DPPKB Kota Bandung Lakukan Audit Kasus Stunting

DINAS Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Bandung Jawa Barat (Jabar) melaksanakan audit kasus stunting pada semester II tahun 2024. Hal itu dilakukan sebagai upaya preventif dalam meningkatkan kesehatan masyarakat, khususnya ibu hamil dan balita di Kelurahan Cipedes, Kecamatan Sukajadi, Kota Bandung.

Kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan Surat Keputusan Wali Kota Bandung Nomor 800/Kep.850-DPPKB/2022, tentang Tim Audit Kasus Stunting dan Surat BKKBN Jabar, mengenai percepatan pelaksanaan audit stunting.

Kepala Seksi Bina Ketahanan Keluarga Balita, Anak dan Lansia, Rina Risnawati Minggu (20/10) menyampaikan, sasaran utama audit adalah seorang ibu hamil berusia 42 tahun, seorang bayi di bawah dua tahun (baduta), seorang calon pengantin (catin) berusia 36 tahun, dan ibu hamil berusia 28 tahun.

BACA JUGA  Sekda Jabar Minta Perumusan Perda Bermanfaat Bagi Masyarakat

“Keempatnya dianggap berisiko mengalami atau berkontribusi pada kasus stunting,” papar Rina.

Sementara itu, Dokter Spesialis Kebidanan dan Penyakit Kandungan, dr. Idham Rizali Salleh menyatakan, beberapa kasus yang cukup memprihatinkan, terutama terkait ibu hamil berusia 42 tahun yang menghadapi risiko tinggi, seperti pendarahan dan potensi kelahiran bayi dengan berat badan rendah.

“Usia lanjut saat hamil meningkatkan risiko komplikasi. Kami sarankan agar ibu ini memantau asupan gizi dan menjalani pemeriksaan rutin di rumah sakit,” tutur Idham.

Lingkungan tidak layak

Idham menambahkan, sedangkan kondisi baduta yang tinggal di lingkungan sangat tidak layak juga menjadi perhatian serius. Anak tersebut tinggal di ruang yang sempit tanpa ventilasi udara, yang dapat menghambat tumbuh kembangnya. Tim menyarankan agar segera ada perbaikan lingkungan untuk mendukung kesehatannya. Calon pengantin yang ditinjau berusia 36 tahun, meski kondisinya baik, dianggap berisiko tinggi untuk hamil di usia tersebut.

BACA JUGA  Pemkot Bandung Kaji Vasektomi untuk Penerima Bansos

“Sedangkan, ibu hamil berusia 28 tahun yang sempat mengalami masalah gizi kini kondisinya sudah membaik setelah mendapatkan Program Makanan Tambahan (PMT) dan pemantauan intensif,” ujar idham.

Menurut Idham, stunting dianggap sebagai masalah besar yang kompleks, karena selain kurangnya akses nutrisi, juga dipengaruhi oleh rendahnya edukasi mengenai kesehatan ibu dan anak. Ketika stunting sudah terjadi, penanganannya sangat sulit.

Oleh karena itu, pencegahan adalah langkah yang paling penting. Ia juga menekankan pentingnya edukasi mengenai gizi yang cukup selama masa kehamilan dan mendorong penggunaan kontrasepsi bagi calon ibu yang masih memiliki kondisi ekonomi atau kesehatan yang belum mendukung kehamilan.

“Kunjungan audit ini diharapkan mampu mendorong upaya lebih keras dalam
mencegah stunting di Kota Bandung, terutama di daerah yang memiliki potensi risiko tinggi. Semua pihak, mulai dari pemerintah, masyarakat, hingga keluarga, diharapkan dapat berperan aktif dalam menyukseskan program pencegahan stunting demi masa depan anak-anak yang lebih sehat,” ungkap Idham. (Rava/N-01)

BACA JUGA  Mamikos Perkuat Jejaring Bisnis Kos di Jawa Barat

Dimitry Ramadan

Related Posts

Kernet PO Bus Pariwisata Gasak Brankas saat Pesta Miras

SATRESKRIM Polresta Sidoarjo membekuk YH,34, pelaku pencurian dua brankas milik perusahaan otobus (PO) pariwisata DPW Purnama, Buduran, Sidoarjo. Ironisnya, pelaku adalah kernet bus perusahan tersebut. Ia beraksi saat rekan-rekannya lengah…

Commuter Line Dukung Mobilitas Aglomerasi Jawa Tengah

SEPANJANG 2025 jumlah pengguna jasa layanan transportasi Commuter Line mencapai 10,1 juta orang. Angka tersebut didominasi oleh pergerakan pekerja, pelajar, dan masyarakat umum yang setiap hari berpindah antar kabupaten dan…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Kernet PO Bus Pariwisata Gasak Brankas saat Pesta Miras

  • February 11, 2026
Kernet PO Bus Pariwisata Gasak Brankas saat Pesta Miras

Commuter Line Dukung Mobilitas Aglomerasi Jawa Tengah

  • February 11, 2026
Commuter Line Dukung Mobilitas Aglomerasi Jawa Tengah

Polisi Bekuk Komplotan Penipu yang Sasar Anak di Bawah Umur

  • February 11, 2026
Polisi Bekuk Komplotan Penipu yang Sasar Anak di Bawah Umur

UGM Buka Pendaftaran Mahasiswa Baru Jalur Afirmasi untuk Daerah 3T

  • February 11, 2026
UGM Buka Pendaftaran Mahasiswa Baru Jalur Afirmasi untuk Daerah 3T

65 Persen dari 1.566 Wisudawan UNY Tahun ini adalah Perempuan

  • February 11, 2026
65 Persen dari 1.566 Wisudawan UNY Tahun ini adalah Perempuan

Kadin Sidoarjo Tegaskan Posisi sebagai Mitra Strategis

  • February 11, 2026
Kadin Sidoarjo Tegaskan Posisi sebagai Mitra Strategis