Warga Tunggularum Terima Serat Palilah Dari Kraton Yogyakarta

RATUSAN warga Dusun Tunggularum, Kalurahan Wonokerto, Turi, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta menerima Serat Palilah atau surat izin menempati atau memanfaatkan tanah Kesultanan Yogyakarta.

Tanah-tanah kesultanan seluas 75.450 meter persegi ini mereka manfaatkan untuk tempat tinggal, sosial dan sebagainya.

Warga Tunggularum ini menempati kawasan ini setelah pada tahun 1960-an mereka menjadi korban erupsi Gunung Merapi dan harus relokasi.

Pada masa lalu mereka disarankan untuk bedhol desa atau pemindahan desa bersama warganya ke daerah lain. Namun warga meminta izin untuk memanfaatkan tanah kesultanan.

Pengageng Kawedanan Hageng Punakawan (KHP) Datu Dana Suyasa Kraton Yogyakarta GKR Mangkubumi mengatakan penyerahan serat palilah ini dalam rangka tertib administrasi bagi penggunaan tanah Kasultanan.

“Sehubungan sejak dihuni, belum memiliki izin penggunaan tanah kesultanan, dalam rangka tertib administrasi, maka Kesultanan Yogyakarta memberikan izin penggunaan tanah berupa serat palilah sebanyak 222 serat,” jelasnya, Selasa (11/2).

BACA JUGA  Sleman Sabet Dua Penghargaan Lomba Desa/Kampung Wisata 2026

Serat palilah untuk pemanfaatan tanah sultan

Serat palilah merupakan surat keputusan tentang pemberian izin pemanfaatan tanah Kesultanan Yogyakarta atau Kadipaten Pakualaman.

Surat ini untuk sementara waktu sebelum diterbitkannya Serat Kekancingan.

GKR Mangkubumi juga menuturkan dalam penyelesaian izin penggunaan tanah kesultanan ini, jajaran KHP Datu Dana Suyasa melakukan sistem jemput bola.

Sekaligus memulai layanan onlinedikembangkan secara mandiri.

Sri Sultan Hamengku Buwono X menyerahkan secara simbolis serat palilah ini kepada warga dan Pemkab Sleman.

Melalui langkah tersebut, permohonan sebanyak 222 bidang di atas tanah kasultanan seluas 75.450 meter persegi di Padukuhan Tunggularum dapat diselesaikan.

Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X menyampaikan selamat  kepada warga Padukuhan Tunggularum  telah menerima serat palilah atas penggunaan tanah Kasultanan.

BACA JUGA  Gubernur DIY Perpanjang Masa Siaga Darurat Bencana

Tanah Kesultanan tidak bisa dijual

Sultan HB X juga menjelaskan tanah kesultanan tidak dapat diperjual belikan. Tetapi Sultan HB X mempersilahkan masyarakat mempergunakan tanah kesultanan sesuai dengan fungsinya.

Yaitu untuk kepentingan sosial, kesejahteraan masyarakat, dan pengembangan budaya.

Penyerahan serat palilah ini imbuh Sri Sultan memberi kepastian bagi warga yang mempergunakan dan bagi kasultanan yang memberikan izin pemanfaatan tanah kesultanan.

Selain menyerahkan 222 serat palihan untuk permukiman dan fasilitas umum, Sri Sultan HB X juga menyerahkan serat palilah kepada Pemerintah Kabupaten Sleman.

Tujuannya untuk pengembangan RSUD Sleman yang diterima oleh Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa.

Atas penyerahan serat palilah ini, Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo yang juga hadir dalam kesempatan tersebut menyampaikan ucapan terimakasihnya kepada Gubernur DIY Sri Sultan HB X.

BACA JUGA  Keraton Yogyakarta Ikut Berduka Cita Atas Wafatnya PB XIII

Menurutnya serat palilah ini menjadi dasar hukum bagi masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Sleman untuk memanfaatkan aset tanah Sultan Groend sebagaimana peraturan perundangan yang berlaku.

“Dengan pemberian Serat Palilah ini pula menjadikan kami beserta masyarakat akan lebih bertanggungjawab sebagai pihak yang memanfaatkan Sultan Groend,” katanya. (AGT/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

Cegah Tabrak Belakang, Polda Jateng Tempeli Truk Stiker Reflektif

POLDA Jawa Tengah terus mengedepankan upaya preemtif dan preventif dalam Operasi Patuh Candi 2026 untuk mencegah kecelakaan lalu lintas sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan berkendara. Upaya tersebut diwujudkan…

GMKI: Pemuda bukan Alat Kepentingan Penguasa

KETUA Cabang Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Pematangsiantar-Simalungun, Yova Ivo Cordiaz Purba menegaskan momentum peringatan Hari Sumpah Pemuda bukan sekedar kegiatan seremoni tahunan. Lebih dari itu sebagai momentum untuk menguji…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Silmy Karim Didakwa Terima Rp1,2 Miliar dari Memeras WNA

  • October 29, 2026
Silmy Karim Didakwa  Terima Rp1,2 Miliar dari Memeras WNA

Beri Bonus untuk Atlet dan Pelatih, Presiden Ucapkan Terima kasih

  • October 29, 2026
Beri Bonus untuk Atlet dan Pelatih, Presiden Ucapkan Terima kasih

Cegah Tabrak Belakang, Polda Jateng Tempeli Truk Stiker Reflektif

  • October 29, 2026
Cegah Tabrak Belakang, Polda Jateng Tempeli Truk Stiker Reflektif

Dilema Pers di Mata KDM; antara Biaya Produksi dan Kebebasan Tanpa Etika

  • October 29, 2026
Dilema Pers di Mata KDM; antara Biaya Produksi dan Kebebasan Tanpa Etika

Kembangkan AI, Indosat Andalkan Kekuatan Bisnis Telekomunikasi

  • October 29, 2026
Kembangkan AI, Indosat Andalkan Kekuatan Bisnis Telekomunikasi

Luncurkan Proyek SHIELD, UGM Kaji Wolbachia dalam Pengendalian Dengue

  • October 29, 2026
Luncurkan Proyek SHIELD, UGM Kaji Wolbachia dalam Pengendalian Dengue