Waspadai Potensi Kerawanan Pilkada Serentak di Jawa Tengah

Pj GUBERNUR Jawa Tengah, Nana Sudjana meminta semua stakeholder untuk mewaspadai potensi-potensi kerawanan pada Pilkada Serentak 2024.

Hal itu disampaikan Nana saat  memimpin langsung Apel Gelar Pasukan Mantap Praja Candi di Lapangan Parade Kodam IV/ Diponegoro, Semarang, Senin (26/8).

Dijelaskan Nana, sejumlah tahapan Pilkada Serentak 2024 masuk di musim penghujan. Mulai dari tahapan kampanye, hari tenang, maupun pemungutan suara pada 24 November 2024.

“Maka potensi kerawanan yang timbul karena kondisi alam harus diwaspadai,” kata dia.

Pun demikian, lanjut dia, potensi kerawanan yang disebabkan oleh ulah manusia juga perlu diwaspdai.

Sejumlah kerawanan itu diantaranya pengerahan massa, polarisasi karena perbedaan pilihan, penyebaran berita hoax, kampanye hitam, dan politik uang. Potensi-potensi itu perlu dipetakan dengan baik.

BACA JUGA  Proses Coklit di Kabupaten Sidoarjo sudah 97,5 Persen

“Kita harapkan bahwa melalui operasi Mantap Praja, potensi-potensi kerawanan ini sudah kita antisipasi,” ujarnya.

Untuk mengantisipasi potensi-potensi kerawanan yang ada, Nana akan berkolaborasi antar Forkopimda, penyelenggara pemilu (KPU dan Bawaslu), tokoh agama, dan tokoh masyarakat.

Salah satu antisipasi yang dilakukan melalui pemberian pendidikan politik kepada masyarakat.

Nana menyebutkan, jumlah personel yang dilibatkan dalam pelaksanaan Operasi Mantap Praja ini cukup besar.

Rinciannya 24.340 personel dari Polda Jawa Tengah, 3.100 personel dari Kodam IV/ Diponegoro, 113.622 personel dari Satlinmas, dan 5.900 dari Satpol PP kabupaten/ kota.

Operasi ini akan berlangsung sejak 27 Agustus 2024 hingga pelantikan pasangan calon terpilih.

Nana juga menekankan agar petugas memberi pengawalan dan pengamanan yang persuasif dan humanis. Ia juga mengimbau kepada masyarakat untuk turut menciptakan situasi kondusif.

BACA JUGA  KPU Tetapkan Syarat Minimal Usia Calon Kepala Daerah 30 Tahun

Pada kesempatan itu ia juga mengingatkan kepada TNI, Polri, dan ASN untuk tetap menjaga netralitas dan soliditas. (Htm/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

Perjalanan Commuter Line Yogyakarta-Palur Ditambah

MENGANTISIPASI lonjakan penumpang pada libur panjang Tahun Baru Imlek, KAI Commuter Wilayah VI Yogyakarta menambah frekuensi perjalanan Commuter Line Yogyakarta-Palur menjadi 31 perjalanan per hari. Penambahan ini berlaku mulai Sabtu…

Wali Kota: Keberagaman Jadi Nadi Kehidupan Kota Semarang

KOTA Semarang dinilai telah mencapai kematangan sosial, ketika keberagaman menjadi nadi kehidupan yang memastikan seluruh warga dapat tumbuh dan sejahtera bersama. Hal tersebut disampaikan Wali Kota Agustina Wilujeng saat menghadiri…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Gilas Semen Padang, Arema belum Beringsut dari Papan Tengah

  • February 15, 2026
Gilas Semen Padang, Arema belum Beringsut dari Papan Tengah

Hantam Popsivo, JPE Mantap Pimpin Klasemen Proliga

  • February 15, 2026
Hantam Popsivo, JPE Mantap Pimpin Klasemen Proliga

Beautifikasi Jelang Ramadan, Dinsos Kota Bandung Jangkau 79 PPKS

  • February 15, 2026
Beautifikasi Jelang Ramadan, Dinsos Kota Bandung Jangkau 79 PPKS

Pasar Imlek Semawis Jadi Simbol Toleransi dan Penggerak Ekonomi Jateng

  • February 15, 2026
Pasar Imlek Semawis Jadi Simbol Toleransi dan Penggerak Ekonomi Jateng

Sikat Brighton, Liverpool Maju ke Babak Kelima Piala FA

  • February 15, 2026
Sikat Brighton,  Liverpool Maju ke Babak Kelima Piala FA

Gibran Tinjau Lokasi Tanah Gerak di Semarang, Pastikan Relokasi Warga Disiapkan

  • February 15, 2026
Gibran Tinjau Lokasi Tanah Gerak di Semarang, Pastikan Relokasi Warga Disiapkan