Ribuan Mahasiswa di Yogyakarta Demo Kawal Putusan MK

RIBUAN mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Yogyakarta, Kamis menggelar aksi mendukung Putusan Mahkamah Konstitusi (MK). Aksi ini dipusatkan di Titik Nol Kota Yogyakarta, Kamis (22/8).

Para mahasiswa yang didukung dosen dan tenaga kependidikan perguruan tinggi dan swasta berangkat dari kampus masing-masing.

Kemudian mereka berkumpul di kawasan Malioboro, tepatnya di Taman Parkir Abubakar Ali.

Sekitar seribu orang masyarakat Yogyakarta dari berbagai kalangan seperti buruh dan mahasiswa berkumpul di kawasan Malioboro untuk menggelar demo.

Dari tempat ini para peserta aksi akan berjalan ke Titik Nol Kilometer Kota Yogyakarta.

Namun sebelum sampai di Titik Nol, mereka berhenti di depan DPRD Daerah Istimewa Yogyakarta di Jalan Malioboro.

BACA JUGA  InJourney Gelar Pelatihan Hospitality House di Yogyakarta

Selain orasi, para peserta aksi membawa sejumlah poster. Namun yang paling menonjol adalah “Jokowi: Sang Politikus Ulung 1000 Intrik Manipulator yang Licin”.

Narasi aksi lain yang digaungkan oleh masyarakat yakni matinya fungsi legislatif dan yudikatif.

Poster lainnya  bertuliskan “Bersama Rakyat UGM Full Melawan”. Gerakan turun ke jalan ini sebelumnya digaungkan oleh massa Gejayan Memanggil untuk mengawal Putusan MK.

Para peserta aksi, datang ke lokasi dengan mengikuti dress code yang telah ditetapkan yakni hitam-hitam.

Warna hitam-hitam busana yang mereka kenakan itu juga menyimbolkan perlawanan.

Ribuan pendemo tersebut akan ikut menuntut putusan DPR RI yang dinilai “melancarkan jalan Jokowi untuk menguasai pemerintahan. Dan mereka mendukung Putusan MK.

BACA JUGA  Libur Isra Mikraj, Commuter Line Yogyakarta Tambah 4 Perjalanan

“Demokrasi sedang sekarat! Kebebasan kita diinjak-injak, hak kita dirampas,” tulis Gejayan Memanggil di akun media sosial.

“Hak kita hanya untuk memuaskan nafsu kekuasaan yang gila!”

“Diam berarti tunduk, melawan berarti merdeka! Bangkitlah, satukan kekuatan, dan hancurkan rezim oligarkis ini sebelum mereka menghancurkan kita semua! Perlawanan adalah satu-satunya pilihan!” masih dalam narasi Gejayan Memanggil.

Pengibaran Bendera Setengah Tiang

Sebelumnya Forum Aktivis Cik Di Tiro juga mengibarkan bendera setengah tiang sebagai bentuk berkabung atas matinya demokrasi.

Pengibaran bendera setengah tiang ini dilaksanakan di Kampus Universitas Islam Indonesia (UII), Jalan Cik Di Tiro, Terban, Gondokusuman, Kota Yogyakarta.

Ada pun di Jakarta, rombongan massa aksi menggeruduk gedung MK untuk menyampaikan aspirasi atas dibegalnya konstitusi negara dengan diutak-atiknya RUU Pilkada.

BACA JUGA  BMKG Prakirakan Yogyakarta tidak Turun Hujan dalam Tiga Hari Kedepan

Rektor Universitas Islam Indonesia Prof. Fathul Wahid yang ditemui di kampusnya membenarkan, telah mengizinkan mahasiswanya terjun mengikuti aksi.

“Ini untuk mengingatkan elite agar tidak main-main dengan nurani rakyat,” katanya.

Menurut Rektor bisa saja kemudian elite berkilah dengan ujaran rakyat yang mana. “Jawabnya adalah rakyat Indonesia yang berhati nurani dan tidak mengikuti jalan sesat untuk kepentingan sesaat,” pungkasnya. (AGT/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

Waktu Pelatihan SPPI KDKMP Dipangkas dan Fokus ke Manajerial

KEMENTERIAN Pertahanan akhirnya mempersingkat waktu pelatihan kedisiplinan dan kepemimpinan bagi peserta Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) untuk program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), menjadi dua pekan. Wakil Menteri Pertahanan Donny…

Pemkot Bandung Bangun 220 Titik Pengolahan Sampah Berbasis Kewilayahan 

PEMERINTAH Kota (Pemkot) Bandung terus mempercepat transformasi sistem pengelolaan sampah melalui pembangunan hingga 220 titik pengolahan sampah berbasis kewilayahan. Langkah itu menjadi strategi utama untuk mengurangi ketergantungan terhadap Tempat Pembuangan…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Mahasiswa UGM Buat Camilan anti-Gangguan Kecemasan

  • July 2, 2026
Mahasiswa UGM Buat Camilan anti-Gangguan Kecemasan

UPN Veteran Yogyakarta Lepas 4.250 Mahasiswa untuk KKN

  • July 2, 2026
UPN Veteran Yogyakarta Lepas 4.250 Mahasiswa untuk KKN

Penalti Tielemans pada Perpanjangan Waktu Loloskan Belgia ke 16 Besar

  • July 2, 2026
Penalti Tielemans pada Perpanjangan Waktu Loloskan Belgia ke 16 Besar

Lolos dari Hadangan Kongo, Inggris Ditunggu Meksiko di Babak 16 Besar

  • July 2, 2026
Lolos dari Hadangan Kongo, Inggris Ditunggu Meksiko di Babak 16 Besar

Waktu Pelatihan SPPI KDKMP Dipangkas dan Fokus ke Manajerial

  • July 2, 2026
Waktu Pelatihan SPPI KDKMP Dipangkas dan Fokus ke Manajerial

PON 2028 Bakal Digelar di Tiga Provinsi

  • July 2, 2026
PON 2028 Bakal Digelar di Tiga Provinsi