Pemalang Kondusif Usai Bentrokan Dua Kelompok Ormas

Situasi keamanan di Desa Pegundan, Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang telah berangsur kondusif pascabentrok ormas pada Rabu (23/7) malam saat pengajian Safari Dakwah oleh Habib Muhammad Rizieq Shihab.

Kapolres Pemalang AKBP Eko Sunaryo menyatakan bahwa pengamanan kegiatan telah dilakukan sejak awal oleh 675 personel gabungan dari Polri, TNI, dan unsur terkait. Pengajian berlangsung sejak pukul 15.00 WIB hingga Kamis dini hari pukul 03.45 WIB.

Sebelum acara, Polres Pemalang bersama Pemkab, Kodim 0711, dan ormas terkait telah menggelar sejumlah rapat koordinasi, termasuk Rapat Cipta Kondisi yang menghasilkan kesepakatan menjaga ketertiban dan menghindari provokasi.

Namun sekitar pukul 23.00 hingga 23.30 WIB, terjadi bentrok antara massa Front Persaudaraan Islam (FPI) dan Perjuangan Walisongo Indonesia Laskar Sabilillah (PWI LS), sekitar 50 meter dari panggung utama. Insiden tersebut menyebabkan sejumlah korban luka dari kedua belah pihak serta aparat kepolisian.

BACA JUGA  Gubernur Jateng Tinjau Penanganan Banjir dan Longsor Pemalang

Data sementara mencatat 4 anggota Polri terluka, dua di antaranya dirawat di RS Siaga Medika. Sementara dari PWI LS terdapat 9 korban luka, dan dari FPI dua orang mengalami luka di bagian kepala. Bupati Pemalang akan memfasilitasi biaya pengobatan para korban.

Meski sempat terjadi bentrok, pengajian tetap berlangsung hingga selesai pukul 01.00 WIB dengan pengamanan aparat. Polisi telah melakukan evakuasi dan sedang menyelidiki dugaan provokasi serta mengidentifikasi pihak-pihak yang terlibat.

“Situasi saat ini sudah terkendali. Kami tetap siaga dan mengimbau para pimpinan FPI maupun PWI LS untuk menahan diri dan menenangkan anggotanya,” ujar AKBP Eko Sunaryo, Kamis (24/7).

Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol. Artanto juga mengingatkan masyarakat agar menjadikan insiden ini sebagai pelajaran penting.

BACA JUGA  Polda Metro Jaya Ajak Masyarakat Bantu Cegah Tawuran dan Begal

“Jaga kedamaian, jangan mudah terprovokasi. Polri siap menjaga keamanan, tetapi kedamaian hanya bisa terwujud jika masyarakat ikut menjaga ketertiban bersama,” ujarnya. (Htm/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

Peringati Hari Batik Nasional, para Siswa Belajar Membatik

SEBANYAK 429 siswa MTs Progresif Bumi Sholawat membatik bersama di Lippo Plaza Sidoarjo. Kegiatan outdoor learning ini digelar untuk menyambut Hari Batik Nasional yang jatuh pada 2 Oktober mendatang. Para…

Polsek Depok Timur Tangkap Remaja yang Bawa Senjata Tajam

POLSEK Depok Timur, Sleman menangkap seorang laki-laki berinisial ZK, 18 tahun yang membawa senjata tajam berupa clurit. Kasi Humas Polresta Sleman, Iptu Argo Anggoro menjelaskan penangkapan itu bermula dari petugas…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Peringati Hari Batik Nasional, para Siswa Belajar Membatik

  • September 29, 2026
Peringati Hari Batik Nasional, para Siswa Belajar Membatik

Rektor UIN Sunan Kalijaga Dorong Integrasi-Interkoneksi Keilmuan

  • September 29, 2026
Rektor UIN Sunan Kalijaga Dorong Integrasi-Interkoneksi Keilmuan

Polsek Depok Timur Tangkap Remaja yang Bawa Senjata Tajam

  • September 29, 2026
Polsek Depok Timur Tangkap Remaja yang Bawa Senjata Tajam

John Herdman hingga Maarten Paes Acungi Jempol, Skuad Garuda Unjuk Jiwa Petarung di FIFA ASEAN Cup 2026

  • September 29, 2026
John Herdman hingga  Maarten Paes Acungi Jempol,  Skuad Garuda Unjuk Jiwa Petarung di FIFA ASEAN Cup 2026

Imbang 0-0 Lawan Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026, Kapten Kevin Diks Minta Perjuangan Skuad Garuda Berlaga dengan 10 Pemain Dihargai

  • September 29, 2026
Imbang 0-0 Lawan Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026, Kapten Kevin Diks Minta Perjuangan Skuad Garuda Berlaga dengan 10 Pemain Dihargai

Sepuluh Pemain Timnas Indonesia Imbangi Malaysia

  • September 28, 2026
Sepuluh Pemain Timnas Indonesia Imbangi Malaysia