Menteri LH Apresiasi Upaya Pemkab Sleman Tangani Sampah

MENTERI Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq mengapresiasi Pemkab Sleman yang dinilai serius dalam menangani pengelolaan sampah. Selain untuk menangani sampah, lanjutnya, keberadaan TPST ini juga membawa dampak positif lain, seperti peningkatan jumlah tenaga kerja dan pemanfaatan ekonomi.

Hal itu disampaikan Hanif di sela-sela kunjungannya di Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) yang ada di Sendangsari, Kapanewon Minggir, Kabupaten Sleman.

Pada kegiatannya tersebut MenLH didampingi Pjs Bupati Sleman, Kusno Wibowo, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sleman, Epiphana Kristiyani, beserta jajaran pejabat terkait lainnya.

“Di sini hampir 8 sampai 9 truk sampah dalam sehari yang bisa ditangani dan dikelola. Sleman membangun TPST di tiga lokasi dari rencananya empat lokasi,” ujarnya.

Hal itu enunjukkan begitu seriusnya Kabupaten Sleman dalam menangani pengelolaan sampahnya.

BACA JUGA  Banten Buang 3.263 Ton Sampah ke Lingkungan Setiap Hari

“Kami apresiasi, kita salut kepada Pemerintah Kabupaten Sleman. Semestinya ini dapat dicontoh oleh Kabupaten yang lain,” ujarnya.

Menteri mendorong pemerintah daerah agar mampu mengefektifkan dan mengefisiensikan pelaksanaan pengolahan dan pemilahan sampah di hulu dengan membangun bank sampah, lengkap dengan penyuluh lingkungan hidupnya. Dengan demikian diharapkan pengelolaan sampah tidak terlalu berat di hilir.

Bangun bank sampah

Pjs Bupati Sleman, Kusno Wibowo, menyebutkan pihaknya akan menindaklanjuti pernyataan MenLH terkait upaya mengintensifkan pengelolaan sampah di hulu dengan membangun bank sampah dan disertai penyuluh lingkungan hidup.

“Untuk TPST yang di Minggir ini tadi bapak menteri juga mengapresiasi, kita dapat mengelola timbunan sampah sampai 50 persen dari sampah yang ada di Kabupaten Sleman. Kita tentunya juga akan berkoordinasi dengan kementerian terkait solusi yang lebih baik mengenai TPST yang ada di Sleman,” ucapnya.

BACA JUGA  Pelaku Usaha di Samosir Keluhkan Mahalnya Biaya Sampah

Sebelumnya, Menteri Lingkungan Hidup juga mengungjungi Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Sampah Piyungan Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Ia menjelaskan Gubernur DIY telah mengambil langkah atau kebijakan yang memberi pelajaran bagi kita semua bahwa pengelolaan sampah wajib dilakukan secara intensif.

“Kemudian ini TPA juga ditutup, ditata ulang, supaya lebih ramah lingkungan,” katanya.

PR bersama

Hanif juga menyempatkan diri mengunjungi sejumlah depo sampah, salah satunya di Mandala Krida Yogyakarta. Keberadaan depo-depo di DIY merupakan implikasi ditutupnya TPA Piyungan, sehingga kabupaten dan kota provinsi ini mengambil langkah-langkah sendiri.

Ia menilai depo-depo sampah tersebut sebetulnya meresahkan masyarakat dan mencemari lingkungan.

Menteri pada kesempatan itu meminta kepada gubernur, bupati, dan kepala dinas, untuk segera melakukan langkah-langkah efektif di lapangan, terutama memperkuat baris pertahanan di hulu atau sumber sampah.

BACA JUGA  Pemprov Jabar Dukung Program  Citarum Harum

Dalam pesannya, menteri meminta provinsi dan kabupaten menyiapkan teknologi akhir pengelolaan sampah, diharapkan bank-bank sampah lebih banyak dibangun, serta lebih digiatkan penyuluhan dan edukasi soal pilah sampah.

“Kalau dilihat dari data SIPSN (Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional), komposisi sampah paling banyak di DIY itu food waste, makanan sisa. Ini ‘PR’ bagi semua. Karena food waste itu sejatinya barang komersial kalau kita olah dengan cerdas,” katanya. (AGT)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Polresta Sleman Selidiki Kasus Pembuangan Bayi

SESOSOK bayi perempuan ditemukan di beranda sebuah rumah di Dusun Somosari, Ngrangsang RT 07/RW 04 Selomartani, Kalasan, Sleman, pada Minggu pagi. Berdasarkan keterangan saksi, In (61), perempuan, warga Selomartani, Kalasan,…

Sleman Siap Gelar Musyawarah Kalurahan Pergantian Lurah Antarwaktu

PEMERINTAH Kabupaten Sleman memantau langsung pelaksanaan Musyawarah Kalurahan Pemilihan Lurah Pergantian Antar Waktu (PAW) Tahun 2026 yang berlangsung di lima kalurahan di wilayah Kabupaten Sleman, Minggu. Pelaksanaan Pemilihan Lurah PAW …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Polresta Sleman Selidiki Kasus Pembuangan Bayi

  • September 27, 2026
Polresta Sleman Selidiki Kasus Pembuangan Bayi

Muzani Tegaskan UUD 1945 tak Bisa Diubah Secara Gegabah

  • September 27, 2026
Muzani Tegaskan UUD 1945 tak Bisa Diubah Secara Gegabah

Sleman Siap Gelar Musyawarah Kalurahan Pergantian Lurah Antarwaktu

  • September 27, 2026
Sleman Siap Gelar Musyawarah Kalurahan Pergantian Lurah Antarwaktu

Lulusan UPN Yogyakarta Diminta tidak hanya Fokus Kejar Karier

  • September 27, 2026
Lulusan UPN Yogyakarta Diminta tidak hanya Fokus Kejar Karier

Warisan tak Ternilai dan Kekal dari Prof Widagdo

  • September 27, 2026
Warisan tak Ternilai dan Kekal dari Prof Widagdo

Hadir di Bandung, MAPrivilege Tawarkan Beragam Benefit

  • September 27, 2026
Hadir di Bandung, MAPrivilege Tawarkan Beragam Benefit