Bandoeng 10K Bagian dari Strategi Pembangunan Kota Lewat Sport Tourism

LOMBA lari Bank BJB Bandoeng 10K disebut bukan sekadar agenda olahraga, tetapi juga mendorong pertumbuhan sektor pariwisata, ekonomi, hingga memperkuat kolaborasi antarkota melalui konsep The Ultimate 10K Series.

“Rangkaian Bandoeng 10K menjadi bagian dari strategi pembangunan Kota Bandung melalui pendekatan sport tourism. Dengan membuat acara sport tourism seperti ini, kita akan mendapat banyak masukan, termasuk soal infrastruktur kota,” ungkap Wali Kota Bandung Muhammad Farhan pada konferensi pers Bank BJB Bandoeng 10K di Balai Kota Minggu (17/5).

Menurut Farhan, penyelenggaraan event lari turut mendorong pemerintah untuk menghadirkan infrastruktur yang lebih ramah bagi pejalan kaki, pelari, penyandang disabilitas, maupun pesepeda.

Ia menilai kolaborasi empat kota dalam The Ultimate 10K Series menjadi terobosan baru dalam pengembangan event olahraga nasional.

Semangat kolaborasi

Kehadiran perwakilan Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang dan Semarang dalam penyelenggaraan di Kota Bandung menunjukkan adanya semangat kolaborasi antar daerah.

“Kami dari Kota Bandung juga berkomitmen ikut menyukseskan acara di Tangerang, Surabaya, maupun Semarang,” tuturnya.

Direktur Keuangan Bank BJB, Hana Dartiwan menerangkan komitmen Bank BJB sebagai sponsor utama untuk terus mendukung pengembangan event lari tersebut di masa mendatang. ‎

BACA JUGA  Calon Duta Baca Kota Bandung Siap Jadi Agen Literasi

Gali potensi lokal

Ia berharap ajang ini tidak hanya berlangsung di empat kota, tetapi dapat diperluas ke daerah lain sehingga potensi lokal di berbagai wilayah bisa ikut tereksplorasi.

‎“Kami berharap event ini dapat membantu memperkenalkan potensi lokal di setiap kota penyelenggara. Secara tidak langsung, hal itu juga dapat memperluas basis nasabah Bank BJB di luar Bandung dan mendorong masyarakat menggunakan Bank BJB sebagai sarana transaksi,” ucapnya.

‎Hana menyebut, pihaknya akan terus berupaya meningkatkan kualitas penyelenggaraan agar antusiasme peserta semakin luas dan menjadikan Bandung sebagai salah satu destinasi olahraga nasional.

‎“Ke depan kami ingin kualitas acara semakin baik. Harapannya penggemar lari, baik atlet maupun masyarakat umum, semakin antusias dan menjadikan Bandung sebagai destinasi sport tourism,” tandasnya.

Berlangsung profesional

Di sisi lain, Wakil Pemimpin Redaksi Kompas, Adi Prinantyo, menilai pelaksanaan Bandung 10K tahun ini berlangsung  baik dan profesional.

‎Ketepatan waktu start, kondisi cuaca yang mendukung, hingga rute steril menjadi faktor penting yang membuat pelari nyaman selama perlombaan.

‎“Start tepat waktu pukul 05.00 WIB dan suhu udara sekitar 21 derajat Celsius sangat kondusif bagi pelari. Rutenya juga steril sehingga peserta bisa menikmati lomba dengan nyaman,” paparnya.

BACA JUGA  BPS Catat Inflasi Kota Bandung 1,69%

Peningkatan jumlah peserta

‎Adi menjelaskan, meski terdapat beberapa elevasi di lintasan, kondisi dua kilometer terakhir yang menurun membuat peserta semakin bersemangat menuju garis akhir.

Antusiasme masyarakat di sepanjang jalur juga luar biasa. Banyak yang memberikan semangat kepada para pelari, terutama menjelang garis finish.

