
JAKARTA Bhayangkara Presisi sukses menorehkan sejarah dengan menjuarai AVC Men’s Volleyball Champions League 2026. Keberhasilan itu dicetak setelah menaklukkan wakil Iran, Foolad Sirjan Iranian (FSI) 3-1 (25-20, 24-26, 25-23, 25-23) pada partai puncak yang berlangsung di GOR Terpadu A. Yani, Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar), Minggu (17/05/2026).
Bhayangkara yang mengandalkan trio kelas dunia Noumory Keita, Robertlandy Simon Aties, Rok Mozic memang tampil dominan saat menghadapi Foolad. Hasilnya, mereka selalu memimpin di set pertama sebelum menutup dengan kemenangan 25-20.
Di set kedua, pertandingan tetap berlangsung sengit. Kejar-mengejar angkat terjadi. Tim asuhan Reidel Alfonso Gonzalez Toiran kali ini takluk 24-26.
Saat bermain di hadapan ribuan pendukung sendiri, Bhayangkara kembali bangkit. Mereka kembali memimpin setelah menang 25-23.
Pada set keempat, Foolad tampil lebih agresif. Mereka sempat memimpin. Namun sekali lagi berkat dukungan penonton, Bhayangkara berhasil menuntaskan laga dengan 25-23.
Puji dukungan penonton

Selepas laga, pemain Bhayangkara, Farhan Halim mengaku bangga. Apalagi mereka bisa mengalahkan tim yang diperkuat pemain-pemain kelas dunia.
“Buat saya pribadi pengalaman yang sangat berharga karena bisa satu tim dengan pemain-pemain top level, lawannya juga top level. Bangga bisa memberikan yang terbaik,” ujar Farhan.
Ia juga memuji antusiasme masyarakat Kalimantan Barat yang terus memberikan dukungan sepanjang pertandingan .
Lakukan evaluasi
Sementara itu, Head Coach Jakarta Bhayangkara Presisi, Reidel Toiran, menyebut keberhasilan tersebut menjadi pencapaian bersejarah bagi tim maupun bola voli Indonesia.
“Luar biasa. Kita menjadi juara dan ini pencapaian yang sangat membanggakan,” kata Reidel.
Meski berhasil merebut gelar Asia, Reidel menegaskan timnya akan tetap melakukan evaluasi dan mempersiapkan diri menghadapi agenda dunia berikutnya.
Senada, Kapolda Kalbar sekaligus Manajer Jakarta Bhayangkara Presisi, Irjen Pol Pipit Rismanto, mengungkapkan rasa syukur atas keberhasilan tim yang menjadi kebanggaan masyarakat Kalimantan Barat dan Indonesia. (*/N-01)






