Kejari Konawe Selatan Tangguhkan Penahanan Supriyani

KEJARI Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara menangguhkan penahanan guru honorer Supriyani yang dilaporkan memukul anak didiknya.

Kepala Kejari Konawe Selatan, Ujang Sutisna memastikan Supriyani telah mendapat penangguhan penahanan.

Keputusan penangguhan penahanan telah dikoordinasikan dengan Pengadilan Negeri Andoolo.

“Pelaksanaan penetapan hakim PN Andoolo terkait penetapan penangguhan penahanan terdakwa telah dilaksanakan Selasa 22 Oktober 2024 oleh Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Konawe Selatan,” kata Kajari Konawe Selatan, Ujang Sutisna seperti dilansir di laman Kejaksaan RI, Rabu (23/10).

Meskipun ditangguhkan penahanan Supriyani, perkaranya tetap dilanjutkan sampai menemukan bukti-bukti kebenaran materil.

Selain itu penanganan perkara Supriyani sudah dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Andoolo.

Ujang Sutisna menambahkan Jaksa Penuntut Umum akan mempertimbangkan segala aspek dalam penuntutan terhadap Supriyani.

BACA JUGA  Polisi Mendadak Ajak Supriyani Mediasi Jelang Sidang Perdana

Kasus Supriyani viral dan menjadi perhatian publik. Supriyani, 38 adalah guru honorer SDN 4 Baito, Desa Wonua Raya Konawe Selatan.

Ia dilaporkan diduga telah memukul siswanya pada 26 April 2024. Pelapornya adalah orangtua korban.

Polisi telah menyelidiki kasus itu selama lima bulan dan sudah melakukan mediasi namun gagal. Polisi telah meminta keterangan 7 saksi, termasuk pelapor, wali kelas dan teman korban.

Sementara Supriyani membantah telah memukul muridnya dengan sapu yang menyebabkan memar di paha.

Dia menyatakan dipaksa mengaku memukul oleh polisi yang memeriksanya.

Peristiwa itu menjadi viral dan meniadi perhatian luas. (*/S-01)

BACA JUGA  Vonis Bebas Supriyani Kado Terindah untuk Hari Guru

Siswantini Suryandari

Related Posts

Cegah Tabrak Belakang, Polda Jateng Tempeli Truk Stiker Reflektif

POLDA Jawa Tengah terus mengedepankan upaya preemtif dan preventif dalam Operasi Patuh Candi 2026 untuk mencegah kecelakaan lalu lintas sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan berkendara. Upaya tersebut diwujudkan…

GMKI: Pemuda bukan Alat Kepentingan Penguasa

KETUA Cabang Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Pematangsiantar-Simalungun, Yova Ivo Cordiaz Purba menegaskan momentum peringatan Hari Sumpah Pemuda bukan sekedar kegiatan seremoni tahunan. Lebih dari itu sebagai momentum untuk menguji…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Silmy Karim Didakwa Terima Rp1,2 Miliar dari Memeras WNA

  • October 29, 2026
Silmy Karim Didakwa  Terima Rp1,2 Miliar dari Memeras WNA

Beri Bonus untuk Atlet dan Pelatih, Presiden Ucapkan Terima kasih

  • October 29, 2026
Beri Bonus untuk Atlet dan Pelatih, Presiden Ucapkan Terima kasih

Cegah Tabrak Belakang, Polda Jateng Tempeli Truk Stiker Reflektif

  • October 29, 2026
Cegah Tabrak Belakang, Polda Jateng Tempeli Truk Stiker Reflektif

Dilema Pers di Mata KDM; antara Biaya Produksi dan Kebebasan Tanpa Etika

  • October 29, 2026
Dilema Pers di Mata KDM; antara Biaya Produksi dan Kebebasan Tanpa Etika

Kembangkan AI, Indosat Andalkan Kekuatan Bisnis Telekomunikasi

  • October 29, 2026
Kembangkan AI, Indosat Andalkan Kekuatan Bisnis Telekomunikasi

Luncurkan Proyek SHIELD, UGM Kaji Wolbachia dalam Pengendalian Dengue

  • October 29, 2026
Luncurkan Proyek SHIELD, UGM Kaji Wolbachia dalam Pengendalian Dengue