Hong Kong akan Perkuat Kerjasama Ekonomi di Jateng

HONG KONG Productivity Council (HKPC) dan Federation of Hong Kong Industries (FHKI) siap perkuat kerjasama ekonomi di Jawa Tengah.

Sebanyak 25 orang delegasi pengurus asosiasi industri kamar dagang dari Hong Kong itu diterima oleh Setda Jawa Tengah, Sumarno di Kantor Setda Provinsi Jateng, Rabu, (9/10).

Merela membahas banyak hal di antaranya tentang penguatan kerja sama yang telah terjalin dan potensi investasi lainnya.

“Saya senang mendengarkan perkembangan yang ada di Jateng. Selain itu, Jawa Tengah mempunyai kekuatan bagus dan bisa kita kolaborasikan bersama,” kata Wakil Ketua FHKI, Jackie Ng usai pertemuan.

Tujuan kunjungan Delegasi Hong Kong ke Pemprov Jateng untuk mempelajari berbagai kemungkinan kerja sama di berbagai wilayah di Indonesia, termasuk Provinsi Jateng.

BACA JUGA  Korban Tewas Kebakaran Terburuk di Hong Kong Capai 159 Orang

Pihaknya juga ingin menghubungkan anggota FHKI yang sudah berinvestasi di Indonesia dengan pemerintah daerah setempat.

Serta organisasi lokal sehingga semakin memperkuat hubungan kerja sama dan perkembangan usaha.

“Kami yakin bahwa perusahaan kami akan berinvestasi di Indonesia dengan membawa teknologi terbaru, seperti di perusahaan tekstil,” jelasnya.

Sekda Jateng Sumarno menyambut baik kunjungan itu. Hingga semenster pertama 2024, Hongkong menduduki posisi penanam modal asing keempat terbesar di Jateng dengan total nilai investasi mencapai Rp14,9 triliun.

“Pemprov Jateng juga sangat berkomitmen untuk memfasilitasi semua investor agar bisa masuk di Jateng,” kata dia.

Sumarno mengatakan Jawa Tengah punya iklim investasi yang bagus serta sumber daya manusia yang memadai.

BACA JUGA  Tren Kekerasan Terhadap Anak dan Perempuan di Jateng Turun

Keunggulan investasi di provinsi ini di antaranya posisi secara geografis Jateng berada di tengah Pulau Jawa.

Kondusivitas wilayah terjaga dengan baik, pengembangan beberapa pelabuhan di kawasan industri, serta upah pekerja sangat kompetitif dibanding provinsi sekitarnya.

Ia pun mengapresiasi pengusaha Hongkong yang telah berinvestasi di Jateng. Mereka lebih banyak di industri tekstil, garmen, dan berbahan dasar kulit seperti tas dan sebagainya.

Jawa Tengah juga masih membutuhkan adanya adanya industri padat karya untuk membuka lapangan pekerjaan dan mengurangi pengangguran. (Htm/S-01).

BACA JUGA  Presiden Berharap Jalan Tol Dorong Ekonomi Sumatra

Siswantini Suryandari

Related Posts

Pemain Bergabung di Jakarta, Timnas Siap Berkiprah di FIFA ASEAN Cup 2026

Sebanyak 14 pemain telah bergabung di Jakarta untuk mengikuti persiapan Timnas Indonesia menuju FIFA ASEAN Cup 2026. Mereka adalah Luke Vickery, Mitchell Baker, Maarten Paes, Thom Haye, Ragnar Oratmangoen, Jordi…

Antusiasme Skuad Garuda Jelang FIFA ASEAN Cup 2026

Antusiasme menyambut FIFA ASEAN Cup 2026 mulai dirasakan para pemain Timnas Indonesia. Bagi Luke Vickery, turnamen ini memiliki makna khusus karena menjadi pengalaman pertamanya memperkuat skuad Garuda di ajang internasional…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Pemain Bergabung di Jakarta, Timnas Siap Berkiprah di FIFA ASEAN Cup 2026

  • September 21, 2026
Pemain Bergabung di Jakarta, Timnas  Siap Berkiprah di FIFA ASEAN Cup 2026

Gasak Vietnam 3-0, Timnas Voli Putri Selangkah Menuju Posisi Kelima

  • September 21, 2026
Gasak Vietnam 3-0, Timnas Voli Putri Selangkah Menuju Posisi Kelima

Antusiasme Skuad Garuda Jelang FIFA ASEAN Cup 2026

  • September 21, 2026
Antusiasme Skuad Garuda Jelang FIFA ASEAN Cup 2026

UIN Sunan Kalijaga Gelar Pameran Arsip

  • September 21, 2026
UIN Sunan Kalijaga Gelar Pameran Arsip

Dean James Antusias Menuju FIFA ASEAN Cup, Akhirnya Bela Timnas Indonesia Lagi

  • September 21, 2026
Dean James Antusias Menuju FIFA ASEAN Cup, Akhirnya Bela Timnas Indonesia Lagi

Navigasi Robotik Dorong Presisi Bedah Tulang Belakang

  • September 21, 2026
Navigasi Robotik Dorong Presisi Bedah Tulang Belakang