BPBD Kulonprogo Ajukan Perpanjangan Darurat Kekeringan

BADAN  Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kulonprogo mengajukan usulan perpanjangan masa tanggap darurat kekeringan.

Penyebabnya permintaan dropping air bersih di beberapa wilayah Kabupaten Kulonprogo masih tinggi kendati sudah diguyur hujan.

“Perpanjangan ini berlaku dari tanggal 1 Oktober hingga 31 Oktober 2024 atau perpanjangan selama satu bulan,” kata Kepala BPBD Kabupaten Kulonprogo Taufik Prihadi di Wates, Kulonorogo, Rabu (9/10)

Menurut Taufik usulan itu sudah disampaikan ke Pjs Bupati Kulonprogo Srie Nurkatsiwi dan menunggu mendapat persetujuan.

Pjs Bupati Kulonorogo itu masih mendalami dan mempelajari usulan tersebut. “Kalau masih dibutuhkan, tentu akan segera saya perpanjang,” katanya.

Dia menjelaskan usulan tersebut sudah dilandasi dengan evaluasi terkini terkait kondisi di wilayah Kabupaten Kulonprogo.

BACA JUGA  38 Desa di Sragen Berpotensi Alami Krisis Air Bersih pada Kemarau Tahun ini

“Dan fakta masih adanya permintaan dropping air bersih dari masyarakat,” kata Taufik.

Permintaan dropping tersebar di beberapa titik di tujuh kecamatan (kapanewon) dari 12 kapanewon yang ada di Kulonprogo. Dengan warga yang terdampak sebanyak 4.084 jiwa atau 1.209 KK.

Ketujuh kapanewon atau kecamatan yang masih memerlukan dropping air bersih antara lain Samigaluh, Girimulyo, Kalibawang, Nanggulan, Kokap, Panjatan dan Pengasih.

Terutama berada di kawasan perbukitan Menoreh.

Hingga saat ini BPBD Kabupaten Kulonprogo sudah menyalurkan sekurangnya 262 tangki air bersih yang tiap-tiap tangki berisi 5.000 liter.

Dengan perpanjangan masa tanggap darurat kekeringan, BPBD akan mudah mengakses pos Belanja Tidak Terduga di APBD untuk bencana kekeringan.

BACA JUGA  30 Kabupaten/Kota di Jawa Tengah Siaga Darurat Kekeringan

Menurut Taufik pencairannya dapat menyesuaikan dengan kebutuhan masyarakat. (AGT/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

Himpitan Ekonomi dan Sengketa Hak Asuh Anak, WN India Bundir di Kantor Imigrasi Surabaya

SATUAN Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Sidoarjo membeberkan hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan pemeriksaan medis terhadap jenazah SN, 38, warga negara India yang ditemukan tewas di ruang detensi Kantor…

Personel Satsamapta Polres Cianjur Bantu Perempuan yang Hendak Melahirkan

PERSONEL Patroli Jago Presisi Satuan Samapta Polres Cianjur, Jawa Barat, membantu seorang perempuan yang mengalami kontraksi karena hendak melahirkan. Ibu rumah tangga itu kemudian segera dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Digunduli Persebaya 0-7, Semen Padang Semakin Terbenam

  • May 15, 2026
Digunduli Persebaya 0-7, Semen Padang Semakin Terbenam

Himpitan Ekonomi dan Sengketa Hak Asuh Anak, WN India Bundir di Kantor Imigrasi Surabaya

  • May 15, 2026
Himpitan Ekonomi dan Sengketa Hak Asuh Anak, WN India Bundir di Kantor Imigrasi Surabaya

Tim UNY Olah Buah Maja Berenuk Jadi Produk Herbal

  • May 15, 2026
Tim UNY Olah Buah Maja Berenuk Jadi Produk Herbal

Imigrasi Yogyakarta Gagalkan Keberangkatan 3 Calon Haji Nonprosedural

  • May 15, 2026
Imigrasi Yogyakarta Gagalkan Keberangkatan 3 Calon Haji Nonprosedural

Wamen Haji: Jemaah Dibebaskan Pilih Lokasi Potong Dam

  • May 15, 2026
Wamen Haji: Jemaah Dibebaskan Pilih Lokasi Potong Dam

Personel Satsamapta Polres Cianjur Bantu Perempuan yang Hendak Melahirkan

  • May 15, 2026
Personel Satsamapta Polres Cianjur Bantu Perempuan yang Hendak Melahirkan