Polresta Bandung Pastikan Rumah Warga Korban Gempa Aman

UNTUK memastikan keamanan rumah-rumah warga yang mengungi akibat terdampak gempa bumi berkekuatan 5.0 Magnitudo, Polresta Bandung menggelar patroli malam.

Patroli dilakukan petugas dengan berjalan kaki, di kawasan terdampak, terutama Kecamatan Kertasari yang menjadi area paling parah terkena dampak gempa.

Kabag Ops Polresta Bandung, Kompol Sungkowo Kamis (19/9) menjelaskan patroli ini merupakan langkah preventif, untuk mencegah tindak pidana
pencurian.

“Kami memeriksa satu per satu rumah warga yang ditinggal mengungsi, untuk memastikan keamanannya,” terangnya.

Menurut Sungkowo, patroli malam ini juga disertai imbauan kepada warga agar segera melapor jika ada indikasi pencurian. Ini upaya yang dilakukan untuk memberikan rasa aman kepada warga yang sedang dalam masa sulit.

“Selain melakukan patroli, petugas juga memberikan pelayanan kesehatan kepada warga yang membutuhkan, dengan bantuan dari Dokkes Polda Jabar. Kami menemukan beberapa warga yang sakit di tenda pengungsian dan langsung melakukan pemeriksaan,” tutur Sungkowo.

BACA JUGA  Polisi Tangkap Pencuri Tabung Gas Melon

Pantau situasi

Pihak kepolisian lanjut Sungkowo, berkomitmen untuk terus memantau situasi dan memberikan bantuan yang diperlukan kepada masyarakat. Warga juga diimbau untuk tetap berkoordinasi dengan pihak berwenang dan tentunya harus juga mengutamakan keselamatan.

Sementara itu Bupati Kabupaten Bandung Dadang Supriatna kembali mendatangi RSUD Bedas di Kecamatan Kertasari, untuk menjenguk dan memberikan support kepada para korban gempa yang mendapat perawatan medis.

“Saya langsung turun karena ingin memastikan kondisi masyarakat yang terdampak gempa. Saya ingin memberikan dukungan moril dan memastikan bahwa pemerintah hadir untuk membantu mereka,” ungkap Dadang.

Dadang menambahkan, terdapat enam desa yang terdampak gempa bumi di Kecamatan Kertasari yakni Desa Cibeureum, Tarumajaya, Cikembang, Cihawuk, Resmitinggal dan Desa Sukapura. Setidaknya 6.000-an rumah warga dan bangunan seperti sekolah, puskesmas dan perkantoran rusak di enam desa tersebut.
“Berdasarkan hasil pendataan sementara, kerusakan paling parah terjadi di Desa Cibeureum. Di desa ini setidaknya 1.400-an rumah yang rusak. Hasil pemantauan di lapangan alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Namun ada 23 orang yang mengalami luka-luka. Enam orang masih dirawat dan yang lainnya sudah pulang,” katanya.G

BACA JUGA  Warga di 7 Prefektur di Jepang Diminta Waspada Potensi Gempa Megathrust

Waspada gempa susulan

Dadang juga sempat berkeliling meninjau langsung ribuan rumah warga yang mengalami kerusakan, baik rusak berat, sedang dan rusak ringan yang tersebar di sejumlah desa. Ia meminta warga yang rumahnya rusak agar mengungsi sementara di tenda pengungsian yang telah disiapkan.

“Saya menghimbau warga untuk sementara waktu tidak dulu kembali ke rumah, karena gempa susulan masih sering terjadi. Kami akan membangun tenda-tenda pengungsian sementara untuk menampung warga,” imbuh Dadang.

Ia juga  menginstruksikan Dinas Sosial (Dinsos) dan BPBD untuk menyiapkan dapur umum, guna menjamin kebutuhan makanan dan minuman masyarakat yang mengungsi. (Rava/N-01)

BACA JUGA  Jadi Tersangka, 3 P3K Pemadam Kebakaran Sleman Terancam Sanksi

Dimitry Ramadan

Related Posts

Pencarian Lansia Hilang di Hutan Selorejo belum juga Berhasil

TIM SAR Gabungan belum juga berhasil menemukan lansia yang dilaporkan hilang di kawasan Hutan Selorejo, Kalurahan Sodo, Kapanewon Paliyan, Kabupaten Gunungkidul hingga Jumat (26/6). Kepala Kantor SAR Yogyakarta, Rio Banupanitis,…

Lantik 23 Pejabat, Bupati Taput Ingatkan Soal Tanggung Jawab

BUPATI Tapanuli Utara, Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si., M.Si., melantik 23 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara (Jumat, 26/6//2026). Pelantikan dilaksanakan saat kunjungan kerja di Lapangan Sepakbola Desa…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Gebuk India, Timnas Voli Indonesia Melenggang ke Final AVC Cup

  • June 28, 2026
Gebuk India, Timnas Voli Indonesia Melenggang ke Final AVC Cup

AS dan Iran Kembali Saling Serang meski Sudah Berdamai

  • June 27, 2026
AS dan Iran Kembali Saling Serang meski Sudah Berdamai

TNI AL Kirim Personel ke Italia untuk Jadi Awak Kapal Induk Garibaldi

  • June 27, 2026
TNI AL Kirim Personel ke Italia untuk Jadi Awak Kapal Induk Garibaldi

Belgia dan Mesir Lolos, Iran Tunggu Antrean, Selandia Baru Nangis di Pojokan

  • June 27, 2026
Belgia dan Mesir Lolos, Iran Tunggu Antrean, Selandia Baru Nangis di Pojokan

Tanjung Verde Cetak Sejarah, Spanyol Bikin Uruguay Merana

  • June 27, 2026
Tanjung Verde Cetak Sejarah, Spanyol Bikin Uruguay Merana

Sederet Tokoh Bangsa Dapat Penghargaan HPN Awards

  • June 27, 2026
Sederet Tokoh Bangsa Dapat Penghargaan HPN Awards