Polisi dan TNI Beri Makan Bergizi Gratis ke Siswa SDN Terpencil

PERSONEL Polsek Sidoarjo Kota bersama Koramil 0816/01 Sidoarjo Kota, memberi makan bergizi gratis pada siswa SDN Gebang II Dusun Pucukan Desa Gebang, Sabtu (2/11).

Mereka harus naik perahu sekitar 1,5 jam karena lokasi yang didatangi adalah salah satu wilayah terpencil di Kabupaten Sidoarjo.

SDN Gebang II hanya memiliki 15 siswa, itu meliputi siswa kelas I hingga kelas VI, dan empat orang guru. Jumlah penduduk di sana hanya 56 kepala keluarga.

Belasan siswa di SDN Gebang II terlihat gembira saat mendapatkan makan bergizi gratis. Paket makanan gratis yang dibagikan berisi daging ayam, telur, sayuran, buah dilengkapi dengan susu.

“Senang, makanannya enak dan menunya lengkap, ada susu dan buah juga, trus dikasih snek juga untuk dibawa pulang,” kata Amelia,12, salah satu siswa kelas VI.

BACA JUGA  One Way Nasional Berakhir, Tol Trans Jawa Lancar

Kapolsek Kota Sidoarjo AKP Ega Prayudi mengatakan makanan empat sehat lima sempurna ini merupakan pengenalan program makan bergizi gratis pemerintah.

Program ini diharapkan bisa membantu tumbuh kembang anak, dan akan dilakukan secara berkelanjutan.

“Pembagian makan bergizi secara gratis ini sebagai wujud mendukung program pemerintah, selain itu juga memberikan asupan gizi yang sehat bagi siswa-siswi SD,” kata Ega.

Kolaborasi Polisi dan TNI untuk Makan Bergizi Gratis

Danramil Sidoarjo Kota Kapten Kamsuri menambahkan pihaknya berkolaborasi dengan polisi untuk mengimplementasi program pemerintah makan bergizi gratis.

Kegiatan ini juga sekaligus mempererat ikatan sosial antara TNI, polisi dengan masyarakat.

“Harapannya untuk membangun generasi muda yang sehat dan berkualitas,” kata Kamsuri.

BACA JUGA  Satpol PP Sidoarjo Amankan Manusia Silver dan Pengemis Jalanan

“Kami optimistis meski siswa-siswi ini belajar di daerah terpencil, namun semangat belajar patut diapresiasi,” sambungnya.

Baik Kapolsek maupun Danramil sangat mengapresiasi para siswa yang terlihat semangat belajar, meskipun hidup terpencil jauh dari perkotaan.

Sejumlah siswa mengaku ingin menjadi anggota polisi dan TNI, saat ditanya apa cita-cita mereka.

Tidak hanya ke siswa, paket makan bergizi gratis juga diberikan kepada guru dan warga yang ditemui.

Lokasi SDN Gebang Dua ini dikelilingi areal tambak dan hampir semua warga di Dusun Pucukan tersebut bekerja sebagai nelayan di tambak ataupun laut. (OTW/S-01)

BACA JUGA  Kementerian Pertanian Impor Sapi Perah Australia

Siswantini Suryandari

Related Posts

Lurah Condongcatur Resmi Jadi Tersangka Kasus Tanah Kas Desa

LURAH Condongcatur, Depok, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta berinisial RCS, ditetapkan menjadi tersangka kasus penyalahgunaan tanah kas desa (TKD) Kalurahan Condongcatur di dua tempat kejadian perkara. Dalam kasus penyalahgunaan tanah kas…

Kasus Kekerasan pada Perempuan dan Anak masih Marak di Jateng

DIREKTORAT Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (Ditres PPA dan PPO) Polda Jawa Tengah mengungkap sejumlah kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak. Salah satunya dugaan kekerasan fisik dan…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Menikmati Liburan Penuh Makna di Candi Prambanan dan Ratu Boko

  • June 30, 2026
Menikmati Liburan Penuh Makna di Candi Prambanan dan Ratu Boko

Lurah Condongcatur Resmi Jadi Tersangka Kasus Tanah Kas Desa

  • June 30, 2026
Lurah Condongcatur Resmi Jadi Tersangka Kasus Tanah Kas Desa

Kasus Kekerasan pada Perempuan dan Anak masih Marak di Jateng

  • June 30, 2026
Kasus Kekerasan pada Perempuan dan Anak masih Marak di Jateng

Polda Jateng Berhasil Ungkap 75 Kasus 3C Selama Juni 2026

  • June 30, 2026
Polda Jateng Berhasil Ungkap 75 Kasus 3C Selama Juni 2026

Dinyatakan Bersalah, Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun

  • June 30, 2026
Dinyatakan Bersalah, Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun

TP PKK Jabar Bertekad Entaskan Stunting dan Lindungi Perempuan-Anak

  • June 30, 2026
TP PKK Jabar Bertekad Entaskan Stunting dan Lindungi Perempuan-Anak