Hong Kong akan Perkuat Kerjasama Ekonomi di Jateng

HONG KONG Productivity Council (HKPC) dan Federation of Hong Kong Industries (FHKI) siap perkuat kerjasama ekonomi di Jawa Tengah.

Sebanyak 25 orang delegasi pengurus asosiasi industri kamar dagang dari Hong Kong itu diterima oleh Setda Jawa Tengah, Sumarno di Kantor Setda Provinsi Jateng, Rabu, (9/10).

Merela membahas banyak hal di antaranya tentang penguatan kerja sama yang telah terjalin dan potensi investasi lainnya.

“Saya senang mendengarkan perkembangan yang ada di Jateng. Selain itu, Jawa Tengah mempunyai kekuatan bagus dan bisa kita kolaborasikan bersama,” kata Wakil Ketua FHKI, Jackie Ng usai pertemuan.

Tujuan kunjungan Delegasi Hong Kong ke Pemprov Jateng untuk mempelajari berbagai kemungkinan kerja sama di berbagai wilayah di Indonesia, termasuk Provinsi Jateng.

BACA JUGA  Kebakaran Besar Hong Kong: 44 Tewas, 279 Hilang

Pihaknya juga ingin menghubungkan anggota FHKI yang sudah berinvestasi di Indonesia dengan pemerintah daerah setempat.

Serta organisasi lokal sehingga semakin memperkuat hubungan kerja sama dan perkembangan usaha.

“Kami yakin bahwa perusahaan kami akan berinvestasi di Indonesia dengan membawa teknologi terbaru, seperti di perusahaan tekstil,” jelasnya.

Sekda Jateng Sumarno menyambut baik kunjungan itu. Hingga semenster pertama 2024, Hongkong menduduki posisi penanam modal asing keempat terbesar di Jateng dengan total nilai investasi mencapai Rp14,9 triliun.

“Pemprov Jateng juga sangat berkomitmen untuk memfasilitasi semua investor agar bisa masuk di Jateng,” kata dia.

Sumarno mengatakan Jawa Tengah punya iklim investasi yang bagus serta sumber daya manusia yang memadai.

BACA JUGA  Korban Tewas Kebakaran Terburuk di Hong Kong Capai 159 Orang

Keunggulan investasi di provinsi ini di antaranya posisi secara geografis Jateng berada di tengah Pulau Jawa.

Kondusivitas wilayah terjaga dengan baik, pengembangan beberapa pelabuhan di kawasan industri, serta upah pekerja sangat kompetitif dibanding provinsi sekitarnya.

Ia pun mengapresiasi pengusaha Hongkong yang telah berinvestasi di Jateng. Mereka lebih banyak di industri tekstil, garmen, dan berbahan dasar kulit seperti tas dan sebagainya.

Jawa Tengah juga masih membutuhkan adanya adanya industri padat karya untuk membuka lapangan pekerjaan dan mengurangi pengangguran. (Htm/S-01).

BACA JUGA  Desain Busana SMKN 1 Buduran Tampil di Fesyen Hong Kong

Siswantini Suryandari

Related Posts

Dukung Eliminasi TB, Biddokkes Polda Jateng Gelar Skrining TB Paru Gratis

BIDDOKKES Polda Jawa Tengah menggelar layanan skrining dan tracing Tuberkulosis (TB) Paru gratis dalam kegiatan Bakti Indonesia IV ‘Sinergi untuk Mewujudkan Indonesia Sehat’ di Klenteng Agung Sam Poo Kong, Semarang,…

Pasokan Menurun, Harga Daging Sapi di Sidoarjo Melonjak

HARGA daging sapi di sejumlah pasar tradisional Kabupaten Sidoarjo melonjak hingga Rp130 ribu per kilogram dalam sebulan terakhir. Kenaikan harga ini dipicu oleh menyusutnya pasokan sapi ke Tempat Pemotongan Hewan…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Redam Persib, Persebaya Juara Baru Piala Presiden

  • August 7, 2026
Redam Persib, Persebaya Juara Baru Piala Presiden

STY Puas Persija Rebut Posisi Ketiga Piala Presiden

  • August 6, 2026
STY Puas Persija Rebut Posisi Ketiga Piala Presiden

Kepala SPPG Jayapura Resmi Dicopot usai Insiden Keracunan Menu MBG

  • August 6, 2026
Kepala SPPG Jayapura Resmi Dicopot usai Insiden Keracunan Menu MBG

Menkes Minta para Nakes Lebih Punya Rasa Empati pada Pasien

  • August 6, 2026
Menkes Minta para Nakes Lebih Punya Rasa Empati pada Pasien

Polda DIY Sita Lebih dari 13 Ribu Botol Miras Ilegal dan Oplosan

  • August 6, 2026
Polda DIY Sita Lebih dari 13 Ribu Botol Miras Ilegal dan Oplosan

Dukung Eliminasi TB, Biddokkes Polda Jateng Gelar Skrining TB Paru Gratis

  • August 6, 2026
Dukung Eliminasi TB, Biddokkes Polda Jateng Gelar Skrining TB Paru Gratis