruang yang lebih kuat untuk terus melakukan investasi, mengembangkan infrastruktur logistik, memperluas jaringan layanan, dan mempercepat transformasi digital guna menjawab kebutuhan pasar yang terus berkembang.

Sedangkan bagi pelanggan, capaian ini memberikan keyakinan bahwa perseroan merupakan mitra logistik yang memiliki stabilitas bisnis tinggi dan mampu menjaga kesinambungan layanan dalam berbagai kondisi.

BACA JUGA  Ahmad Luthfi Terima Penghargaan Pemimpin Percepatan Ekonomi Daerah

Kepercayaan tersebut menjadi faktor penting mengingat layanan logistik membutuhkan kepastian operasional, ketepatan waktu, serta kemampuan perusahaan dalam memenuhi komitmen jangka panjang kepada pelanggan.

Sebagai anak perusahaan PT Kereta Api Indonesia (PT KAI), pihaknya akan terus memperkuat posisinya sebagai penyedia solusi logistik terintegrasi yang mengedepankan keandalan layanan, efisiensi operasional, inovasi berbasis digital, serta praktik bisnis yang berkelanjutan.

“Melalui fundamental perusahaan yang kuat dan tingkat kesehatan yang terjaga, kami optimistis dapat terus memberikan nilai tambah bagi pelanggan sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi nasional melalui sistem logistik yang semakin efisien, aman, dan berdaya saing,” tutupnya. (zahra/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Dukung Industri Dalam Negeri, KAI Batal Impor Kereta Bekas dari Jepang

PT Kereta Api Indonesia (KAI) memastikan akan mengutamakan produk dalam negeri untuk memenuhi kebutuhan kereta di Tanah Air. Karena itu mereka membatalkan rencana impor kereta bekas dari Jepang. Hal tersebut…

Pemkab Sergai Perkuat Tata Kelola Aset Daerah untuk Tingkatkan PAD

PEMERINTAH Kabupaten Serdang Bedagai (Pemkab Sergai) berupaya memperkuat tata kelola barang milik daerah melalui perubahan Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2018 tentang Pengelolaan Barang Milik Daerah. Penataan administrasi, kepastian hukum…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Gandeng ITB, Pemkot Bandung Luncurkan Program Angkot to School

  • November 6, 2026
Gandeng ITB, Pemkot Bandung Luncurkan Program Angkot to School

Diduga Korupsi untuk Judol, Pimpinan Cabang Bank Pemerintah di Sleman Ditangkap

  • November 6, 2026
Diduga Korupsi untuk Judol, Pimpinan Cabang Bank Pemerintah di Sleman Ditangkap

Puluhan Kades dari Kalsel Studi Tiru ke Kampung Edukasi Sampah Sidoarjo 

  • November 6, 2026
Puluhan Kades dari Kalsel Studi Tiru ke Kampung Edukasi Sampah Sidoarjo 

Festival Literasi Sergai Dorong Generasi Muda Cerdas Digital dan Gemar Membaca

  • November 6, 2026
Festival Literasi Sergai Dorong Generasi Muda Cerdas Digital dan Gemar Membaca

Dukung Industri Dalam Negeri, KAI Batal Impor Kereta Bekas dari Jepang

  • November 6, 2026
Dukung Industri Dalam Negeri, KAI Batal Impor Kereta Bekas dari Jepang

KAI Siapkan Anggaran Rp2 Triliun untuk Bangun Kereta di Bali

  • November 6, 2026
KAI Siapkan Anggaran Rp2 Triliun untuk Bangun Kereta di Bali