
ATLET panahan putri Indonesia Diananda Choirunisa mencetak sejarah dengan mencapai semifinal Kejuaraan Panahan Dunia 2025 di Gwangju, Korea Selatan, akhir pekan lalu.
Atlet panahan putri berusia 28 tahun itu, gagal meraih medali setelah kalah di semifinal dan perebutan medali perunggu.
Diananda takluk Zhu Jingyi dengan skor 4-6. Sedangkan di perebutan medali perunggu, atlet panahan putri asal Jawa Timur itu harus mengakui keunggulan mantan juara dunia dan peringkat satu dunia, An San dengan skor 4-6.
Seperti dilansir situs resmi Federasi Panahan Dunia, Diananda lolos ke babak aduan setelah menuntaskan pertandingan kualifikasi dengan baik.
Diananda taklukkan lima lawan untuk membuat torehan bersejarah dengan menjejak semifinal. Capaian terbaik atlet panahan putri yang kini menempati unggulan 27, yakni 8 besar Olimpiade Paris 2024, dan akhirnya finis di peringkat lima.
Diananda memastikan tempat di semifinal setelah mengalahkan andalan tua rumah Korsel, Lim Sih-yeon dengan skor 6-4.
Di babak aduan 8 besar, dengan melepaskan tiga anak panah itu berlangsung dramatis. Lim Sih-yeon membuka dengan skor 10 dan 9. Diananda di dua anak panah ini membukukan bidikan 9 dan 9 poin.
Bidikan terakhir Lim Sih-yeon menancap di nilai 9, sehingga total 28 poin. Diananda di anak panah ketiga membukukan 10 poin. Dan setelah dilakuka pengecekan, Diananda dinyatakan menang dan melaju ke semifinal.
Sebelumnya di babak aduan nomor recurve, Diananda menyisihkan lima lawan tangguh.
Di babak pertama, Diananda menang telak 7-1 atas atlet Georgia, Salome Kharshiladse. Menang dengan skor sama (7-1) atas Kasandra Berzan (Rumania) di babak kedua.
Sedangkan dua lawan lagi yang dikalahkan Diananda, yakni Deepika Kumari asal India (6-4), serta Casey Kaufhold dari AS (6-4).
Lewat keberhasilan menempati posisi empat di Kejuaraan Panahan Dunia 2025, Diananda bakal menjadi andalan yang bisa mendulang emas pada SEA Games 2025 di Thailand, akhir tahun ini. (W-01)