“Dibanding pelaksanaan tahun lalu, dari jumlah peserta ada peningkatan. Jika pada tahun lalu peserta mencapai sekitar 3.000 orang, tahun ini meningkat menjadi sekitar 4.000 peserta,” bebernya

‎Dengan peningkatan jumlah peserta, lanjut Adi,  otomatis wisatawan yang datang bersama keluarga juga bertambah. Mereka menginap, berbelanja, dan menggerakkan ekonomi Kota Bandung. Karena itu event ini benar-benar menjadi ajang sport tourism. ‎

Dari sisi penyelenggaraan, tingkat partisipasi peserta sangat baik. Sebanyak 97 persen peserta berhasil menyelesaikan lomba dan hanya sekitar dua persen yang tidak mengambil medali finisher.

BACA JUGA  Pemkot Bandung Pastikan SPMB 2025 Berjalan Lancar

Kualitas kompetisi

‎Sementara itu, Ketua Komisi Road Event/Komisi Pemasalan PASI, Satyo Haryo Wibisono, mengapresiasi masyarakat Kota Bandung yang dinilai sangat mendukung kehadiran para pelari.

Dia juga mengucapkan terima kasih kepada Bank BJB dan Kompas atas penyelenggaraan Ultimate 10K Series yang disebutnya sebagai konsep unik dan belum banyak ditemukan di Indonesia.

‎“Melihat kualitas kompetisi, terutama untuk elite runners, ini luar biasa. Saya sempat berada di garis start lalu menuju garis finish yang jaraknya sekitar 1,2 kilometer. Ternyata tidak sampai setengah jam para pelari elite sudah tiba di garis akhir,” imbuhnya.

‎Menurut Satyo, catatan waktu para atlet elite menunjukkan kualitas kompetisi yang sangat baik, dengan pelari putra mencatat waktu sekitar 26 menit dan pelari putri sekitar 30 menit. (zahra/M-01)

Related Posts

Lestarikan Budaya Sunda, Pemkot dan HPDKI Gelar Ketangkasan Domba Garut

PEMERINTAH Kota (Pemkot) Bandung melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) kini memiliki sarana representatif untuk berbagai kreasi ternak yang menarik. Pamidangan yang telah menjadi cita-cita sejak lama, akhirnya dapat…

Jelang Musda, 24 PK Golkar Cianjur Deklarasikan Dukungan untuk Metty Triantika

SALAH  satu calon Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Cianjur periode 2026-2031 Metty Triantika terus mendapat dukungan menjelang pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) DPD Partai Golkar. Sebanyak 24 dari 32 Pengurus Kecamatan…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Lestarikan Budaya Sunda, Pemkot dan HPDKI Gelar Ketangkasan Domba Garut

  • July 5, 2026
Lestarikan Budaya Sunda, Pemkot dan HPDKI Gelar Ketangkasan Domba Garut

Persib Rekrut Ragnar, Persija Perpanjang Kontrak Witan

  • July 5, 2026
Persib Rekrut Ragnar, Persija Perpanjang Kontrak  Witan

Sudahi Paraguay, Prancis Ditantang Maroko di Perempat Final

  • July 5, 2026
Sudahi Paraguay, Prancis Ditantang Maroko di Perempat Final

Persib dan Grey Art Gallery Hasilkan Positive Movement Sabtu Bersama Ayah

  • July 4, 2026
Persib dan Grey Art Gallery Hasilkan Positive Movement Sabtu Bersama Ayah

Sukses Lewati Ujian Tanjung Verde, Argentina Ditantang Mesir di Babak 16 Besar

  • July 4, 2026
Sukses Lewati Ujian Tanjung Verde, Argentina Ditantang Mesir di Babak 16 Besar

Pertamina Pasok 9,3 Juta Liter Avtur Selama Periode Haji untuk Solo-Jogja

  • July 4, 2026
Pertamina Pasok 9,3 Juta Liter Avtur Selama Periode Haji untuk Solo-Jogja