
KEMENTERIAN Sosial Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Pemberdayaan Sosial mendorong penguatan penyelenggaraan kesejahteraan sosial di Kabupaten Sleman melalui Transformasi Pusat Kesejahteraan Sosial (Puskesos) Pemberdayaan Sosial.
Kalurahan Sumberejo, Kapanewon Tempel, dipilih sebagai lokasi percontohan awal pelaksanaan transformasi tersebut.
Hal tersebut disampaikan Direktur Jenderal Pemberdayaan Sosial, Mira Riyati, saat bertemu dengan Bupati Sleman, Harda Kiswaya, di Ruang Rapat Bupati Sleman, Sabtu.
“Transformasi Puskesos Pemberdayaan Sosial diarahkan untuk memperkuat peran Puskesos sebagai simpul layanan kesejahteraan sosial sekaligus pusat pemberdayaan masyarakat.”
“Penguatan dilakukan melalui proses identifikasi dan profiling masyarakat, fasilitasi layanan dan rujukan, pengembangan potensi masyarakat, pendampingan, hingga penguatan kemandirian masyarakat,” kata Mira.
Bersinergi

Untuk mendukung keberhasilan pelaksanaan program tersebut, Kementerian Sosial mengharapkan sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Sleman.
Salah satu di antaranya melalui koordinasi dengan perangkat daerah dan Pemerintah Kalurahan Sumberejo, dukungan terhadap pelaksanaan uji coba, serta sinergi program pemberdayaan sosial dengan berbagai program daerah yang relevan.
“Dengan transformasi ini, Puskesos diharapkan tidak hanya berfungsi sebagai titik layanan sosial, tetapi juga berkembang menjadi simpul yang menghubungkan berbagai layanan kesejahteraan sosial sekaligus mendorong masyarakat untuk semakin berdaya dan mandiri,” tambah Dirjen Pemberdayaan Sosial.
Dukung penuh
Bupati Sleman, Harda Kiswaya menyambut baik rencana pelaksanaan Transformasi Puskesos Pemberdayaan Sosial di Kabupaten Sleman. Bupati Harda mendukung penguatan layanan kesejahteraan sosial yang dilakukan secara terpadu dan berbasis pemberdayaan masyarakat.
“Program ini sejalan dengan komitmen Pemerintah Kabupaten Sleman dalam menghadirkan pelayanan sosial yang lebih dekat dengan masyarakat, sekaligus mendorong masyarakat agar semakin berdaya dan mandiri,” jelas Harda.
Terkait terpilihnya Kalurahan Sumberejo sebagai lokasi percontohan, Bupati berharap program tersebut dapat berjalan optimal dan menjadi bagian dari pengembangan model layanan kesejahteraan sosial yang dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Semoga dengan dipilihnya Sumberejo sebagai lokasi percontohan ini dapat memberikan manfaat yang luas, tidak hanya bagi Kabupaten Sleman, semoga juga hingga tingkat nasional,” pungkasnya. (AGT/M-01)






