DPRD Provinsi Jateng Godog Raperda Pembentukan OPD

DPRD Provinsi Jawa Tengah melalui Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) sedang menggodok Raperda Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah di Ditjen Otda Kementrian Dalam Negeri, Kamis (6/3).

Ketua Bapemperda DPRD Provinsi Jateng Iskandar Zulkarnaen mengatakan sesuai dengan visi misi dari Gubernur Jawa Tengah bahwa akan ada efisiensi kelembagaan.

Untuk itu perlu dilakukan peninjauan perangkat daerah. Raperda tersebut ini menjadi bagian di luar Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda).

“Tujuan kami datang ke sini adalah untuk menyelaraskan visi dan misi Gubernur Jawa Tengah. Sehingga apa yang dibutuhkan untuk membuat perda ini akan kami penuhi,” jelasnya.

Ketua Tim III Produk Hukum Daerah Ni Putu Witari menjelaskan sebelum mengajukan raperda sebaiknya dikonsultasikan dulu ke Biro Organisasi Jawa Tengah.

BACA JUGA  Komisi E DPRD Jateng Kunker Ke Dinsos Jabar Bahas Kemiskinan

Fasilitasi juga dikembalikan ke biro organisasi untuk menyesuaikan substansi dan perubahan nomenklatur.

“Kami sarankan sebelum mengajukan raperda, konsultasikan ke Biro Organsiasi sehingga nantinya substansi sesuai, setelah itu ke sini baru kami lihat draft raperdanya” tutupnya.

DPRD Provinsi Jawa Tengah sejalan dengan pemerintah

Analisis Hukum Ahli Muda Yuniar Putrianti mengapresiasi eksekutif dan legislatif sejalan dalam hal ini.

Dengan sejalannya antara eksekutif dan legislatif pemerintah pusat memiliki legal standing.

Menurutnya ada beberapa daerah yang tidak sejalan antara ekskutif dan legislatif yang membuat rancu pemerintah pusat.

Di awal pembuatan raperda ini diharuskan ada surat dari pemerintah daerah mengapa adanya perubahan perangkat daerah.

Selain itu, perlu mengajukan rekomendasi ke Ditjen Kelembagaan Kementrian Dalam Negeri sebagai langkah awal penyusunan perda.

BACA JUGA  Walikota Semarang Lepas 80 ASN ke PORNAS XVII KORPRI 2025

“Pertama pengajuan surat rekomendasi ke Kemedagri yang nantinya isi substansi dari raperda tersebut sesuai dengan isi rekom” jelasnya singkat.

Kepala Biro Organisasi Jawa Tengah Dadang Soemantri mengatakan usulan dari Gubernur Jawa Tengah ada beberapa OPD yang digabung menjadi satu.

Penggabungan tersebut bertujuan untuk fungsi dari lembaga itu sendiri mampu bermanfaat bagi masyarakat dan menonjolkan layanan publik.

Diharapkan dengan adanya penggabungan OPD akan menjadikan masyarakat lebih merasakan manfaatnya.

Pemprov Jateng ingin membuat suatu lembaga baru yang akan melakukan perencanaan, pembangunan dan kerja sama untuk membangun wilayah aglomerasi.

Nantinya lembaga tersebut akan mengawasi 3-4 wilayah aglomerasi di Jawa Tengah.

“Sesuai dengan arahan pusat, Pak Gubernur akan membuat lembaga baru. Kita tahu bahwa di Jateng terdapat 10 wilayah aglomerasi. Sehingga kita lebih dekat dengan kabupaten/kota,” katanya. (Htm/S-01)

BACA JUGA  ASN di Pekanbaru Diingatkan tidak Tambah Libur Lebaran

Siswantini Suryandari

Related Posts

Kota Bandung Alami Kemajuan dalam Pelayanan Publik dan Investasi

SAAT memasuki usia ke-216 tahun, Kota Bandung terus menunjukkan kemajuan dalam tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik. Berbagai penghargaan yang diraih sepanjang 2026 menjadi bukti bahwa upaya reformasi birokrasi dan…

128 Peserta Ikuti Kejuaraan Domino ORADO Piala Panglima TNI

SEBANYAK 128 peserta dari 67 tim mengikuti kejuaraan olahraga domino bertajuk Domino ORADO (101) Piala Panglima TNI di Pendopo Parasamya Kabupaten Sleman, Minggu. Komandan Korem (Danrem) 072/Pamungkas, Brigjen TNI Yuniar…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Warisan tak Ternilai dan Kekal dari Prof Widagdo

  • September 27, 2026
Warisan tak Ternilai dan Kekal dari Prof Widagdo

Hadir di Bandung, MAPrivilege Tawarkan Beragam Benefit

  • September 27, 2026
Hadir di Bandung, MAPrivilege Tawarkan Beragam Benefit

Kota Bandung Alami Kemajuan dalam Pelayanan Publik dan Investasi

  • September 27, 2026
Kota Bandung Alami Kemajuan dalam Pelayanan Publik dan Investasi

128 Peserta Ikuti Kejuaraan Domino ORADO Piala Panglima TNI

  • September 27, 2026
128 Peserta Ikuti Kejuaraan Domino ORADO Piala Panglima TNI

1000 Peserta Diharapkan Ikuti Lomba Borobudur 100 untuk Bantu Penyandang Cerebral Palsy

  • September 27, 2026
1000 Peserta Diharapkan Ikuti Lomba Borobudur 100 untuk Bantu Penyandang Cerebral Palsy

Kemenimipas Menonaktifkan Lima Pejabat Lapas Cibinong untuk Diperiksa

  • September 26, 2026
Kemenimipas Menonaktifkan Lima Pejabat Lapas Cibinong untuk Diperiksa