Anak Bunuh Ibu Kandung Gegara Minta HP tak Dituruti

SEORANG anak membunuh ibu kandungnya gara-gara tidak dibelikan handphone. (HP). Hendrikus, 30 tega membunuh ibunya Suwati, 50 di dalam kamarnya, Rabu (13/11).

Suwati ditemukan warga meninggal dunia di dalam kamar rumahnya  dengan kondisi bersimbah darah.

Ibu dan anaknya tinggal di  Gang Perahu Desa Tambakrejo Kecamatan Waru Kabupaten Sidoarjo.

Dari keterangan adik korban, Wina,22, ibunya sering cekcok dengan anak sulungnya itu karena persoalan minta dibelikan HP.

Aan,30, salah satu warga mengatakan, awalnya warga kaget dengan suara jeritan dari rumah yang dikontrak korban.

Warga kemudian masuk mendapati korban tergeletak, sementara anak korban menindih sambil mencekik leher korban.

Perbuatan keji anak membunuh ibu kandung menjadi perhatian masyarakat sekitar kejadian.

BACA JUGA  Wamenag Tinjau Program Cek Kesehatan Gratis Siswa di Sidoarjo

“Warga kemudian menangkap anak korban dan mengikatnya, sambil kami menelepon polisi,” kata Aan.

Perbuatan keji anak membunuh ibu kandung menjadi perhatian masyarakat sekitar kejadian.

Polisi yang datang ke lokasi kemudian melakukan olah TKP. Polisi juga mengamankan Hendrikus, ke Mapolsek Waru Kabupaten Sidoarjo.

Sementara jenazah korban dievakuasi, ke Rumah Sakit Bhayangkara Pusdik Sabhara Porong Sidoarjo.

“Dari olah TKP ada luka di kepala karena senjata tajam, ini masih dalam penyelidikan,” kata Kasat Reskrim Polresta Sidoarjo AKP Fahmi Amarullah. (OTW/S-01)

BACA JUGA  Ijazah SMP Belum Diambil, DPRD Sidoarjo Fasilitasi Mediasi

Siswantini Suryandari

Related Posts

KAI Logistik Perkuat Keamanan Angkutan B3 Lewat Kereta Api

KAI Logistik terus mengoptimalkan aspek keamanan dan keselamatan dalam pengangkutan komoditas khusus, termasuk Bahan Berbahaya dan Beracun (B3). Layanan ini menjadi alternatif distribusi B3 yang terstandar dan dikelola ketat sesuai…

Jamkrindo Catat Penjaminan Rp35,8 Triliun di Jateng-DIY di 2025

PT Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo) mencatat volume penjaminan sebesar Rp35,8 triliun di wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sepanjang 2025. Dari total tersebut, sebanyak 577.454 pelaku usaha mikro,…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

KAI Logistik Perkuat Keamanan Angkutan B3 Lewat Kereta Api

  • February 12, 2026
KAI Logistik Perkuat Keamanan Angkutan B3 Lewat Kereta Api

Jamkrindo Catat Penjaminan Rp35,8 Triliun di Jateng-DIY di 2025

  • February 12, 2026
Jamkrindo Catat Penjaminan Rp35,8 Triliun di Jateng-DIY di 2025

Teras Cihampelas Ditata, Pemkot Gandeng Kejari dan KPK

  • February 12, 2026
Teras Cihampelas Ditata, Pemkot Gandeng Kejari dan KPK

Farhan: Warga Kota Bandung Terdampak PBI Tetap Bisa Berobat

  • February 12, 2026
Farhan: Warga Kota Bandung Terdampak PBI Tetap Bisa Berobat

PBI-JK Tak Dihapus, Kemensos Lakukan Validasi Data

  • February 12, 2026
PBI-JK Tak Dihapus, Kemensos Lakukan Validasi Data

Peneliti UGM Skrining Risiko Asma di Sekolah-Sekolah Yogyakarta

  • February 12, 2026
Peneliti UGM Skrining Risiko Asma di Sekolah-Sekolah Yogyakarta