Bagaimana Bakteri E. coli dan Salmonella Menyebar?

BAGAIMANA bakteri E. coli dan Salmonella menyebar hingga menyebabkan ratusan siwa di Kota Bogor keracunan setelah mengonsumsi makan bergizi gratis (MBG).

Pemerintah Kota Bogor menetapkan status Kejadian Luar Biasa setelah ratusan siswa keracunan diduga mengonsumsi menu MBG.

Bakteri E. coli dan Salmonella

1. Escherichia coli (E. coli)

E. coli adalah sejenis bakteri yang secara alami hidup di usus manusia dan hewan berdarah panas. Sebagian besar strain tidak berbahaya dan bahkan membantu pencernaan, tapi beberapa strain tertentu bisa menyebabkan penyakit serius.

Strain berbahaya:

  • E. coli O157:H7 adalah salah satu strain paling berbahaya.
  • Dapat menghasilkan racun yang disebut Shiga toxin menyebabkan keracunan makanan.

Gejala infeksi E. coli (terutama O157:H7):

  • Diare (bisa berdarah)
  • Kram perut
  • Mual dan muntah
  • Demam ringan (kadang-kadang)
  • Hemolitik Uremik Sindrom (HUS): komplikasi serius, bisa merusak ginjal, terutama pada anak-anak.
BACA JUGA  Badan Gizi Nasional Bangun 85 SPPG untuk Program MBG

Sumber umum infeksi:

  • Daging sapi mentah atau kurang matang (terutama daging giling)
  • Sayuran atau buah-buahan yang tidak dicuci bersih
  • Susu mentah
  • Air minum yang terkontaminasi

2. Salmonella

Salmonella adalah kelompok bakteri yang juga bisa menyebabkan keracunan makanan. Ada banyak jenis (serotipe), yang paling umum adalah Salmonella enteritidis dan Salmonella typhimurium.

Gejala infeksi Salmonella (Salmonellosis):

  • Diare
  • Demam
  • Kram perut
  • Mual dan muntah
  • Gejala muncul 6–72 jam setelah konsumsi makanan/minuman yang terkontaminasi.

Sumber umum infeksi:

  • Telur mentah atau setengah matang
  • Daging unggas (ayam) mentah atau kurang matang
  • Produk susu yang tidak dipasteurisasi
  • Buah/sayur yang terkontaminasi
  • Kontaminasi silang di dapur

Pencegahan Umum untuk Keduanya:

  1. Masak makanan sampai matang sempurna (terutama daging dan telur).
  2. Cuci tangan, peralatan, dan permukaan dapur setelah kontak dengan bahan mentah.
  3. Simpan makanan pada suhu aman (dinginkan atau panaskan sesuai kebutuhan).
  4. Hindari konsumsi susu mentah, telur mentah, dan daging yang tidak matang.
  5. Pastikan air minum bersih.
BACA JUGA  Program Makan Bergizi Gratis Ditetapkan Rp10 Ribu per Anak

Kapan Bisa Berakibat Fatal?

1. E. coli (terutama O157:H7)

  • Beberapa jenis E. coli menghasilkan racun Shiga toxin yang sangat berbahaya.
  • Komplikasi serius: Hemolitic Uremic Syndrome (HUS), yaitu kerusakan pada ginjal yang dapat berujung pada gagal ginjal, kejang, koma, atau kematian, terutama:
    • Anak-anak
    • Lansia
    • Orang dengan sistem imun lemah
    • Tidak semua infeksi E. coli fatal, tapi strain O157:H7 dan sejenisnya sangat berisiko jika tidak segera ditangani.

2. Salmonella

  • Kebanyakan infeksi Salmonella ringan dan sembuh sendiri, tapi bisa menjadi sangat berbahaya jika:
    • Menyebar ke aliran darah (sepsis)
    • Menyebabkan infeksi sistemik (paru-paru, otak, sendi)
  • Bisa berakibat fatal terutama pada:
    • Bayi dan anak kecil
    • Lansia
    • Orang dengan kekebalan tubuh lemah (misalnya penderita kanker, HIV, atau autoimun)
BACA JUGA  Sentra Cipta Mandiri Layanan Psikososial Adiksi Judol

Contoh Kasus Nyata:

  • Wabah E. coli O157:H7 di AS tahun 1993 dari burger mentah menyebabkan 4 anak meninggal dan ratusan lainnya sakit.
  • Wabah Salmonella dari telur atau selada sudah menyebabkan kematian di beberapa negara, terutama bila pasien memiliki penyakit bawaan. (*/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

Smamda Sidoarjo Kucurkan Beasiswa untuk Siswa Berprestasi

SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo (Smamda) memberikan apresiasi bagi para siswa, siswi yang berhasil mengukir prestasi di kancah nasional dan internasional. Pemberian beasiswa pendidikan itu dilakukan bertepatan dengan prosesi Tasyakuran Kelulusan…

Lintasi Sidoarjo Menuju Borobudur, 50 Biksu Thudong Disambut Hangat Warga

SEBANYAK 50 biksu yang tengah menjalankan ritual Thudong terlihat melintasi kawasan Buduran, Kabupaten Sidoarjo, dalam rangkaian perjalanan spiritual dari Bali menuju Candi Borobudur, Jawa Tengah, Kamis pagi (14/5). Aksi jalan…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Bungkam Nakhonratchasima, Jtekt Stings Aichi Melenggang ke Semifinal AVC

  • May 14, 2026
Bungkam Nakhonratchasima, Jtekt Stings Aichi Melenggang ke Semifinal AVC

Deltras FC Kantongi Lisensi AFC untuk Tiga Tahun Beruntun

  • May 14, 2026
Deltras FC Kantongi Lisensi AFC untuk Tiga Tahun Beruntun

Smamda Sidoarjo Kucurkan Beasiswa untuk Siswa Berprestasi

  • May 14, 2026
Smamda Sidoarjo Kucurkan Beasiswa untuk Siswa Berprestasi

Lintasi Sidoarjo Menuju Borobudur, 50 Biksu Thudong Disambut Hangat Warga

  • May 14, 2026
Lintasi Sidoarjo Menuju Borobudur, 50 Biksu Thudong Disambut Hangat Warga

Dugaan Penggelapan Uang Kasur, Saksi Ungkap 7 Ponpes Sudah Lunas

  • May 14, 2026
Dugaan Penggelapan Uang Kasur, Saksi Ungkap 7 Ponpes Sudah Lunas

Juara Coppa Italia, Inter Milan Kawinkan Gelar

  • May 14, 2026
Juara Coppa Italia, Inter Milan Kawinkan Gelar