Mobil Ambulans Gagal Isi BBM Bersubsidi Tidak Punya QR Code

SEBUAH mobil ambulans mengangkut jenasah tidak boleh mengisi BBM di SPBU Brigjen Sudiarto Semarang,Kamis (10/10)

Usut punya usut ternyata ambulans tidak memiliki QR code dan nomor polisi mati sehingga tak berhak mengisi Biosolar bersubsidi di SPBU 41.501.2.

“Ambulans tersebut tidak memiliki QR Code untuk pembelian Solar bersubsidi,” ungkap Area Manager Communication, Relations, & CSR Jawa Bagian Tengah PT Pertamina Patra Niaga, Brasto Galih Nugroho.

Ia mengemukakan bahwa mobil tersebut juga belum memperpanjang pajak nomor polisi kendaraan 5 tahunan.

“Pendaftaran QR code juga memerlukan nomor polisi yang hidup atau tidak mati,” kata Brasto Galih.

Sebab pendataan QR code sudah terhubung dengan Korps Lalu Lintas Kepolisian Negara Republik Indonesia,” lanjutnya.

BACA JUGA  Begini Loh, Cara Mendaftar QR Code Pertalite

Mobil Ambulans Gunakan QR Code Orang Lain

Ia menambahkan bahwa mobil ambulans tersebut awalnya berencana menggunakan QR Code mobil Chevrolet yang sedang antri di SPBU tersebut.

“Hal tersebut tidak diperbolehkan dan dibenarkan karena satu QR Code hanya berlaku untuk satu kendaraan,” kata Brasto.

Apabila masyarakat memiki kendaraan dengan nomor polisi mati bisa memperpanjang atau ganti nomor polisi di lokasi sudah disiapkan Polri.

“Kami senantiasa melakukan pengarahan termasuk petugas SPBU untuk selalu menjalankan Standar Operasional Prosedur saat melayani konsumen BBM bersubsidi,” katanya.

Ambulans merupakan jenis kendaraan layanan umum yang berhak menggunakan Biosolar bersubsidi sesuai Peraturan Presiden Nomor 191 Tahun 2014.

Namun Peraturan BPH Migas Nomor 6 Tahun 2013 dan SK BPH Migas Nomor 4 tahun 2020, penyaluran BBM bersubsidi harus memakai QR Code. (Htm/S-01)

BACA JUGA  Ini Cara Daftar Subsidi Tepat untuk Dapatkan QR Code Pertalite

Siswantini Suryandari

Related Posts

Kemensos Dorong Transformasi Puskesos Pemberdayaan Sosial di Sleman

KEMENTERIAN Sosial Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Pemberdayaan Sosial mendorong penguatan penyelenggaraan kesejahteraan sosial di Kabupaten Sleman melalui Transformasi Pusat Kesejahteraan Sosial (Puskesos) Pemberdayaan Sosial. Kalurahan Sumberejo, Kapanewon Tempel, dipilih…

Temui Sultan, Dirjen Imigrasi Paparkan Upaya Cegah TPPO dari Hulu

DIREKTORAT Jenderal Imigrasi memperkuat pencegahan dari hulu melalui 21 Desa Binaan Imigrasi dan Petugas Imigrasi Pembina Desa (PIMPASA). Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi DIY Yuni Santi Nurani mengatakan, 21…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Kemensos Dorong Transformasi Puskesos Pemberdayaan Sosial di Sleman

  • September 26, 2026
Kemensos Dorong Transformasi Puskesos Pemberdayaan Sosial di Sleman

Putra Presiden Pertama RI, Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia

  • September 26, 2026
Putra Presiden Pertama RI, Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia

Bekuk Singapura di Laga Perdana, Timnas Indonesia Tuntaskan Dendam

  • September 25, 2026
Bekuk Singapura di Laga Perdana, Timnas Indonesia Tuntaskan Dendam

Diduga ada Penyimpangan, Menteri Imipas Cek Lapas Cibinong

  • September 25, 2026
Diduga ada Penyimpangan, Menteri Imipas Cek Lapas Cibinong

Wapres Minta Kebutuhan Pengungsi Banjir Bandang Solok Dipenuhi

  • September 25, 2026
Wapres Minta Kebutuhan Pengungsi Banjir Bandang Solok  Dipenuhi

Temui Sultan, Dirjen Imigrasi Paparkan Upaya Cegah TPPO dari Hulu

  • September 25, 2026
Temui Sultan, Dirjen Imigrasi Paparkan Upaya Cegah TPPO dari Hulu