Kenali Anoreksia Pada Remaja, Diet Salah Mematikan

  • Blog
  • June 19, 2025
  • 0 Comments

SEORANG remaja putri berusia 18 tahun di India meninggal dunia akibat anoreksia. Ia mengalami kelaparan parah setelah menjalani diet air ekstrem selama berbulan-bulan berdasarkan video yang ditontonnya di YouTube.

Dokter Nagesh Prabhu, yang menangani remaja tersebut menyatakan bahwa ia mengidap anoreksia berawal dari berat badannya yang terus naik.

Kemudian remaja itu melakukan diet ekstrem belajar dari sebuah YouTube yang ia tonton, untuk menurunkan berat badannya. Diet ekstrem yang dilakukan menyebabkan gangguan makan yang mengancam jiwanya

Apa Itu Anoreksia?

Anoreksia adalah gangguan makan sekaligus kondisi mental di mana seseorang memiliki keyakinan keliru bahwa dirinya kelebihan berat badan, meskipun sebenarnya sudah kurus atau memiliki berat badan normal. Gangguan ini dapat disebabkan oleh kombinasi berbagai faktor, seperti genetik, stres, trauma, tekanan teman sebaya, perundungan, kritik terhadap bentuk tubuh, hingga kepribadian obsesif-kompulsif.

BACA JUGA  Alami Masalah Mental, WNA Asal AS Lukai Dirinya dengan Pisau

Meskipun dapat terjadi pada semua usia, remaja merupakan kelompok yang lebih rentan karena dipengaruhi tekanan sosial, stres, dan perubahan tubuh yang dialami selama masa pubertas.

Tanda-Tanda

Gejala anoreksia dapat muncul secara fisik, emosional, dan perilaku. Tanda fisik meliputi penurunan berat badan ekstrem, kelelahan, pusing, sembelit, dan merasa dingin secara tidak wajar. Penderita juga bisa mengalami pembengkakan pada tangan atau kaki, nyeri perut, dan gangguan tidur.

Secara perilaku, penderita cenderung berolahraga berlebihan, sangat takut naik berat badan, dan terlalu fokus pada penampilan — seperti sering bercermin atau mengenakan pakaian berlapis untuk menyembunyikan tubuh. Secara emosional, mereka bisa menunjukkan iritabilitas, perubahan suasana hati, dan menarik diri dari lingkungan sosial.

BACA JUGA  Alami Masalah Mental, WNA Asal AS Lukai Dirinya dengan Pisau

Dalam kasus yang parah, diet ekstrem bisa menyebabkan gejala malnutrisi seperti gigi aus atau luka pada tangan akibat memaksa muntah. Konsentrasi menurun, suasana hati memburuk, kecemasan meningkat, serta risiko patah tulang atau penurunan massa tulang juga dapat terjadi.

Komplikasi

Karena malnutrisi memengaruhi fungsi otak, penderita anoreksia sering kali tidak menyadari bahwa mereka butuh pengobatan atau bahkan menolak untuk menjalani perawatan. Bila tidak ditangani, anoreksia dapat menyebabkan anemia, gangguan jantung dan ginjal, tekanan darah rendah, kerusakan otak, kegagalan organ, hingga kematian.

Setiap tahunnya, gangguan makan menyebabkan lebih dari 10.200 kematian di Amerika Serikat, dan diperkirakan 24% kematian akibat anoreksia disebabkan oleh bunuh diri. Risiko kematian bagi remaja pengidap anoreksia disebut 12 kali lebih tinggi dibandingkan teman sebayanya yang sehat. (Medical Daily/S-01)

BACA JUGA  Alami Masalah Mental, WNA Asal AS Lukai Dirinya dengan Pisau

Siswantini Suryandari

Related Posts

Gemilang di Kancah Dunia: SD Islam PB Soedirman Torehkan Prestasi Internasional di SEJATI IACF

PRESTASI membanggakan kembali ditorehkan oleh SD Islam PB Soedirman dalam ajang internasional SEJATI International Art and Culture Festival (IACF) yang diselenggarakan di Malaysia. Keikutsertaan siswa-siswi dalam festival seni dan budaya…

Hadiri Lentera 2026, Wali Kota Munjirin Ajak Pelajar Kembangkan Potensi Diri

WALI Kota Administrasi Jakarta Timur, Munjirin, menghadiri kegiatan Leadership Training For Future Generation (Lentera) 2026 yang digelar di Ballroom SMA Labschool Ciracas, Kelurahan Susukan, Kecamatan Ciracas, Kamis (7/5/2026). Kegiatan Lentera…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Bandara Juanda Sabet Penghargaan WISCA 2026

  • May 13, 2026
Bandara Juanda Sabet Penghargaan WISCA 2026

Perkuat Identitas Budaya, PSNB Ajak Pemkab Sidoarjo Lestarikan Seni Nusantara

  • May 13, 2026
Perkuat Identitas Budaya, PSNB Ajak Pemkab Sidoarjo Lestarikan Seni Nusantara

Menjelajahi Bangkai Kapal Perang Dunia II di Perairan Tulamben Bali

  • May 13, 2026
Menjelajahi Bangkai Kapal Perang Dunia II di Perairan Tulamben Bali

Mengenali Apa Itu Hantavirus

  • May 13, 2026
Mengenali Apa Itu Hantavirus

Risiko Mendaki Gunung Saat Aktivitas Vulkanik Meningkat

  • May 13, 2026
Risiko Mendaki Gunung Saat Aktivitas Vulkanik Meningkat

Ini loh, Fungsi Sayap pada Hewan Purba

  • May 13, 2026
Ini loh, Fungsi Sayap pada Hewan Purba