UNE Pererat Kerja Sama dengan Fapet UGM

DEKAN Faculty of Science, Agriculture, Business and Law University of New England (UNE) Australia, Prof. Sujanna, berkunjung ke Fakultas Peternakan UGM bersama perwakilan UNE, Ms. Yohanna, Selasa (1/9).

Delegasi dari Australia itu diterima langsung oleh Dekan Fakultas Peternakan (Fapet) UGM, Prof. Budi Guntoro, di kampus setempat. Pertemuan itu merupakan tindak lanjut dari serangkaian komunikasi intensif antara UGM dan UNE dalam mengembangkan kolaborasi akademik dan penguatan kerja sama internasional.

Pertemuan ini melengkapi fondasi kerja sama yang telah dirintis sejak Juni 2026, saat Dekan Fapet UGM bersama dosen Fapet, Dr. Tian Jihadhan Wankar melakukan kunjungan balasan ke kampus UNE di Australia. Inisiatif tersebut kemudian ditindaklanjuti secara teknis melalui pertemuan daring antara Kantor Urusan Internasional (KUI) Fapet UGM dan KUI UNE pada 19 Agustus lalu

BACA JUGA  Fapet UGM Kirim Mahasiswa Magang Kerja di Peternakan Jepang

Program student mobility

Dalam diskusi tersebut, kedua pihak sepakat untuk merealisasikan program student mobility yang ditargetkan mulai berjalan pada semester mendatang, yakni intake Februari 2027. Tingginya minat mahasiswa International Undergraduate Program (IUP) Fapet UGM untuk mengambil program pertukaran ke UNE menjadi pendorong utama percepatan kerja sama ini.

Tidak hanya berfokus pada ranah ilmu peternakan, kunjungan delegasi UNE ini juga membuka peluang ekspansi kerja sama ke fakultas lain di lingkungan UGM. Salah satu poin strategis yang dibahas adalah potensi pembentukan program Master’s Double Degree di bidang Keperawatan bersama FK-KMK UGM.

Prof. Budi Guntoro menyampaikan bahwa Fapet UGM menyambut baik kehadiran pimpinan UNE untuk mendiskusikan berbagai rincian teknis secara langsung.

BACA JUGA  Proyek Elegtec Ingin Bangun Pusat Unggulan Teknologi Kulit

Agenda prioritas

“Kunjungan Prof. Sujanna dan Ms. Yohanna menjadi momentum penting untuk menyelesaikan kesepakatan MoA pertukaran mahasiswa. Kami berharap proses nominasi, transfer kredit, serta kesiapan kurikulum untuk intake Februari 2027 dapat berjalan lancar.”

“Lebih dari itu, kami ingin kemitraan Fapet UGM dan UNE ini menjadi pintu masuk bagi kolaborasi multidisiplin yang lebih luas di UGM,” ujar Prof. Budi.

Dalam diskusi yang berlangsung hangat tersebut, kedua pihak merumuskan beberapa agenda prioritas, antara lain finalisasi dokumen MoA Student Exchange serta peluang program magang (internship) dan mobility program jangka pendek. (AGT/M-01)

BACA JUGA  Fakultas Peternakan UGM Bentuk Satgas PMK

Related Posts

Normalisasi Melanggengkan Kekerasan di Lingkungan Kampus

HINGGA saat ini masih banyak terjadi kekerasan di lingkungan kampus, baik yang dilaporkan maupun tidak dilaporkan. Untuk mewujudkan lingkungan akademik yang aman dan inklusif tidak hanya membutuhkan kebijakan, tetapi juga…

Pameran MTQ Nasional di Jateng Catat Transaksi sekitar Rp500 Juta per Hari

GELARAN Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI tahun 2026 di Kota Semarang,  Jawa Tengah  tak sekadar menjadi ajang kompetisi, tetapi juga mesin penggerak ekonomi. Melalui Pameran Serambi Nusantara yang diikuti…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Menkeu Suahasil Berkomitmen Jaga APBN dan Stabilitas Perekonomian

  • September 15, 2026
Menkeu Suahasil Berkomitmen Jaga APBN dan Stabilitas Perekonomian

TNI AL Siap Kawal Kapal Induk Garibaldi saat Masuk ALKI I

  • September 15, 2026
TNI AL Siap Kawal Kapal Induk Garibaldi saat Masuk ALKI I

Tangkap Tangan Dirjen ATR/BPN, KPK Sita Uang Ratusan Miliar

  • September 15, 2026
Tangkap Tangan Dirjen ATR/BPN, KPK Sita Uang Ratusan Miliar

Normalisasi Melanggengkan Kekerasan di Lingkungan Kampus

  • September 15, 2026
Normalisasi Melanggengkan Kekerasan di Lingkungan Kampus

Dari Noken Papua hingga Batik Jawa Hiasi Etelase Nusantara di Panggung MTQ Nasional 2026

  • September 14, 2026
Dari Noken Papua hingga Batik Jawa Hiasi Etelase Nusantara di Panggung MTQ Nasional 2026

Pameran MTQ Nasional di Jateng Catat Transaksi sekitar Rp500 Juta per Hari

  • September 14, 2026
Pameran MTQ Nasional di Jateng Catat Transaksi sekitar Rp500 Juta per Hari