Aipda R Jalani Sidang Kode Etik Profesi di Polda Jateng

BIDANG Profesi dan Pengamanan Kepolisian Daerah Jawa Tengah menggelar sidang etik profesi terhadap Aipda R, anggota Kepolisian Resor Kota Besar Semarang.

Aipda R adalah terduga pelaku penembakan siswa SMKN 4 Kota Semarang berinisial GRO yang menyebabkan korban meninggal dunia.

Aipda R di sidang ruang sidang Bidang Propam Markas Polda Jawa Tengah di Semarang, Senin (9/12).

Ia mengenakan seragam dinas dan dikawal empat anggota provost.

Kabid Humas Polda Jawa Tengah Komisaris Besar Polisi Artanto mengatakan sidang etik diketuai AKBP Edhie Sulistyo, perwira menengah dari Direktorat Reserse Narkoba Polda Jawa Tengah.

Persidangan juga dihadiri keluarga korban dan para saksi.

“Pelaksanaan sidang juga dipantau langsung anggota Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas),” kata Artanto.

BACA JUGA  Polda Jateng Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Candi 2025

Artanto belum bisa memastikan berapa lama pelaksanaan sidang etik tersebut.

Anggota Kompolnas Muhammad Choirul Anam mengatakan lembaganya diundang untuk mengikuti pelaksanaan sidang etik anggota polisi penembak pelajar di Semarang.

Kompolnas akan melihat bagaimana pemeriksaan awal hingga akhir.

Mulai dari transparasi dan profesionalisme Polda Jateng dalam menangani kasus tersebut.

Usai sidang etik, dalam waktu dekat akan diikuti dengan penetapan tersangka dalam proses pidananya.

Aipda R beri keterangan berbeda

Kasus penembakan GRO ini menjadi perhatian publik Karena awalnya Polrestabes Semarang menyatakan penembakan untuk membela diri.

Aipda R menembakkan pistol ke GRO untuk melerai tawuran.

Namun keterangan itu dibantah Kabid Propam Polda Jawa Tengah Kombes Pol Aris Supriyono saat dipanggil Komisi III DPR RI, Selasa (3/12).

BACA JUGA  Kapolda Jateng Tinjau Pengamanan Mudik di Terminal Mangkang

Aris Supriyono mengungkapkan bahwa kasus penembakan terhadap GRO oleh Aipda RZ tidak  terkait dengan adanya tawuran.

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) RI menyatakan  penembakan dilakukan Aipda R menyebabkan korban tewas memenuhi unsur pelanggaran HAM.

Kasus ini sudah berjalan dua minggu dan belum ada tersangka. Kendati keluarga GRO sudah melaporkan kepada polisi.

Demikian juga denga sidang kode etik  yang sempat molor dari rencana awal Kamis (5/12) akhirnya baru dilaksanakan Senin (9/12).

Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Artanto mengatakan mundurnya sidang etik alasannya Propam masih melengkapi berkas perkara. (*/S-01)

BACA JUGA  Polda Jawa Tengah Gencarkan Gerakan Pasar Murah

Siswantini Suryandari

Related Posts

Kernet PO Bus Pariwisata Gasak Brankas saat Pesta Miras

SATRESKRIM Polresta Sidoarjo membekuk YH,34, pelaku pencurian dua brankas milik perusahaan otobus (PO) pariwisata DPW Purnama, Buduran, Sidoarjo. Ironisnya, pelaku adalah kernet bus perusahan tersebut. Ia beraksi saat rekan-rekannya lengah…

Commuter Line Dukung Mobilitas Aglomerasi Jawa Tengah

SEPANJANG 2025 jumlah pengguna jasa layanan transportasi Commuter Line mencapai 10,1 juta orang. Angka tersebut didominasi oleh pergerakan pekerja, pelajar, dan masyarakat umum yang setiap hari berpindah antar kabupaten dan…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Kernet PO Bus Pariwisata Gasak Brankas saat Pesta Miras

  • February 11, 2026
Kernet PO Bus Pariwisata Gasak Brankas saat Pesta Miras

Commuter Line Dukung Mobilitas Aglomerasi Jawa Tengah

  • February 11, 2026
Commuter Line Dukung Mobilitas Aglomerasi Jawa Tengah

Polisi Bekuk Komplotan Penipu yang Sasar Anak di Bawah Umur

  • February 11, 2026
Polisi Bekuk Komplotan Penipu yang Sasar Anak di Bawah Umur

UGM Buka Pendaftaran Mahasiswa Baru Jalur Afirmasi untuk Daerah 3T

  • February 11, 2026
UGM Buka Pendaftaran Mahasiswa Baru Jalur Afirmasi untuk Daerah 3T

65 Persen dari 1.566 Wisudawan UNY Tahun ini adalah Perempuan

  • February 11, 2026
65 Persen dari 1.566 Wisudawan UNY Tahun ini adalah Perempuan

Kadin Sidoarjo Tegaskan Posisi sebagai Mitra Strategis

  • February 11, 2026
Kadin Sidoarjo Tegaskan Posisi sebagai Mitra Strategis