Wamendikdasmen Harap Dewan Pendidikan Bisa Tingkatkan Mutu Layanan

WAKIL Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Republik Indonesia, Prof. Latip Latipulhayat, menerangkan bahwa sesuai dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas), fungsi utama Dewan Pendidikan adalah meningkatkan mutu layanan pendidikan.

Hal itu diungkapkan Wamendikdasmen saat membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) V Forum Dewan Pendidikan Kabupaten/Kota Se-Indonesia di Ballroom Hotel Harmoni Garut, Jalan , Selasa malam (14/10/2026).

“Jadi kata kuncinya adalah mutu pendidikan, dan tampaknya ini merupakan elaborasi lebih lanjut karena Undang-Undang Sisdiknas merupakan undang-undang organik, perintah langsung dari konstitusi untuk mewujudkan masyarakat yang cerdas,” ungkap Prof. Latip Latipulhayat.

Pentingnya keterlibatan publik

Opening Ceremony Rakornas Forum Dewan Pendidikan/Kota se-Indonesia yang bertempat di Ballroom Hotel Harmoni Garut, Selasa malam (13/10/2026). (Dok.Diskominfo Kab. Garut)

Menanggapi proses revisi UU Sisdiknas yang kini menjadi inisiatif Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan akan dibahas bersama pemerintah, Wamendikdasmen menekankan pentingnya pelibatan publik yang substantif (meaningful participation).

BACA JUGA  Pastikan Program MBG Jalan, Sekda Purwakarta Gelar Rakor

“Dalam prosesnya, salah satu yang sangat penting bahkan menjadi pilar bahkan prasyarat undang-undang yang baik adalah partisipasi masyarakat, sehingga menggenapkan dan menguatkan apa yang disebut sebagai Meaningful Participation. Khusus untuk Dewan Pendidikan, meaningful participation harus dimaknai sebagai kontribusi substantif, bukan sekadar kontribusi basa-basi,” tegasnya.

Mengakhiri sambutannya, Wamendikdasmen berharap Rakornas ini menghasilkan gagasan-gagasan bernilai tinggi yang memberikan kontribusi nyata bagi masa depan dunia pendidikan Indonesia.

Perkuat sinergi nasional

Opening Ceremony Rakornas Forum Dewan Pendidikan/Kota se-Indonesia yang bertempat di Ballroom Hotel Harmoni Garut, Selasa malam (13/10/2026). (Dok.Diskominfo Kab. Garut)

Sementara itu, Wakil Bupati Garut, Putri Karlina menilai terpilihnya Kabupaten Garut sebagai tuan rumah Rakornas V merupakan momentum berharga untuk memperkuat sinergi nasional.

“Di sini karena ada teman-teman guru, apalagi ini Dewan Pendidikan Kabupaten/Kota Se-Indonesia, saya berharap bisa merumuskan suatu hal. Saya lihat rancangan RUU Pendidikan itu sudah cukup mencakup seluruh aspek untuk diperbaiki hari ini,” tutur Putri Karlina.

BACA JUGA  Bupati dan DPRD Humbahas Komit Dukung Pemberantasan Korupsi

Ketua Forum Dewan Pendidikan Indonesia (FDPI) Kabupaten/Kota, Joko Riyanto, menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh peserta yang hadir dari berbagai penjuru tanah air.

“Saya salut dan kami berikan apresiasi. Karena berjuang di dunia pendidikan itu mulia, saya doakan yang hadir semuanya ini sehat dan urip tanpo penyakit tur sugih duit (hidup sehat tanpa penyakit dan kaya raya),” ucap Joko.

Dapat mengakomodasi dunia pendidikan

Di tempat yang sama, Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Garut, Nanang Sofyan Hambali, menyatakan kesiapan dan rasa syukurnya atas kepercayaan yang diberikan kepada jajarannya untuk memfasilitasi gelaran nasional ini.

“Ini luar biasa atas dukungan dari semua pihak. Kami ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu sehingga kegiatan Rakornas ini berjalan dengan lancar,” ujar Nanang.

BACA JUGA  KPU Riau Matangkan Persiapan Pencalonan Pilkada

Ia juga mengajak seluruh anggota Dewan Pendidikan Kabupaten/Kota untuk berpartisipasi aktif dalam menyumbangkan pemikiran substantif, agar RUU Pendidikan yang dirancang oleh DPR benar-benar dapat mengakomodasi kepentingan dunia pendidikan secara nyata. (RO/YY/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Bupati Garut Soroti Kesenjangan Partisipasi Sekolah Swasta

BUPATI Garut, Abdusy Syakur Amin menyoroti kesenjangan angka partisipasi sekolah dan peran lembaga pendidikan swasta dalam mendukung program Wajib Belajar 13 Tahun. Hal tersebut disampaikannya saat menjadi narasumber dalam Rapat…

Pemprov Jabar Bentuk Tim Pemburu Anak tidak Sekolah

PEMERINTAH Provinsi Jawa Barat (Jabar), akan membentuk tim pemburu anak tidak sekolah hingga tingkat desa dan kelurahan. Untuk itu mereka melibatkan camat, kepala desa, dan lurah. Penguatan gerakan lintas sektor…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Wamendikdasmen Harap Dewan Pendidikan Bisa Tingkatkan Mutu Layanan

  • October 14, 2026
Wamendikdasmen Harap Dewan Pendidikan Bisa Tingkatkan Mutu Layanan

Respons Berbagai Musibah Pemkab Garut Gelar Doa Bersama

  • October 14, 2026
Respons Berbagai Musibah Pemkab Garut Gelar Doa Bersama

Bupati Garut Soroti Kesenjangan Partisipasi Sekolah Swasta

  • October 14, 2026
Bupati Garut Soroti Kesenjangan Partisipasi Sekolah Swasta

Penalti Peralta Antar Persib Kalahkan The Cong-Viettel

  • October 14, 2026
Penalti Peralta Antar Persib Kalahkan The Cong-Viettel

Wamendagri Puji Inovasi Penanganan TB Jateng

  • October 14, 2026
Wamendagri Puji Inovasi Penanganan TB Jateng

Refleksi 196 Tahun Kabupaten Gunungkidul: Gayeng Guyub, Waras Ragane, Tentrem Atine

  • October 14, 2026
Refleksi 196 Tahun Kabupaten Gunungkidul: Gayeng Guyub, Waras Ragane, Tentrem Atine